Hobi Thrifting Bikin Ketagihan? Ini Cara Atur Budget Belanja Thrifting

2 November 2026

•

4 min

Cara atur budget belanja thrifting

Ringkasan:

  • Hobi thrifting atau berburu baju preloved memberikan kepuasan menemukan pakaian bermerek berharga miring, tetapi risiko belanja impulsif sering kali membuat pengeluaran membengkak tanpa disadari.
  • Cara mengatur budget belanja thrifting secara terukur meliputi penetapan batas maksimum alokasi hobi (5–10% dari gaji bulanan), pembuatan daftar kebutuhan spesifik sebelum belanja, pembatasan durasi berburu di lokasi (maksimal 1–1,5 jam), pemilihan pakaian berkualitas dengan model serbaguna (versatile), serta penghitungan estimasi biaya pembersihan ekstra (laundry/dry cleaning).
  • Seluruh pencatatan riwayat transaksi dan evaluasi alur pengeluaran thrifting dapat dipantau secara otomatis melalui fitur Laporan Pengeluaran pada aplikasi GoPay.

Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)


Berburu baju secondhand alias thrifting emang seru banget. Soalnya, sensasi nemuin pakaian bermerek dengan harga super miring rasanya mirip kayak dapet harta karun. 

Tapi, hati-hati! Jebakan "mumpung murah" sering bikin pengeluaran membengkak tanpa kamu sadari.

Niat awal pengin hemat, eh, pas dihitung-hitung total belanjaan malah bikin dompet meringis. Terus, gimana supaya hobi fashion tetap jalan tanpa harus ngorbanin kesehatan finansial? Yuk, cari tau cara atur budget belanja thrifting baju preloved di sini!

BACA JUGA: Tips Bertahan Hidup di Tanggal Tua

1. Tetapkan batas maksimum untuk thrifting tiap bulan

Tetapkan batas maksimum untuk thrifting tiap bulan

Tetapkan batas maksimum untuk thrifting tiap bulan | Sumber: Unsplash.com/ahsanjaya

Kalau ngomongin langkah terpenting dari cara atur budget belanja thrifting, tentu kita nggak boleh ngelupain pentingnya nentuin batas pengeluaran bulanan buat hobi.

Berapa banyak, sih, uang yang bisa kamu alokasikan buat hobi termasuk thrifting? Kisaran 5-10% dari total gaji bulanan udah cukup supaya kebutuhan penting lainnya nggak terganggu.

Misalnya, anggap aja pemasukan bulananmu Rp5 juta. Berarti, kamu punya jatah Rp250 ribu sampai Rp500 ribu buat belanja baju preloved setiap bulannya. Kalau total pengeluaranmu udah mencapai angka tersebut, tunda belanja dulu sampai bulan depan.

2. Buat daftar belanja sebelum berangkat thrifting

Buat daftar belanja sebelum berangkat thrifting

Buat daftar belanja sebelum berangkat thrifting | Sumber: Unsplash.com/mr_fresh

Pernah nggak, awalnya kamu cuma berniat beli satu jaket, tapi pas pulang malah bawa tiga kantong plastik penuh? Ini dia masalah sejuta umat pencinta barang thrifting. Wajar, soalnya cuci mata di pasar loak emang gampang bikin lapar mata.

Buat mencegahnya, susun daftar barang yang benar-benar kamu butuhin sebelum berangkat dari rumah. Saat bikin daftar belanja, cek isi lemari pakaian dulu, lalu catat item apa yang perlu ditambah supaya kamu nggak berujung beli barang yang sama.

3. Batasi durasi belanja di tempat thrifting

Batasi durasi belanja di tempat thrifting

Batasi durasi belanja di tempat thrifting | Sumber: Unsplash.com/hugo_cmt

Semakin lama kamu muter-muter di area belanja thrifting, semakin besar juga risiko kalap beli barang yang nggak penting. Makanya, kamu perlu cobain cara atur budget belanja thrifting yang berikutnya: jangan kelamaan nongkrong di tempat belanja.

Coba pasang pengingat waktu di ponselmu, misalnya maksimal 1 sampai 1,5 jam untuk berburu baju preloved. Begitu alarm berbunyi, kamu harus segera ke kasir, bayar belanjaanmu, dan pulang ke rumah.

