Calon Orang Tua Wajib Tau, 5 Cara Atur Budget Perlengkapan Bayi Baru Lahir

2 November 2026

•

4 min

Cara atur budget perlengkapan bayi baru lahir

Ringkasan:

  • Perencanaan & Skala Prioritas: Persiapan perlengkapan newborn dapat menghemat anggaran dengan mengategorikan barang berdasarkan prioritas (mutlak, bertahap, dan tidak perlu) serta mengutamakan kebutuhan hari-hari pertama seperti popok, pakaian dasar, dan produk mandi sensitif.
  • Strategi Efisiensi Budget: Pengeluaran keluarga tetap terkontrol dengan cara mencicil belanja sejak trimester kedua kehamilan, menghindari pembelian barang jumlah berlebihan mengingat pertumbuhan bayi yang sangat cepat, serta mempertimbangkan opsi menyewa atau memanfaatkan hibah barang layak pakai dari kerabat (seperti stroller dan car seat).
  • Kemudahan Pencatatan GoPay: Transaksi belanja kebutuhan bayi jadi lebih praktis menggunakan QRIS GoPay, di mana seluruh pengeluaran secara otomatis terekam dalam fitur Laporan Pengeluaran untuk mempermudah evaluasi budget.

Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)


Menyambut kelahiran buah hati, perasaan rasanya campur aduk banget. Excited, deg-degan, tapi juga panik dikit mikirin budget. 

Wajar, sih, soalnya begitu masuk baby shop atau buka marketplace, berbagai perlengkapan bayi jadi kelihatan lebih lucu sampai rasanya pengin masukin semuanya ke keranjang.

Padahal, kalau semua godaan ini diturutin, bisa-bisa keuangan keluarga jadi membengkak bahkan sebelum si kecil lahir. Biar nggak sampai kejadian, kamu perlu tau cara atur budget perlengkapan bayi baru lahir. Yuk, simak sampai selesai!

BACA JUGA: Ide Kado untuk Bayi

1. Pisahkan kebutuhan bersifat mutlak, bertahap, dan yang nggak perlu

Pisahkan kebutuhan bersifat mutlak, bertahap, dan yang nggak perlu

Pisahkan kebutuhan bersifat mutlak, bertahap, dan yang nggak perlu | Sumber: Pexels.com/karola-g

Mari kita mulai cara atur budget perlengkapan bayi baru lahir dengan bikin daftar belanja. Bagilah perlengkapan newborn  ke dalam 3 kategori: mutlak alias wajib punya, bisa dibeli nanti, dan nggak perlu-perlu amat.

Barang seperti popok, perlengkapan mandi, pakaian, dan kebutuhan tidur dasar udah pasti masuk kategori wajib karena bakal langsung dipakai sejak hari pertama. 

Sementara itu, perlengkapan seperti bouncer, car seat, atau playmat bisa masuk ke daftar belanja belakangan.

Dengan adanya daftar prioritas seperti ini, kamu nggak bakal gampang tergoda sama barang-barang gemas atau racun media sosial. 

2. Prioritaskan perlengkapan untuk hari-hari pertama 

Prioritaskan perlengkapan untuk hari-hari pertama

Prioritaskan perlengkapan untuk hari-hari pertama | Sumber: Pexels.com/rdne

Nggak semua barang di dalam daftar belanja harus ada di hari pertama si kecil pulang ke rumah. Fokus aja dulu ke barang-barang yang bakal benar-benar kepakai begitu anak lahir, seperti popok, pakaian, dan perlengkapan mandi.

Soal popok, sebaiknya siapin lebih banyak karena newborn biasanya butuh ganti popok 10–12 kali sehari. Jadi, selain popok, kamu juga perlu sedia krim ruam popok, tisu basah bebas alkohol, dan tempat sampah khusus.

Terus, urusan baju pun jangan cuma pilih yang lucu. Utamakan model jumper, bodysuit berkancing depan, singlet, sarung tangan, dan kaus kaki berukuran lebih besar mengingat bayi tumbuh sangat cepat di bulan-bulan pertama.

Sedangkan buat perlengkapan mandi, pastiin produknya benar-benar aman karena kulit newborn jauh lebih tipis dan sensitif dibanding kulit orang dewasa. Selama 3 kategori ini beres, perlengkapan lainnya bisa nyusul dibeli.

3. Pertimbangkan barang yang bisa disewa atau dipinjam 

Pertimbangkan barang yang bisa disewa atau dipinjam

Pertimbangkan barang yang bisa disewa atau dipinjam | Sumber: Unsplash.com/huanshi

Kamu nggak harus melulu beli barang baru buat menyambut kelahiran buah hati, kok. Untuk barang-barang tertentu yang harganya lumayan, seperti stroller dan car seat, coba pertimbangkan opsi sewa atau pinjam dari kerabat.

Kalau kamu emang mau sewa, jangan asal pilih, ya. Diskusikan dulu perlengkapan apa aja yang perlu disewa, catat harga sewanya, dan periksa kondisi barang secara teliti. 

Pelajari pula surat perjanjian sewa seperti batas waktu, biaya ganti rugi semisal terjadi kerusakan, sampai uang jaminan.

