Ngomongin soal metode pembayaran beli sekarang bayar nanti, paylater dan kartu kredit selalu jadi pilihan. Keduanya nawarin kemudahan berbelanja yang bikin banyak orang tergiur. Dengan paylater dan kartu kredit, kamu bisa beli barang saat ini juga meskipun uangmu belum cukup. Enaknya lagi, kamu bisa bayar bulan depan atau dicicil sampai beberapa bulan.
Terus, apa bedanya? Biar gak salah pilih, langsung simak perbedaan paylater vs kartu kredit di bawah ini, yuk!
BACA JUGA: Paylater Itu Apa
Apa Itu Paylater?

Apa Itu Paylater? (Source: shutterstock.com/Paylater)
Pernah denger slogan “beli sekarang, bayar nanti”? Slogan paylater ini populer banget dan sering kamu temukan saat belanja di e-commerce. Paylater adalah metode pembayaran yang memungkinkan kamu membeli barang atau jasa yang dibutuhkan, lalu membayarnya di kemudian hari sesuai tenor yang dipilih.
Layanan paylater bisa kamu gunakan di berbagai platform, mulai dari e-commerce, fintech, aplikasi traveling, hingga e-wallet. Proses aktivasinya pun relatif cepat karena dilakukan langsung lewat aplikasi, tanpa perlu datang ke kantor atau bank.
Apa Itu Kartu Kredit?

Apa Itu Kartu Kredit? (Source: shutterstock.com/Credit Card)
Kartu kredit adalah Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) yang diterbitkan oleh bank dan dapat digunakan untuk berbagai transaksi. Perlu kamu tau, kartu kredit menggunakan sistem pinjaman. Artinya, kamu bakal dapet akses ke layanan kredit dari bank sehingga bisa meminjam uang sampai batas waktu dan limit yang udah disepakati.
Selain untuk belanja, kartu kredit juga bisa digunakan untuk tarik tunai. Tapi, ada biaya tambahan yang cukup besar, yaitu 4-6% dari jumlah uang tunai yang kamu ambil menurut OCBC. Belum lagi, ada bunga penarikan tunai yang dikenakan.
Perbedaan Paylater vs Kartu Kredit
Walaupun paylater dan kartu kredit punya cara kerja yang mirip, tetap aja ada perbedaan yang mencolok dari keduanya, antara lain:
1. Syarat Pengajuan
Pengajuan paylater memang lebih mudah daripada kartu kredit. Cukup daftar lewat aplikasi dan siapin KTP untuk proses verifikasi. Kamu bisa upload soft file atau mengambil foto KTP secara langsung. Gampang banget, kan?
Sementara itu, pengajuan kartu kredit cenderung lebih ketat. Kamu harus datang ke bank untuk mendapatkan kartu kredit. Persyaratan dokumen juga lebih banyak, yaitu KTP, NPWP, slip gaji, dan surat keterangan kerja. Semua dokumen ini bakal dipakai buat menilai kemampuan finansialmu.
2. Bunga Paylater
Dilansir dari OCBC, bunga paylater umumnya lebih tinggi daripada kartu kredit, yaitu mencapai 2,25% hingga 4% per bulan. Tapi, jangan khawatir karena beberapa layanan paylater nawarin bunga 0% buat tenor pendek seperti 1 bulan. Jadi, makin panjang tenor yang kamu pilih, makin besar bunga yang dikenakan.
Dibandingkan paylater, bunga kartu kredit hanya 1,75% per bulan. Ini udah mencapai batas maksimal yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Besaran bunga juga lebih stabil dan sama untuk semua kartu kredit.
3. Limit Paylater
Limit paylater biasanya lebih besar dan bakal terus bertambah asalkan kamu bayar tagihan tepat waktu. Bahkan, ada fintech yang langsung ngasih limit hingga puluhan juta rupiah setelah paylater aktif.
Limit kartu kredit ditentukan oleh bank berdasarkan kemampuan finansial, seperti penghasilan setiap bulan. Makanya, limit kartu kredit lebih bervariasi karena setiap orang punya limit yang berbeda.
4. Biaya Tahunan
Ternyata, kamu gak bakal dikenakan biaya tahunan kalau pakai paylater. Namun, ada biaya tambahan untuk transaksi menggunakan paylater. Kalau terlambat bayar tagihan, akibatnya bisa fatal, lho! Kamu bakal dikenakan denda yang cukup besar.
Berbeda dengan paylater, biaya tahunan (annual fee) kartu kredit lebih beragam, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Besaran biayanya tergantung jenis kartu. Bahkan, ada juga kartu kredit yang bebas biaya tahunan seumur hidup.
BACA JUGA: Keuntungan GoPay Later
5. Tenor Cicilan
Paylater nawarin tenor cicilan yang relatif singkat, mulai dari 1 hingga 12 bulan. Sayangnya, paylater gak punya opsi pembayaran minimum seperti kartu kredit. Jadi, tagihan harus dibayar sesuai jumlah yang ditentukan.
Kartu kredit nawarin tenor yang lebih panjang, bahkan mencapai 24 bulan. Untungnya lagi, kamu bisa bayar dalam jumlah minimum dan mencicil sisa tagihan. Kalau mau menghindari bunga, kamu bisa juga melunasi seluruh tagihan.
6. Keamanan Paylater
Dari sisi keamanan, paylater udah dilengkapi fitur OTP dan notifikasi transaksi. Kamu bisa memantau aktivitas akun melalui smartphone dengan mudah. Transaksi yang kamu lakukan juga dijamin aman.
Kartu kredit punya tingkat keamanan yang lebih ketat karena dilengkapi fitur tambahan. Contohnya, two-factor authentication, OTP, dan notifikasi real-time untuk memantau setiap transaksi. Tujuannya adalah mengurangi risiko penyalahgunaan kartu.
7. Akses Layanan
Paylater hanya bisa dipakai buat belanja di platform atau merchant tertentu yang udah bekerja sama dengan penyedia paylater. Artinya, penggunaannya lebih terbatas dan belum bisa kamu pakai untuk transaksi di luar negeri.
Sebaliknya, kartu kredit udah punya jaringan internasional sehingga bisa digunakan untuk transaksi di dalam dan luar negeri. Cocok banget buat kamu yang sering traveling ke luar negeri dan pengen belanja lebih leluasa.
8. Promo & Benefit
Paylater sering nawarin promo menarik seperti cashback dan cicilan ringan. Contohnya, kamu bisa dapet cashback GoPay Coins kalau bayar pakai GoPay Later. Belanja kebutuhanmu gak perlu ditunda lagi deh karena bayarnya bisa nanti aja.
Promo kartu kredit biasanya lebih banyak, mulai dari diskon dan cashback di merchant tertentu. Terus, kamu juga bisa nikmatin fasilitas airport lounge dan transportasi bandara yang nyaman banget buat bepergian.
BACA JUGA: GoPay Later Gojek
Paylater maupun kartu kredit sama-sama ngasih kemudahan bertransaksi buat kamu yang pengen beli barang, tapi bayarnya belakangan. Tapi inget, harus bijak dalam menggunakannya. Jangan sampai kalap karena tagihanmu bakal membengkak dan malah terjerat utang.
Biar beli semua kebutuhan dan barang impian makin mudah, pakai GoPay Later aja. Kamu bisa pakai buat check out di Tokopedia, bayar layanan di Gojek, transaksi melalui GoPay, dan belanja di merchant. Skema pembayarannya beragam, bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu.
Yuk, aktifin dan pakai GoPay Later buat transaksi yang lebih fleksibel! Penuhi kebutuhan dan beli barang impianmu dijamin lebih praktis!







