Bosan dengan Laut? Ini 10 Rekomendasi Tempat Wisata di Bali Selain Pantai yang Tak Kalah Indah

23 July 2026

8 min

Tempat wisata di bali selain pantai

Ringkasan:

  • Sisi Lain Pesona Bali 2026: Pulau Dewata tidak hanya memikat lewat pesisir pantainya, tetapi juga menyimpan kekayaan wisata non-pantai yang melimpah, mulai dari udara sejuk pegunungan, hutan lindung yang rindang, hingga situs budaya kuno yang sarat sejarah.
  • 10 Destinasi Wisata Non-Pantai Terpopuler: Pilihan liburan tersebar di berbagai kawasan strategis, mencakup wisata alam dan petualangan (Alas Harum, Air Terjun Banyumala, Hidden Canyon Beji Guwang, Taman Nasional Bali Barat), situs budaya dan religi purbakala (Pura Ulun Danu Beratan, Pura Tirta Empul, GWK), hingga pelestarian adat serta sejarah lokal (Desa Wisata Penglipuran, Ubud Monkey Forest, Museum Bali).
  • Solusi Praktis Kulineran dan Plesiran: Menjelajahi berbagai spot wisata alam dan budaya di Bali kini jauh lebih efisien, aman, dan bebas ribet uang tunai berkat kemudahan pembayaran menggunakan QRIS GoPay di Aplikasi GoPay.

Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)


Apa yang kamu pikirin pas dengar kata Bali? Pasti kamu langsung kebayang indahnya deburan ombak dan sunset di pantai Pulau Dewata. Tapi, tahukah kamu kalau masih ada banyak tempat wisata di Bali selain pantai?

Jangan salah sangka dulu! Wisata alam Bali selain pantai juga nggak kalah cantik dengan udara segar dan suasana rindang. Jadi, kamu bisa banget mampir ke sana kalau pengin ganti suasana dari pasir dan laut.

Di mana aja destinasi Bali selain pantai? Biar nggak bingung pas rencanain perjalananmu, langsung aja simak rekomendasi ini sampai habis, yuk!

BACA JUGA: Ide Liburan Keluarga

1. Pura Ulun Danu Beratan

Pura Ulun Danu Beratan

Pura Ulun Danu Beratan | Sumber: Unsplash.com/gronemo

Berdiri anggun di tepi danau, Pura Ulun Danu Beratan merupakan tempat wisata non-pantai Bali yang cukup populer. Kecantikannya bahkan pernah diabadikan pada uang kertas Rp50.000 tahun emisi 2005. Itu, lho, yang ada gambar I Gusti Ngurah Rai.

Indahnya pura dengan gaya arsitektur tradisional khas Bali ini cocok banget jadi latar belakang selfie maupun jalan-jalan santai di hari yang cerah. 

Uniknya, Pura Lingga Petak di sini punya tiga tingkat atap meru. Di dalamnya terdapat sumur keramat yang menyimpan air suci Tirta Ulun Danu. 

Bahkan, kamu juga bisa sewa perahu tradisional buat keliling Danau Beratan di sekitar pura! Udara pegunungan yang bersih dijamin bikin kamu betah healing di sini. 

Oh iya, jangan lupa membawa jaket tipis saat datang ke sini karena walau matahari terik, angin di Bedugul terkenal cukup dingin.

Alamat: Candikuning, Baturiti, Kab. Tabanan, Bali
Jam buka: 06.00-19.00 WITA (Senin-Minggu)
HTM: Rp20.000 (Anak-anak), Rp40.000-Rp50.000 (Dewasa)
📍 Google Maps Pura Ulun Danu Beratan

2. Desa Wisata Penglipuran

Desa Wisata Penglipuran

Desa Wisata Penglipuran | Sumber: Jadesta.kemenpar.go.id

Mau kenalan lebih dekat sama budaya tradisional masyarakat Pulau Dewata? Ada tempat wisata di Bali selain pantai yang wajib kamu datengin, yaitu Desa Wisata Penglipuran. Tempat ini dinobatkan sebagai salah satu desa terbersih di dunia, lho! Keren, kan?

Setibanya di sini, kamu bakal langsung disambut tata permukiman yang rapi banget. Wajar, soalnya mereka menganut konsep kuno Tri Mandala yang menggambarkan keseimbangan antara alam manusia, alam bawah, dan alam para dewa.

