Apa Itu Deposito dan Bagaimana Cara Kerjanya? Simak Penjelasannya!

6 March 2026

•

3 min

Apa itu deposito

Pernah ngerasa sayang melihat uang cuma numpang lewat di rekening tabungan biasa? Tunggu dulu, karena sebenarnya kamu bisa memutar uang tersebut biar makin berkembang, dan nggak perlu acara pusing tujuh keliling memantau grafik naik turun!

Soalnya, sekarang udah ada deposito yang jadi salah satu instrumen favorit masyarakat Indonesia. Kenapa bisa populer? Dengan deposito, uang kamu bisa bekerja sendiri menghasilkan keuntungan sambil tetap terjaga keamanannya.

Memangnya, apa itu deposito? Yuk, kita kupas tuntas di sini bareng-bareng biar makin paham!

BACA JUGA: Cara Berinvestasi untuk Pemula

Apa Itu Deposito?

Apa Itu Deposito

Apa Itu Deposito | Sumber: Pexels.com/@tima-miroshnichenko

Simpelnya, deposito adalah produk tabungan di bank yang penyetorannya bisa dilakukan kapan pun. Tapi, kamu cuma bisa menarik uangnya pada waktu yang udah disepakati dengan bank di awal.

Kalau di tabungan biasa, kamu bisa ambil uang kapan aja di ATM. Sementara itu, khusus buat rekening deposito, kamu berjanji kepada bank untuk menyimpan uang tersebut dalam jangka waktu tertentu.

Apa untungnya deposito buat menabung dibanding rekening tabungan biasa? Jawabannya ada pada bunganya. Deposito biasanya menawarkan suku bunga yang jauh lebih tinggi daripada rekening tabungan konvensional. 

Selain itu, buat kamu yang profil risikonya rendah alias nggak mau rugi, deposito adalah pilihan terbaik. Pasalnya, bunga deposito itu bersifat tetap. Jadi, kamu nggak perlu khawatir dengan fluktuasi pasar yang nggak menentu.

Cara Kerja Deposito

Cara Kerja Deposito

Cara Kerja Deposito | Sumber: Pexels.com/@cottonbro

Habis memahami apa itu deposito, sekarang kita kenalan sama cara kerjanya. Sama sekali nggak ribet, kok!

Prosesnya dimulai saat kamu menyetorkan sejumlah dana awal ke bank. Saat itu juga, kamu harus menentukan berapa lama kamu mau menyimpan uang tersebut, atau yang biasa disebut tenor. Pilihannya ada 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12-24 bulan.

Setelah mencapai kesepakatan, dana kamu akan dikunci oleh pihak bank selama masa tenor tersebut. Selagi uangmu dikunci, bank akan memberikan bunga tetap sebagai imbalan karena kamu sudah memercayakan dana tersebut untuk diputar oleh bank. 

Terus, uang dan bunganya baru bisa kamu ambil secara utuh setelah masa tenor berakhir atau jatuh tempo. Semakin lama kamu menyimpan uang di deposito, biasanya bunganya pun makin gede.

Cara Memilih Deposito untuk Pemula

Kalau sekarang kamu mulai tertarik dan bertanya-tanya gimana cara mulai menabung di deposito, jangan terburu-buru. Memahami apa itu deposito saja belum cukup; kamu juga perlu tahu cara memilihnya agar cuan maksimal. Ini caranya!

1. Pastikan bank sudah dijamin LPS

Keamanan adalah harga mati. Sebelum menaruh uang, pastikan bank pilihan kamu sudah menjadi peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Dengan adanya jaminan dari LPS, uang kamu tetap aman meskipun terjadi sesuatu pada bank tersebut, asalkan nilai simpanan dan bunganya masih masuk dalam batas yang ditentukan LPS, yaitu Rp2 miliar.

2. Bandingkan suku bunga 

Cara Memilih Deposito untuk Pemula

Cara Memilih Deposito untuk Pemula | Sumber: Pexels.com/@pixabay

Meski deposito cocok untuk pemula karena bunganya yang tetap, jangan lupa bahwa setiap bank punya kebijakan bunga yang berbeda-beda. Jadi, jangan malas untuk melakukan riset kecil-kecilan dan membandingkan suku bunga deposito dari beberapa bank.

Sekali kamu tanda tangan kontrak dengan bunga tertentu, angka itu nggak akan berubah sampai akhir periode, apa pun kondisi ekonominya.

3. Perhatikan syarat setoran dana awal

Cara Memilih Deposito untuk Pemula

Cara Memilih Deposito untuk Pemula | Sumber: Pexels.com/@ahsanjaya

Dulu, buka deposito butuh modal gede yang bikin dompet nangis. Tapi, sekarang zaman udah berubah! Kini, ada banyak bank atau platform keuangan yang menawarkan syarat setoran awal super terjangkau. Alias, mulai dari ratusan ribu rupiah aja.

Kuncinya, pilihlah yang paling sesuai dengan kondisi keuangan kamu saat ini supaya nggak merasa terbebani.

4. Pertimbangkan tenor yang tersedia

Cara Memilih Deposito untuk Pemula

Cara Memilih Deposito untuk Pemula | Sumber: Pexels.com/@towfiqu-barbhuiya-3440682

Nggak kalah penting, sesuaikan juga tenor deposito dengan tujuan keuangan kamu. Kalau kamu berencana pakai uang tersebut untuk liburan tahun depan, pilihlah tenor 12 bulan. 

Tapi, kalau kamu merasa mungkin butuh uang tersebut dalam waktu dekat untuk dana darurat, pilihlah tenor yang lebih pendek seperti 1 atau 3 bulan saja.

5. Pelajari sistem pencairan dana deposito yang berlaku

Terakhir, jangan lupa cek apa yang terjadi kalau kamu terpaksa mencairkan deposito sebelum waktunya. Soalnya, biasa bank akan mengenakan denda atau penalti berupa pemotongan bunga atau biaya administrasi lainnya.

BACA JUGA: Rekomendasi Investasi Bagi Pemula

Deposito bisa jadi langkah awal yang aman buat kamu belajar menabung sekaligus berinvestasi. 

Dengan memahami apa itu deposito dan cara kerjanya secara mendalam, kamu bisa mengelola keuangan secara lebih strategis biar hasil investasimu lebih maksimal dan tujuan finansialmu cepat tercapai.

Buat kamu yang ingin memulai tanpa ribet dan praktis lewat smartphone, kamu bisa banget buka akun GoPay Deposito by Jago. Caranya gampang banget, fiturnya lengkap, dan pastinya aman. 

Apalagi, sering ada promo GoPay Deposito yang menarik dan tentunya bisa bikin tabungan kamu makin berkembang. Yuk, mulai menabung dari sekarang!

Artikel Terkait