Kenali Jenis Emas yang Cocok untuk Investasi Jangka Panjang

14 August 2026

•

6 min

Jenis emas, jenis investasi emas, jenis emas yang bisa diinvestasikan, jenis emas untuk investasi

Ringkasan:

  • Ragam Jenis Emas: Pilihan investasi emas jangka panjang mencakup emas digital (praktis dan tanpa biaya cetak/simpan), emas batangan (kemurnian 99,99% dengan sertifikat resmi), koin Dinar (kadar 22–24 karat yang terstandardisasi), serta emas perhiasan/emas putih (dapat dipakai untuk menunjang penampilan sekaligus menjadi aset likuid).
  • Kesesuaian Target: Emas fisik seperti batangan, Dinar, atau perhiasan cocok bagi pemilik modal besar yang menyukai kepemilikan fisik langsung, sedangkan emas digital sangat ideal untuk pemula, mahasiswa, atau pekerja muda yang ingin konsisten menabung dengan modal awal yang terjangkau.
  • Investasi Praktis: Kamu dapat memulai portofolio tabungan emas digital secara aman, serba praktis, dan hemat menggunakan promo investasi langsung dari ponsel melalui aplikasi GoPay.

Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)


Siapa bilang mau mulai nabung emas itu harus selalu punya simpanan emas batangan yang berat di dalam brankas rumah? Padahal, kenyataannya, jenis emas di zaman modern udah makin beragam dan jauh lebih fleksibel buat siapa pun. 

Yup, kamu punya banyak pilihan jenis investasi emas yang bisa disesuaikan sama budget, gaya hidup, dan tujuan keuangan di masa depan.

Bingung enaknya investasi emas yang kayak gimana? Yuk, kita kupas tuntas berbagai jenis emas yang bisa diinvestasikan untuk jangka panjang di sini, mulai dari bentuk sampai kelebihannya!

BACA JUGA: Apakah Emas Termasuk Investasi Safe Haven?

1. Emas digital

Emas digital | Sumber: Magnific.com/qalebstudio

Mungkin kamu udah sering dengar soal simpanan emas berbasis aplikasi yang belakangan ini makin hits di kalangan anak muda. Apa itu? 

Sesuai namanya, emas digital adalah aset emas yang kamu beli, simpan, dan jual melalui platform keuangan tepercaya tanpa perlu pegang emas fisik secara langsung. Tapi, tenang aja! Bukan berarti emasnya gaib, kok. 

Emas digitalmu tetap tercatat rapi di saldo akun aplikasi digital. Sedangkan, batangan fisik aslinya disimpan secara aman oleh kustodian resmi yang terafiliasi dengan lembaga penyedia layanan.

Kelebihan utama jenis emas ini ada pada kemudahan serta keterjangkauannya. Kamu bisa mulai beli emas hanya dengan modal beberapa ribu Rupiah aja.

Selain itu, kamu nggak usah pusing mikirin biaya cetak atau risiko kehilangan emas akibat pencurian di rumah gara-gara nggak punya brankas. Keuntungan investasi emasmu juga nggak kepotong biaya sewa deposit box di Pegadaian atau bank buat simpan emas.

Oh iya, proses jual beli emas digital juga gampang banget, lho. Semuanya berlangsung cepat dan real-time langsung dari smartphone, jadi nggak perlu repot ke toko emas pas lagi sibuk.

Makin untungnya lagi, nilai spread atau selisih harga beli dan harga jual emas digital juga cenderung lebih tipis kalau kita bandingin sama emas batangan biasa. 

Dengan mempertimbangkan semua kelebihan yang udah disebutin, jenis emas untuk investasi ini recommended banget buat investor pemula, mahasiswa, atau pekerja muda yang mau konsisten menabung emas tiap bulan tanpa perlu modal gede.

Nggak cuma itu, investasi emas digital juga cocok buat kamu yang punya jadwal padat dan nggak sempat ke toko fisik hanya buat jual beli emas. Soalnya, modal smartphone dan internet aja udah cukup!

Biar lebih untung, pastikan kamu selalu jual beli emas digital hanya di aplikasi digital yang udah berizin dan diawasi oleh otoritas resmi seperti OJK atau Bappebti. Terus, jaga keamanan akun aplikasimu dengan PIN yang kuat dan aktifin fitur 2FA.

2. Emas batangan

Emas batangan | Sumber: Unsplash.com/pokmer

Juga dikenal dengan istilah emas fisik, emas batangan merupakan pilihan jenis emas untuk investasi yang paling populer dari zaman dulu. Bentuknya berupa lempengan atau balok logam mulia padat dengan tingkat kemurnian hingga 99,99% (24 karat).

