Ringkasan:
- Deretan Anisong Ikonik: Mengulas 10 lagu anime legendaris dari era 90-an hingga modern, seperti Blue Bird (Naruto), Shinzou wo Sasageyo (AOT), A Cruel Angel’s Thesis (Evangelion), Gurenge (Demon Slayer), Butter-Fly (Digimon), We Are! (One Piece), Moonlight Densetsu (Sailor Moon), Kimi no Shiranai Monogatari (Bakemonogatari), God knows… (Haruhi Suzumiya), dan Idol (Oshi no Ko).
- Nuansa & Pesan Lirik: Lagu-lagu tersebut menyuguhkan paduan genre rock, pop retro, hingga hip-hop dengan lirik tematik penuh semangat perjuangan, nostalgia masa kecil, hingga kisah romansa emosional.
- Akses Hiburan Praktis: Menawarkan kemudahan maraton anime kesayangan sekaligus menikmati soundtrack resminya secara gratis dan legal melalui fitur Nonton Anime di aplikasi GoPay.
Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)
Pas kamu lagi asyik nonton serial anime favorit, apa yang paling menempel di ingatanmu? Banyak orang langsung keingat jalan cerita yang seru atau visual animasi yang memanjakan mata. Tapi, ada satu elemen penting yang nggak kalah penting: soundtrack!
Yup, dengerin lagu Jepang anime yang tepat bisa langsung bikin suasana hati berubah seketika. Bahkan, irama musik ini sanggup bikin kamu nostalgia ke masa-masa indah saat pertama kali nonton judul kesukaanmu.
Seiring berjalannya waktu, musik anime Jepang, atau yang biasa disebut anisong, udah populer banget dan bahkan terus dinyanyiin hingga sekarang. Yuk, kita bahas berbagai track paling ikonik yang cocok buat sing-along di sini!
BACA JUGA: Anime Rating Terbaik
1. Blue Bird - Ikimono Gakari
Siapa, sih, yang nggak kenal lagu satu ini? Blue Bird karya Ikimono Gakari merupakan lagu pembuka ketiga dari serial anime Naruto Shippuden.
Melodi siulan di awal lagu langsung ngasih kesan semangat yang membara, begitu juga dengan alunan musik pop rock yang energik.
Terus, gimana dengan liriknya? Sesuai dengan nuansa melodinya, lagu ini ngajak kita buat ngejar mimpi tanpa rasa takut, sama kayak Naruto dan kawan-kawannya saat meraih cita-cita mereka. Ini dia potongan liriknya yang terkenal banget!
Habataitara modoranai to itte
Mezashita no wa aoi aoi ano sora
(Kalau sudah mengepakkan sayap, janji tak ‘kan kembali. Yang kamu incar adalah langit biru itu)
2. Shinzou wo Sasageyo - Linked Horizon
Lagu berikutnya datang dari dunia yang penuh dengan misteri dan ancaman raksasa, yaitu Attack on Titan alias Shingeki no Kyojin.
Opening animenya emang selalu catchy, tapi yang lebih booming justru pembuka season keduanya dari Linked Horizon: Shinzou wo Sasageyo. Aransemen musiknya benar-benar megah kayak lagu kebangsaan militer buat membakar semangat para pasukan.
Nggak percaya? Coba lihat aja reff lagu ini yang pasti bakal bikin para fans ikutan berseru pas dinyanyiin:
Kore itsu no dedikēshon!
Shinzou wo sasageyo!
(Ini adalah pengabdian sejati! Serahkan hatimu demi perjuangan!)
3. A Cruel Angel’s Thesis - Yoko Takahashi
Kalau ngomongin soal lagu Jepang anime legendaris, A Cruel Angel’s Thesis alias Zankoku na Tenshi no Teeze wajib masuk daftar. Dinyanyikan oleh Yoko Takahashi, lagu ini selalu ada di opening anime klasik Neon Genesis Evangelion.
Meskipun animenya bertema berat dan penuh intrik psikologis, musiknya justru mengusung irama pop ‘90-an yang catchy abis dan gampang diingat siapa pun. Penasaran sama potongan liriknya?