4. Pilih baju yang berkualitas dengan model versatile

Pilih baju yang berkualitas dengan model versatile

Pilih baju yang berkualitas dengan model versatile | Sumber: Unsplash.com/avivrchmdn

Pada dasarnya, tujuan thrifting adalah nyari pakaian berkualitas dengan harga miring, bukan ngeborong baju murah sebanyak-banyaknya. Prinsip quality over quantity berlaku banget buat hobi ini!

Sebelum bungkus bawa pulang barang yang menarik perhatian, jangan lupa cek kerapian jahitannya, kelengkapan kancingnya, dan kebersihan kainnya.

Nggak kalah penting, sebaiknya kamu prioritasin beli baju yang bahannya bagus dan punya model yang serbaguna. Sebab, model pakaian tersebut lebih gampang di-mix and match sama baju yang kamu punya di rumah.

Dengan begitu, kamu nggak usah sering-sering belanja sampai bikin pengeluaran membengkak cuma karena style bajunya kurang pas.

5. Perhitungkan biaya laundry juga

Perhitungkan biaya laundry juga

Perhitungkan biaya laundry juga | Sumber: Unsplash.com/danlefeb

Banyak orang lupa kalau harga di label baju preloved itu belum termasuk biaya pembersihan. Soalnya, berbeda dari pakaian baru, baju bekas tentu butuh perawatan ekstra supaya benar-benar higienis dan nyaman dipakai.

Jadi, pas mengalokasikan budget belanja thrifting, jangan lihat harga bajunya aja. Tambahin juga estimasi biaya cuci dan dry cleaning, terutama kalau kamu mau beli baju tebal kayak jas, mantel, atau jaket kulit yang butuh perawatan khusus.

BACA JUGA: Tips Mengikuti Tren Tanpa Boros

Berburu baju thrift itu emang menyenangkan dan bikin nagih. Tapi, sebaiknya pastikan pengeluaran hobimu ini nggak nilep uang buat kebutuhan pokok maupun tabungan masa depan, ya!

Daripada repot ngumpulin struk belanja dan mencatat tiap transaksi secara manual satu per satu, kamu bisa cobain cara atur budget belanja thrifting yang lebih gampang: bayar belanjaan pakai GoPay!

Tiap kali kamu bayar pakai GoPay, semua pengeluaranmu bakal tercatat secara otomatis di fitur Laporan Pengeluaran. Jadi, kamu tinggal lihat grafik bulanan yang nunjukin seberapa gede pengeluaranmu dibandingin sama pemasukan. Yuk, coba sekarang!

FAQ Cara Atur Budget Belanja Thrifting

Q: Berapa persen alokasi ideal dari gaji bulanan yang aman untuk hobi thrifting?
A: Besaran ideal yang disarankan adalah sekitar 5% hingga 10% dari total pemasukan bulanan agar kebutuhan pokok dan pos tabungan tidak terganggu.

Q: Mengapa durasi waktu belanja di tempat thrifting perlu dibatasi?
A: Membatasi waktu berburu (misalnya 1 hingga 1,5 jam) efektif mencegah perilaku lapar mata dan mengurangi potensi membeli barang-barang di luar daftar kebutuhan akibat terlalu lama mengitari area jualan.

Q: Mengapa biaya laundry harus masuk ke dalam perhitungan budget thrifting?
A: Karena pakaian bekas membutuhkan perawatan higienis ekstra seperti pencucian khusus atau dry cleaning (terutama material tebal seperti jas, mantel, dan jaket kulit), sehingga pengeluaran akhir sesungguhnya adalah harga baju ditambah biaya pembersihan.

Q: Apa yang dimaksud dengan memilih model baju yang versatile saat thrifting?
A: Mengetahui dan memilih pakaian dengan potongan atau desain serbaguna yang mudah dipadupadankan (mix and match) dengan koleksi pakaian yang sudah ada di rumah, sehingga kegunaan baju lebih maksimal dan menekan keinginan untuk terus membeli baju baru.

Q: Bagaimana aplikasi GoPay membantu mengontrol pengeluaran hobi thrifting?
A: Lewat fitur Laporan Pengeluaran yang secara otomatis mencatat setiap transaksi pembayaran, lalu menyajikannya dalam bentuk grafik bulanan untuk membandingkan total konsumsi hobi dengan batas anggaran yang ditetapkan.

Artikel Terkait