Karena itu, setiap rumah warga di sini memiliki gerbang angkul-angkul dengan bentuk yang seragam. Suasana zaman dulu yang tenang langsung kerasa, deh! Para warga desa yang ramah sering mempersilakan para tamu masuk ke rumah buat melihat desain tradisionalnya.

Kalau kemari, kamu wajib cicipin minuman khas setempat bernama loloh cemcem yang terbuat dari daun klocing, gula, kelapa, dan asam jawa. Rasanya fresh banget dan bisa bantu meredakan panas dalam, lho! 

Rasa minumannya makin nikmat ditemani view hutan bambu rindang di belakang desa. Nggak heran kalau para turis berbondong-bondong mengincar pengalaman tersebut!

Alamat: Jl. Penglipuran, Kubu, Kec. Bangli, Kabupaten Bangli, Bali 80611
Jam buka: 08.00-18.30 WITA (Senin-Minggu)
HTM: Rp15.000 (Anak-anak), Rp25.000 (Dewasa)
📍 Google Maps Desa Wisata Penglipuran

3. Ubud Monkey Forest

Ubud Monkey Forest

Ubud Monkey Forest | Sumber: Unsplash.com/aj5photos

Kalau kamu suka satwa lucu dan alam rimbun di Ubud, nggak ada salahnya coba mampir ke Ubud Monkey Forest. Kawasan hutan suci ini merupakan destinasi Bali selain pantai yang jadi rumah bagi ribuan kera putih berekor panjang. Spesies mereka terhitung cukup langka.

Di dalam areanya yang teduh seluas 12,5 hektar, kamu bisa mengagumi 3 pura kuno yang bersejarah, foto-foto di jembatan kayu estetik yang dikelilingi pepohonan rindang, atau berinteraksi dengan para monyet lucu.

Tapi, kalau kamu mau main sama kera yang ada di Ubud Monkey Forest, jangan bawa makanan ringan supaya nggak diambil, jangan menatap mata mereka secara langsung karena dianggap menantang, dan pastikan tasmu selalu tertutup rapat.

Terakhir dan nggak kalah penting, jangan terlalu mendekati monyet jika mereka nggak mau. Cukup jaga jarak aman dan selalu ikuti panduan dari staf yang bertugas, ya!

Alamat: Jl. Monkey Forest, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571
Jam buka: 09.00-17.00 WITA (Senin-Minggu)
HTM: Rp60.000 (Anak-anak), Rp90.000 (Dewasa)
📍 Google Maps Ubud Monkey Forest

4. Alas Harum

Alas Harum

Alas Harum | Sumber: Alasharum.com

Jalan keliling sawah di dataran rendah udah biasa. Kalau kamu mau pengalaman unik, ini pertanda kamu mesti liburan ke Alas Harum di kawasan Tegallalang. Tempat wisata di Bali selain pantai ini terkenal dengan view sawah terasering berundak yang indah.

Tapi, apa yang bikin Alas Harum berbeda dari trekking sawah di Ubud pada umumnya? Kamu bisa cobain wahana ekstrem seperti naik ayunan raksasa atau sepeda gantung yang tinggi di atas udara! Jadi, pemandangan sawahnya kelihatan lebih luas.

Setelah puas cari adrenalin, kamu bisa santai di Cretya Ubud, sebuah day club premium di kawasan Alas Harum dengan kolam renang bertingkat menghadap sawah. Suasananya yang mewah bikin liburanmu makin berkesan.

Selain itu, kamu juga berkesempatan belajar tentang proses pembuatan kopi luwak tradisional secara langsung dari para ahlinya. Mau beli biji kopinya buat dibawa pulang sebagai oleh-oleh? Bisa banget!

Alamat: Jl. Raya Tegallalang, Tegallalang, Kec. Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali 80561
Jam buka: 07.00-19.00 WITA (Senin-Minggu)
HTM: Rp50.000-Rp450.000
📍 Google Maps Alas Harum

5. Garuda Wisnu Kencana

Garuda Wisnu Kencana

Garuda Wisnu Kencana | Sumber: Unsplash.com/antonianicoletta

Tempat seru berikutnya yang wajib dikunjungi adalah GWK Bali, alias Garuda Wisnu Kencana. Sesuai namanya, di sini kamu bisa melihat patung raksasa Dewa Wisnu menunggangi Garuda setinggi 122 meter karya seniman Nyoman Nuarta.