Zankoku na tenshi no teeze
Madobe kara yagate tobitatsu
Hotobashiru atsui patosu de
Omoide wo uragiru nara
Kono sora wo daite kagayaku
Shounen yo shinwa ni nare
(Seperti tesis malaikat yang kejam, kelak kamu akan terbang tinggi dari jendela itu dengan kesedihan yang membara ketika kamu mengkhianati kenanganmu.
Rengkuh langit ini, dan bersinarlah, wahai anak muda. Jadilah legenda!)
4. Gurenge - LiSA
Gurenge memang termasuk lagu Jepang anime modern dari seri Demon Slayer atau Kimetsu no Yaiba. Tapi, judul ini punya potensi buat jadi lagu yang legendaris banget sampai ke depannya!
Paduan musik rock yang kuat dengan suara emas khas LiSA emang nggak pernah gagal ngehasilin kombinasi sempurna. Apalagi, ditambah liriknya yang ngisahin ketabahan Tanjiro buat menghadapi cobaan demi melindungi adik tersayangnya.
Tsuyokunareru riyuu wo shitta
Boku wo tsurete susume
(Aku telah menemukan alasan untuk jadi lebih kuat. Bawa aku melangkah terus ke depan!)
5. Butter-Fly - Koji Wada
Buat kamu angkatan tahun 2000-an yang suka nonton kartun pagi hari di stasiun TV swasta, pasti nggak asing lagi sama judul Digimon. Apalagi, lagu opening-nya yang digarap Koji Wada! Kalau dengar melodinya, rasanya jadi balik ke masa kecil.
Irama musik rock yang ceria berpadu indah dengan rasa haru yang tersembunyi, sehingga nggak heran lagu Jepang anime ini populer banget. Liriknya pun ngajak kita buat jangan ragu mengepakkan sayap impian meski hidup lagi sulit.
Mugendai na yume no ato no nanimo nai yo no naka ja
Sou sa itoshii omoi mo makesou ni naru kedo
Stay shigachi na imeeji darake no tayorinai tsubasa demo
Kitto toberu sa on my love
(Tepat setelah mimpi tanpa batas, di dunia yang hampa ini, sepertinya mimpi kita akan kalah.
Bahkan dengan sayap yang tak bisa diandalkan ini, penuh dengan imaji yang tetap membekas, aku yakin kita tetap bisa terbang, cintaku)
BACA JUGA: Anime 90-an Terbaik
6. We Are! - Hiroshi Kitadani
Petualangan mengarungi lautan luas demi mencari harta karun bareng Kru Topi Jerami rasanya kurang banget tanpa nada ceria dari lagu We Are! Dinyanyikan oleh Hiroshi Kitadani, lagu ini adalah pengiring opening pertama dari anime One Piece.
Semangat kebersamaan dan persahabatan begitu dominan di seluruh bagian lagu ini, sesuai dengan simbol awal perjalanan panjang Luffy dan kawan-kawannya. Apalagi, ditambah temponya yang cepat dan liriknya yang penuh makna.
Arittake no yume wo kakiatsume
Sagashimono sagashi ni yuku no sa
(Kumpulkan semua mimpi yang kita punya, lalu mari pergi mencari apa yang kita cari!)
7. Moonlight Densetsu - DALI
“Dengan kekuatan bulan, aku akan menghukummu!”
Sebelum Usagi ngucapin one-liner legendaris itu di tiap episode Sailor Moon, pasti kamu bakal disuguhin dulu sama lagu opening-nya yang catchy. Yup, apa lagi kalau bukan Moonlight Densetsu?
Melodinya yang bergaya retro dengan sentuhan musik era ‘90-an benar-benar melekat di ingatan. Terutama, kalau dipadukan sama nada yang manis dan liriknya yang romantis.
Gomen ne sunao janakute
Yume no naka nara ieru
Shikoukairo wa short sunzen
Ima sugu aitaiyo
(Maafkan aku karena belum bisa jujur saat terbangun, tapi di dalam mimpi aku bisa bilang dengan mudah.
Sirkuit pikiranku akan korslet, tapi aku ingin berada di sisimu sekarang juga)
8. Kimi no Shiranai Monogatari - Ryo (Supercell)
Lagu penutup anime Bakemonogatari ini diciptakan oleh Ryo dari grup Supercell dan dinyanyikan oleh Nagi Yanagi.