Selain sewa, warisan keluarga juga bisa jadi penyelamat dalam cara atur budget perlengkapan bayi baru lahir. Baju bayi, gendongan, selimut, atau perlengkapan lain yang masih layak dan aman dipakai bisa banget dimanfaatkan kembali.

4. Cicil belanja sejak masa kehamilan

Cicil belanja sejak masa kehamilan

Cicil belanja sejak masa kehamilan | Sumber: Pexels.com/matilda-wormwood

Hindari belanja borongan menjelang hari-H persalinan. Selain bikin capek fisik, dompetmu juga bakal kaget. Karena itu, sebaiknya mulailah nyicil belanja sejak masa kehamilan. 

Waktu yang pas adalah sejak usia kandungan memasuki trimester kedua, soalnya kondisi tubuh biasanya udah lebih nyaman. Terus, jenis kelamin bayi juga umumnya udah diketahui sehingga kamu bisa pilih perlengkapan bayi yang sesuai.

Kemudian, siapkan anggaran khusus secara berkala biar pengeluaranmu nggak menumpuk menjelang kelahiran. Misalnya, bulan ini kamu fokus belanja popok dan pakaian, bulan berikutnya perlengkapan mandi, dan seterusnya.

Dengan cara atur budget perlengkapan bayi baru lahir seperti ini, pengeluaran bakal terasa lebih ringan. Plus, kamu jadi punya waktu buat bandingin harga sebelum belanja.

5. Hindari beli dalam jumlah berlebihan 

Hindari beli dalam jumlah berlebihan

Hindari beli dalam jumlah berlebihan | Sumber: Pexels.com/sarah-chai

Pakaian dan sepatu newborn emang lucu dan menggemaskan. Tapi, tahan diri buat nggak borong, ya. Ingat, pertumbuhan bayi cukup cepat, apalagi di bulan-bulan pertama. 

Alhasi, pakaian, sepatu, maupun barang berdasarkan ukuran tertentu bisa cepat nggak terpakai lagi. Semisal harus beli pun, pilihlah yang ukurannya sedikit lebih besar biar bisa dipakai lebih lama oleh si kecil.

Jadi, daripada beli banyak sekaligus, mending beli secukupnya dulu buat ukuran newborn, lalu tambah bertahap sesuai kebutuhan. Uangnya bisa kamu alihkan ke pos lain yang lebih penting, misalnya dana darurat buat kebutuhan nggak terduga si kecil.

BACA JUGA: Pos Keuangan Keluarga

Menyiapkan perlengkapan bayi baru lahir emang butuh effort, tapi bukan berarti harus bikin keuangan keluarga oleng. Dengan cara atur budget perlengkapan bayi baru lahir di atas, semua kebutuhan si kecil pun bisa terpenuhi tanpa drama.

Biar lebih mudah pas belanja perlengkapan newborn, gunakan aplikasi GoPay yang praktis lewat QRIS. Tinggal scan, bayar, dan transaksimu juga bakal otomatis tercatat di Laporan Pengeluaran. 

Kamu jadi bisa lebih gampang memantau apakah pengeluaran perlengkapan bayi mulai melewati budget. Yuk, sambut kelahiran buah hati dengan lebih tenang dan atur budget-nya pakai bantuan aplikasi GoPay!

FAQ Cara Atur Budget Perlengkapan Bayi Baru Lahir

Q: Kapan waktu terbaik mulai mencicil belanja perlengkapan bayi baru lahir?
A: Trimester kedua kehamilan adalah waktu paling ideal karena kondisi fisik ibu umumnya sudah lebih nyaman dan jenis kelamin bayi biasanya sudah dapat diketahui dari pemeriksaan medis.

Q: Barang newborn apa saja yang paling krusial untuk disiapkan di hari-hari pertama kelahiran?
A: Kebutuhan utama meliputi popok secukupnya (beserta krim ruam dan tisu basah bebas alkohol), pakaian dasar model jumper atau bodysuit berkancing depan, sarung tangan/kaus kaki, serta perlengkapan mandi khusus kulit sensitif.

Q: Mengapa disarankan untuk tidak membeli pakaian ukuran newborn dalam jumlah banyak?
A: Bayi tumbuh sangat cepat di bulan-bulan pertama, sehingga pakaian ukuran newborn berisiko tidak muat lagi dalam waktu singkat. Disarankan membeli ukuran sedikit lebih besar agar dapat digunakan lebih lama.

Q: Apa saja poin penting yang harus diperhatikan jika ingin menyewa peralatan bayi seperti stroller atau car seat?
A: Pastikan untuk mengecek kondisi kebersihan dan keamanan barang secara teliti, serta memahami surat perjanjian sewa mencakup batas waktu, nominal deposit/uang jaminan, dan aturan ganti rugi jika terjadi kerusakan.

Q: Bagaimana fitur GoPay membantu calon orang tua mengontrol anggaran belanja perlengkapan bayi?
A: Setiap transaksi belanja perlengkapan bayi yang dibayar menggunakan QRIS GoPay akan langsung tercatat secara otomatis di fitur Laporan Pengeluaran, memudahkan calon orang tua mengevaluasi agar tidak melebihi anggaran yang ditetapkan.

Artikel Terkait