Biasanya, emas batangan dikemas lengkap beserta sertifikat resmi yang mencantumkan nomor seri, berat, dan tingkat kemurniannya.

Apa yang bikin emas batangan disukai banget sama investor sampai sekarang? Jawabannya ada pada tingkat kemurniannya yang tinggi. Itu juga yang bikin nilai emas stabil banget dan diakui secara global.

Sama seperti jenis emas lainnya, emas fisik pun memiliki nilai likuiditas yang tinggi kalau sewaktu-waktu kamu butuh dana tunai darurat dalam jumlah besar. Nilainya juga bisa bantu kamu melindungi kekayaan dari laju inflasi, lho!

Emas batangan cocok buat kamu yang punya modal awal lebih gede, punya toleransi risiko rendah, dan nggak keberatan ke toko emas buat jual beli. Begitu juga dengan kamu yang ngerasa lebih gampang puas kalau bisa pegang dan lihat bentuk fisik asetnya langsung.

Kalau kamu tertarik investasi jenis emas yang satu ini, sebaiknya beli di tempat resmi seperti Antam, Pegadaian, atau toko emas yang bereputasi baik. 

Buat menyimpannya, gunakan brankas pribadi yang tersembunyi di rumah atau manfaatkan layanan Safe Deposit Box (SDB) di bank terdekat biar lebih aman.

3. Koin dinar

Koin dinar | Sumber: Tribunnews.com

Selain emas batangan, koin dinar juga termasuk salah satu jenis emas yang bisa diinvestasikan buat tujuan jangka panjang. Soalnya, koin ini punya nilai sejarah dan standar berat yang udah ditentukan sejak ratusan tahun lalu.

Berbentuk koin emas bundar, 1 koin Dinar setara dengan 4,25 gram emas. Kadar kemurniannya biasa berkisar antara 22 karat (91,7%) sampai 24 karat (99,9%), tergantung dari standar pabrik produsennya.

Karena bobot koin Dinar udah terstandardisasi dengan jelas, kamu nggak perlu pusing hitung-hitungan sendiri pas mau jual. Selain jadi alat lindung nilai dari inflasi, koin ini juga bisa dijadiin persiapan dana ibadah atau dipakai buat transaksi syariah.

Kamu bisa pertimbangin investasi koin Dinar kalau pengin ngumpulin dana darurat sekaligus siapin biaya ibadah umrah di masa depan. Mau coba beli? Carilah koin Dinar dari penerbit resmi seperti PT Antam atau produsen tepercaya lainnya, lalu cek sertifikat keasliannya.

Nggak kalah penting, simpanlah koin Dinar yang kamu punya dalam wadah pelindung khusus supaya permukaannya nggak gampang tergores atau teroksidasi oleh udara luar. Dua hal tersebut bisa bikin nilai jualnya jatuh, lho!

BACA JUGA: Keuntungan Investasi Emas

4. Emas perhiasan

Emas perhiasan | Sumber: Unsplash.com/vaibhavnagare

Kamu pasti udah nggak asing sama jenis emas yang satu ini, terutama kalau punya saudara cewek atau pasangan yang suka pakai perhiasan. 

Yup, emas kuning dalam bentuk perhiasan juga nggak kalah populer di kalangan masyarakat karena bisa dipakai dalam sehari-hari sekaligus dijadiin investasi jangka panjang. Wujudnya pun beragam, mulai dari cincin, kalung gelang, sampai anting. 

Kalau dibandingin sama jenis emas lainnya, emas perhiasan punya kadar emas yang sedikit lebih rendah, yaitu 18-22 karat. Kenapa? Soalnya, produsen harus campurin emas dengan logam lain biar perhiasannya lebih kuat dan nggak gampang berubah bentuk pas dipakai.

Meski begitu, emas perhiasan tetap viable buat investasi karena bisa dijual atau digadaikan jadi uang tunai kapan pun kamu butuh dana darurat. Sebab, nilainya tetap likuid. 

So, jenis investasi emas ini lebih disaranin buat kamu yang mau berinvestasi, tapi sayang kalau asetnya disimpan begitu aja di satu tempat. Apalagi, kalau kamu juga suka koleksi barang fashion yang bernilai tinggi!

Buat investasi emas perhiasan, pilihlah aksesoris dengan kadar emas yang cukup tinggi dan desain yang nggak terlalu rumit supaya saat kamu mau jual kembali, keuntunganmu nggak keburu habis kepotong biaya pembuatannya.