Di samping patung GWK yang megah, kamu juga bisa nikmatin pemandangan tebing kapur yang indah. Terus, kalau kamu datang di sore hari, jangan lewatkan pertunjukan tari kecak di amphitheater yang selalu ramai oleh turis.

Tertarik kemari? Jangan lupa pakai topi dan kacamata buat melindungi wajah karena cuaca di bukit kapur sekitaran GWK cukup terik.

Alamat: Jl. Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Kab. Badung, Bali 80364
Jam buka: 09.00-21.00 WITA (Senin-Minggu)
HTM: Rp60.000-Rp400.000
📍 Google Maps Garuda Wisnu Kencana

BACA JUGA: Rekomendasi Liburan di Bali

6. Pura Tirta Empul

Pura Tirta Empul

Pura Tirta Empul | Sumber: Unsplash.com/ismailhamzahk

Semisal kamu mau healing dengan suasana tenang dan jauh dari keramaian, saatnya ke Pura Tirta Empul! Pura kuno di kawasan Tampaksiring ini udah berdiri sejak abad ke-10 dan terkenal punya sumber mata air yang jernih.

Psst, sumber mata air di sini sering dipakai buat ritual melukat, dan para turis bisa mencobanya. Melukat berarti kamu membasuh diri di bawah pancuran air kolam penyucian. Airnya dipercaya bisa mengalirkan energi positif buat membersihkan jiwa ragamu.

Kalau kamu mau ikutan melukat, pastikan kamu pakai kain kemben yang udah termasuk dalam harga tiket masuk Pura Tirta Empul. Terus, tinggal ikuti arahan dari pemandu yang berjaga soal urutan pancuran buat membasuh badan, deh.

Setelah melukat, kamu bisa melihat ribuan ikan koi yang cantik di kolam besar yang ada di bagian belakang pura. Selain foto-foto, kamu juga bisa kasih mereka makan pakan ikan khusus yang dijual oleh petugas setempat.

Alamat: Tampaksiring, Kab. Gianyar, Bali 80552
Jam buka: 08.00-18.00 WITA (Senin-Minggu)
HTM: Rp30.000
📍 Google Maps Pura Tirta Empul

7. Air Terjun Kembar Banyumala

Air Terjun Kembar Banyumala

Air Terjun Kembar Banyumala | Sumber: Unsplash.com/entravink

Siapa bilang wisata air terjun cuma ada di Bogor dan sekitarnya? Justru, ada wisata alam Bali selain pantai berupa Air Terjun Kembar Banyumala di daerah Wanagiri! Namanya diambil dari aliran air yang turun secara berdampingan.

Suasana di air terjun ini cukup sunyi dan tenang, plus kolam di bagian dasar air terjunnya dingin banget. Wah, cocok banget buat berenang dan ngadem! Apalagi, kalau kamu datang sebelum jam 10 pagi.

Memang, untuk mencapai area air terjun, kamu harus trekking dulu. Tapi, kamu nggak bakal bosan di sepanjang perjalanan karena ada pemandangan pepohonan hijau yang fresh dan suara kicauan burung yang merdu.

Alamat: Wanagiri, Sukasada, Kab. Buleleng, Bali 81161
Jam buka: 08.00-18.00 WITA (Senin-Minggu)
HTM: Rp10.000
📍 Google Maps Air Terjun Kembar Banyumala

8. Hidden Canyon Beji Guwang

Hidden Canyon Beji Guwang

Hidden Canyon Beji Guwang | Sumber: Instagram.com/hiddencanyonbejiguwang

Kalau Amerika Serikat punya Grand Canyon, Bali juga nggak ketinggalan dengan Hidden Canyon Beji Guwang! Buat kamu yang ngaku suka petualangan ekstrem, wajib banget mampir ke tempat wisata non-pantai Bali yang satu ini. Kenapa?

Di sini, kamu akan diajak menyusuri ngarai dengan merayapi tebing batu, melompati bebatuan licin, dan menerobos aliran air sungai jernih. Jadi, demi keamanan, kamu wajib menyewa pemandu lokal yang tahu seluk-beluk medannya.

Selain itu, kamu juga harus amanin barang-barang elektronikmu di dalam tas anti-air karena aliran air sungai di sini kadang bisa setinggi dada orang dewasa. Tapi, dijamin sensasi petualangannya bakal bikin nagih.

Habis lelah berpetualang, kamu bakal melewati pemandangan sawah yang asri. Di sana, kamu bisa bertegur sapa dengan para petani setempat.