Berbekal alunan piano yang merdu di awal lagu dan tempo drum yang berangsur cepat, Kimi no Shiranai Monogatari nyuguhin cerita cinta bertepuk sebelah tangan yang mendalam. Belum lagi, suara manis khas Nagi Yanagi pas banget sama nuansa lagu dan liriknya!
Itsu kara darou kimi no koto o
Oikakeru watashi ga ita
Douka onegai
Odorokanaide kiiteyo
Watashi no kono omoi o
(Aku bertanya-tanya sejak kapan aku terus mengejarmu?
Kumohon, jangan terkejut dan dengarkanlah perasaanku ini.)
9. God knows… - Aya Hirano
Adegan panggung festival sekolah dalam anime The Melancholy of Haruhi Suzumiya pasti legendaris dan memorable banget di kalangan fans anime angkatan lama. Rahasianya ada di lagu God Knows… yang dibawain pengisi suara Haruhi, Aya Hirano.
Solo gitar listrik yang cepat dan rumit bikin lagu rock satu ini benar-benar catchy, dan atmosfer konsernya makin terasa berkat vokal emosional dari Haruhi. Penasaran sama bagian liriknya yang populer?
Kawaite yuku kokoro ni
Anata ga kureru hitosuji no hikari
(Di dalam hati yang mulai mengering ini, kamu memberikan seberkas cahaya harapan)
10. Idol - Yoasobi
Ada lagi lagu Jepang anime modern yang populer banget, yaitu Idol dari duo Yoasobi. Sejak baru rilis, lagu pembuka season pertama anime Oshi no Ko ini berhasil memecahkan berbagai rekor tangga lagu internasional, lho!
Ayase berhasil meracik elemen musik pop, hip-hop, dan paduan suara yang sangat unik. Sementara itu, vokal Ikura yang lincah berpindah nada membuat lagu ini terasa makin dinamis, pas banget sama temanya yang ngegambarin sisi glamor dan gelap para seleb.
Muteki no egao de arasu media
Shiritai sono himitsu misuteriasu
Nuketeru toko sae kanojo no eria
Kanpeki de usotsuki na kimi wa
Tensaitekina aidoru sama
(Senyuman tanpa cela yang menghebohkan media, semua orang penasaran dengan rahasianya
Bahkan sisinya yang tidak diketahui dan sengaja dia kendalikan
Kamu yang sempurna tak bisa mengucap apa pun selain dusta
Sungguh idola jenius yang tak tertandingi!)
BACA JUGA: Anime Viral TikTok
Setiap lagu Jepang anime di atas memang punya keunikannya masing-masing, entah dari liriknya atau melodi musiknya. Dari daftar di atas, anisong mana yang paling menggaet perhatianmu, nih?
Kalau kamu mau maraton nonton anime favorit sambil nikmatin soundtrack ikoniknya, sekarang udah nggak perlu ribet lagi! Soalnya, kamu bisa Nonton Anime di aplikasi GoPay secara gratis dan legal.
Udah begitu, pilihan judul anime yang tersedia bakal terus ditambah secara berkala supaya kamu nggak kehabisan tontonan. Saatnya nostalgia sambil sing-along bareng GoPay!
FAQ Lagu Jepang Anime
Q: Apa lagu tema anime klasik tahun 90-an yang paling terkenal dalam daftar ini?
A: A Cruel Angel’s Thesis (Yoko Takahashi) dari anime Neon Genesis Evangelion dan Moonlight Densetsu (DALI) dari anime Sailor Moon.
Q: Lagu mana yang memecahkan rekor tangga lagu internasional sebagai lagu anime modern?
A: Idol dari duo YOASOBI, yang menjadi lagu pembuka serial anime Oshi no Ko.
Q: Siapa penyanyi di balik lagu Butter-Fly yang legendaris dari seri Digimon?
A: Lagu Butter-Fly diciptakan dan dinyanyikan oleh penyanyi legendaris Koji Wada.
Q: Lagu apa yang cocok diputar untuk membakar semangat dengan aransemen musik rock intens?
A: Shinzou wo Sasageyo (Linked Horizon), Gurenge (LiSA), dan God knows… (Aya Hirano).
Q: Bagaimana cara mendengarkan soundtrack dan menonton anime secara resmi di GoPay?
A: Kamu bisa mengakses fitur Nonton Anime secara gratis dan legal langsung di dalam aplikasi GoPay tanpa perlu berlangganan platform tambahan.







