QRIS vs Kartu Debit, Mana yang Lebih Praktis untuk Transaksi Sehari-hari?

12 May 2026

•

3 min

QRIS vs kartu debit

Ringkasan:

  • Metode dan Aksesibilitas: QRIS hanya memerlukan ponsel dan koneksi internet, menjadikannya sangat mudah ditemukan hingga ke pedagang kaki lima (UMKM). Sebaliknya, kartu debit memerlukan kartu fisik dan mesin EDC yang umumnya hanya tersedia di toko besar atau pusat perbelanjaan.
  • Kecepatan dan Pengalaman Transaksi: QRIS unggul dalam kecepatan transaksi nirkontak yang instan, sementara kartu debit kini mulai mengejar lewat fitur contactless (tap). Namun, QRIS memberikan kenyamanan lebih karena pengguna tidak perlu membawa kartu fisik di dalam dompet.
  • Promo dan Pencatatan Keuangan: QRIS lebih sering menawarkan promo cashback atau diskon tanpa syarat minimal belanja yang tinggi, serta menyediakan riwayat transaksi dengan nama toko yang lebih jelas. Hal ini memudahkan pemantauan anggaran harian dibandingkan kartu debit.

Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)


Lagi asyik belanja di mall atau jajan di pinggir jalan, tiba-tiba kamu bingung mau bayar pakai apa? Zaman sekarang, metode pembayaran cashless memang udah makin beragam dan bikin hidup jadi lebih simpel.

Dua pilihan paling populer saat ini adalah QRIS dan kartu debit yang masing-masing punya kelebihannya sendiri. Penasaran apa beda QRIS vs kartu debit? Yuk, kita cari tau bareng-bareng di sini biar kamu tau mana yang paling oke buat aktivitas sehari-harimu!

BACA JUGA: Keuntungan Pakai QRIS untuk Traveler

1. Cara kerja

Cara kerja

Cara kerja | Sumber: Unsplash.com/towfiqu999999

Perbedaan pertama antara QRIS vs kartu debit ada di cara kerjanya. Cara kerja QRIS itu simpel banget karena kamu cuma butuh modal HP dan koneksi internet. 

Untuk bayar ini itu, kamu cukup buka aplikasi pembayaran, pindai kode QR, masukkan nominal pembayaran (opsional, karena terkadang ada merchant yang input nominalnya sendiri biar kamu tinggal scan), dan konfirmasi pembayaran.

Dengan begitu, kamu nggak perlu lagi bongkar dompet cuma buat cari kartu ATM yang nyelip di antara kartu lainnya.

Di sisi lain, kalau mau bayar pakai kartu debit, kamu harus bawa kartu tersebut ke mana pun kamu pergi. Terus, kamu perlu kasih kartunya ke kasir supaya mereka bisa masukkan kartunya ke mesin EDC, terus kamu harus input PIN.

Tapi, sekarang kamu bisa tap sendiri kartu debit di mesin EDC dan nggak perlu ketik PIN secara manual lagi kalau kartumu udah mendukung contactless payment.

2. Kecepatan transaksi

Kecepatan transaksi

Kecepatan transaksi | Sumber: Unsplash.com/markuswinkler

Kalau ngomongin soal kecepatan, QRIS jelas lebih unggul kalau koneksi internet di HP kamu lagi stabil. Sekali pindai, notifikasi pembayaran sukses akan langsung muncul di layar HP kamu dalam hitungan detik.

Jadi, kamu nggak perlu menunggu mesin EDC mengeluarkan setruk kertas kalau memang merasa sedang terburu-buru.

Tapi, kartu debit juga nggak kalah cepat kalau mesin EDC yang digunakan udah menggunakan teknologi terbaru. Contohnya, fitur contactless yang udah dibahas sebelumnya.

3. Aksesibilitas

Aksesibilitas

Aksesibilitas | Sumber: Commons.wikimedia.org/NFarras

Aksesibilitas juga jadi pembeda utama QRIS vs kartu debit. Kamu akan lebih gampang nemuin pedagang kecil atau UMKM di pinggir jalan yang menerima pembayaran lewat QRIS karena mereka cuma perlu cetak kode QR sekali. Nggak perlu langganan mesin mahal!

Sementara itu, kartu debit butuh mesin EDC di meja kasir. Umumnya, mesin ini hanya tersedia di toko-toko yang udah lebih mapan, misalnya di mall. 

Wajar, soalnya supaya bisa pasang mesin EDC, penjual harus bayar biaya tertentu. Makanya, kamu mungkin bakal kesulitan nemuin mesin EDC di pasar tradisional atau warung kelontong kecil.

4. Ketersediaan promo

Ketersediaan promo

Ketersediaan promo | Sumber: Unsplash.com/tamanna_rumee

Promo di era cashless kayak sekarang itu udah berlimpah banget, tapi QRIS tetap jadi juaranya.

Kini, ada banyak aplikasi dompet digital yang kasih promo berupa diskon atau cashback kalau kamu bayar pakai QRIS. Ini tentu membantu banget buat kamu yang mau healing tanpa takut pengeluaran bulanan jadi boros.

Memang, kartu debit juga punya berbagai promo yang nggak kalah menarik, biasanya lebih ke arah kerja sama dengan restoran atau brand tertentu. Misalnya, kamu bisa aja dapetin diskon gede kalau makan di restoran besar atau belanja di supermarket rekanan bank.

Tapi, promo tersebut sering kali punya syarat minimal transaksi yang cukup besar, sehingga beda dari QRIS.

5. Kemudahan melacak transaksi

Kemudahan melacak transaksi

Kemudahan melacak transaksi | Sumber: Unsplash.com/jonasleupe

Malas mencatat pengeluaran harian secara manual di buku atau aplikasi Notes yang bikin pusing? Untungnya, buat pembayaran dengan QRIS maupun kartu debit, semua transaksimu akan tercatat secara otomatis.

Kamu bisa cek semua riwayat pengeluaranmu lewat satu aplikasi. Tapi, terkadang riwayat transaksi pakai kartu debit di aplikasi mobile banking hanya menampilkan kode atau nama toko dalam format yang sedikit bikin bingung.

Hal ini berbeda dari riwayat transaksi QRIS di aplikasi e-wallet yang nunjukkin nama toko dengan lebih jelas.

BACA JUGA: Kenapa Transaksi Non-Tunai Makin Jadi Pilihan Sehari-hari

Jadi, setelah bandingin QRIS vs kartu debit, enaknya pilih yang mana? Sederhananya, QRIS cocok banget buat kamu yang mau transaksi harian lebih cepat, praktis, dan nawarin lebih banyak promo menarik. Apalagi, kalau nominal pembayarannya nggak terlalu gede.

Sementara itu, kartu debit lebih recommended untuk belanja dalam jumlah besar atau saat HP kamu lagi lowbat. Intinya, baik QRIS maupun kartu debit punya kelebihan masing-masing yang bisa saling melengkapi dalam aktivitas ekonomi kamu sehari-hari.

Udah fiks mau bayar ini itu pakai QRIS? Coba aplikasi GoPay aja! Proses pembayarannya cuma butuh waktu beberapa detik, dan kamu bisa pakai di banyak merchant di seluruh pelosok Indonesia.

Apalagi, GoPay juga punya fitur Laporan Pengeluaran yang bisa bantu kamu memantau budget dengan lebih gampang. Penasaran? Yuk, coba sendiri di aplikasinya!

Artikel Terkait