Saat beli emas perhiasan, simpan surat bukti dari toko di tempat yang aman dan jangan lupa bersihin secara berkala biar kilauannya tetap terjaga.

5. Emas putih

Emas putih | Sumber: Unsplash.com/birmey24

Emas nggak selalu hadir dengan warna kuning keemasan, lho! Justru, tampilannya juga bisa mirip kayak perak atau platina. Nggak percaya? Buktinya, ada perhiasan dari emas putih.

Kenapa emas bisa berwarna putih? Khusus buat jenis emas yang satu ini, emasnya dicampur dengan logam putih semacam nikel, paladium, atau perak, lalu dilapisi dengan rhodium. Lapisan rhodium itulah yang bikin warna putihnya lebih mengilap.

Berkat proses produksinya, permukaan emas putih nggak gampang lecet, sehingga tampilannya tetap bagus walaupun dipakai sebagai perhiasan dalam jangka waktu lama. Terus, harganya di pasaran cenderung stabil.

Investasi perhiasan emas putih cocok banget buat kamu yang suka gaya minimalis, modern, dan nggak mau tampil mencolok dengan warna kuning terang. Kamu juga bisa pilih jenis emas ini kalau pengin aksesoris yang dapat dijadiin aset berharga.

Gimana caranya biar investasi emas putih tetap untung? Jangan lupa minta rincian kadar emas murni yang terkandung di dalam perhiasan pembelianmu. 

Lalu, sebaiknya kamu jadwalin waktu ke toko emas setiap 1-3 tahun sekali buat melapisi ulang perhiasannya dengan rhodium biar kilaunya tetap sempurna. Soalnya, meski cukup awet, lapisan rhodium tetap bisa memudar seiring waktu.

BACA JUGA: Kenapa Harga Emas Naik Turun

Sebenarnya, nggak ada satu jenis emas yang paling bagus buat investasi jangka panjang karena semuanya kembali lagi ke preferensi, tujuan keuangan, dan budget yang kamu punya. 

Intinya, emas berbentuk fisik seperti batangan, koin Dinar, atau perhiasan lebih recommended buat kamu yang punya modal lebih banyak. 

Sementara itu, emas digital cocok untuk kamu yang punya modal terbatas dan lebih ngutamain kemudahan bertransaksi. Yang paling penting, kamu konsisten sisihin sebagian dari pemasukan bulananmu buat nabung emas dalam jangka panjang.

Tertarik investasi emas digital? Sekarang, kamu bisa beli dengan gampang di aplikasi GoPay pakai promo Investasi GoPay! Yuk, buka aplikasi GoPay di smartphone-mu dan mulai bangun portofolio keuangan dari sekarang demi goals masa depan!

FAQ Jenis Emas

Q: Apa saja keuntungan utama memilih investasi emas digital dibanding emas fisik?
A: Emas digital tidak memerlukan biaya pembuatan/cetak fisik, tidak membutuhkan biaya sewa safe deposit box, terhindar dari risiko pencurian fisik di rumah, serta dapat dibeli mulai dari pecahan nominal yang sangat kecil secara real-time.

Q: Berapa kadar kemurnian emas batangan dan koin Dinar?
A: Emas batangan umumnya memiliki tingkat kemurnian hingga 99,99% (24 karat). Sementara itu, 1 koin Dinar setara dengan 4,25 gram emas dengan kadar kemurnian berkisar antara 22 karat (91,7%) hingga 24 karat (99,9%).

Q: Mengapa kadar emas pada perhiasan (kuning/putih) lebih rendah dari emas batangan?
A: Emas perhiasan biasanya berkadar 18–22 karat karena harus dicampur dengan logam lain (seperti tembaga, nikel, atau perak) agar bentuknya lebih padat, kuat, dan tidak mudah berubah bentuk saat dikenakan sehari-hari.

Q: Bagaimana cara menjaga nilai jual perhiasan emas putih agar tetap tinggi?
A: Simpan surat bukti transaksi toko secara aman, dan lapisi ulang (re-plating) perhiasan secara berkala dengan rhodium setiap 1–3 tahun sekali di toko emas untuk menjaga kilau mewahnya.

Q: Bagaimana cara mulai berinvestasi emas digital secara aman dan praktis?
A: Kamu bisa langsung membeli dan membangun portofolio tabungan emas digital dengan modal terjangkau serta memanfaatkan promo investasi di aplikasi GoPay.

Artikel Terkait