Alamat: Jl. Sahadewa, Banjar Wangbung, Guwang, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali 80582
Jam buka: 08.00-16.30 WITA (Senin-Minggu)
HTM: Rp180.000
📍 Google Maps Hidden Canyon Beji Guwang

9. Taman Nasional Bali Barat

Taman Nasional Bali Barat

Taman Nasional Bali Barat | Sumber: Lovebali.baliprov.go.id

Taman Nasional Bali Barat adalah kawasan konservasi alam yang melindungi ekosistem alami di Bali. Di sini, kamu bisa lihat burung jalak bali yang langka, sabana, dan hutan mangrove rimbun. Mau sambil sepedaan atau jalan kaki? Pilih aja sesuai selera!

Oh iya, destinasi Bali selain pantai di kawasan Gerokgak ini juga berfungsi sebagai pintu  masuk menuju Pulau Menjangan, lho. Kalau mau ke sana, kamu bisa sewa perahu kayu penyeberangan dari pelabuhan terdekat.

Selain ketemu sama flora dan fauna yang langka di daratan, kamu juga bisa lihat terumbu karang dan ikan berwarna-warni di bawah laut. Nggak mau menyelam? Tenang, pemandangan rusa liar di sekitar pantai bakal menemani waktu santaimu.

Alamat: Sumber Klampok, Gerokgak, Kab. Buleleng, Bali 81155
Jam buka: 08.00-17.00 WITA (Senin-Minggu)
HTM: Rp20.000-Rp30.000
📍 Google Maps Taman Nasional Bali Barat

10. Museum Bali

Museum Bali

Museum Bali | Sumber: Pariwisata.denpasarkota.go.id

Kawasan Denpasar emang terkenal sebagai surganya pantai di Bali. Tapi, masih ada banyak tempat wisata di Bali selain pantai yang bisa kamu temuin di sana, kok! Salah satunya yang kaya akan sejarah adalah Museum Bali.

Arsitektur bangunannya megah seperti istana kerajaan kuno Bali yang indah. Bahkan, di bagian tengah kompleks museum tersebut ada taman yang asri buat bersantai dan foto-foto.

Kalau kamu main ke area dalamnya, kamu bakal disambut koleksi perkembangan peradaban masyarakat Bali yang lengkap banget. Ada alat rumah tangga dari zaman prasejarah, replika pakaian tradisional, sampai senjata kuno.

Alamat: Jl. Mayor Wisnu No.1, Dangin Puri, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80232
Jam buka: 08.00-16.30 WITA (Senin-Minggu); hari libur nasional tutup
HTM: Rp5.000 (Pelajar), Rp10.000 (Mahasiswa), Rp20.000 (Anak-anak), Rp30.000 (Dewasa)
📍 Google Maps Museum Bali

BACA JUGA: Split Bill Liburan

Gimana, tempat wisata di Bali selain pantai itu beragam banget, kan? Jadi, di samping pemandangan pasir dan laut, kamu bisa nikmatin suasana hutan dan perbukitan yang lebih tenang.

Kalau kamu udah tau mau ke mana aja, jangan lupa bayar tiket masuk tempat wisata dan jajanan pakai QRIS GoPay! Dengan fitur tersebut, kamu nggak perlu lama nunggu kembalian karena cukup scan kode QR dengan kamera smartphone.

Setelah itu, transaksi langsung selesai dalam hitungan detik! Praktis abis, kan? Bahkan, kamu juga bisa berhemat pakai promo QRIS GoPay. Yuk, cobain sekarang!

FAQ Tempat Wisata di Bali Selain Pantai

Q: Mengapa wisatawan disarankan memakai jaket tipis saat berkunjung ke Pura Ulun Danu Beratan?
A: Pura Ulun Danu Beratan terletak di kawasan Bedugul yang berada di dataran tinggi pegunungan. Meskipun kondisi matahari sedang terik di siang hari, hembusan angin dan suhu udara di sekitar Danau Beratan terkenal cukup dingin dan menusuk, sehingga membawa jaket tipis akan membuat kunjungan Anda tetap nyaman.

Q: Apa saja aturan penting yang harus dipatuhi pengunjung demi keamanan saat berinteraksi dengan kera di Ubud Monkey Forest?
A: Demi menjaga keamanan bersama di kawasan Ubud Monkey Forest, pengunjung dilarang membawa makanan ringan secara terbuka agar tidak diincar oleh kera, dilarang menatap mata kera secara langsung karena dianggap sebagai tantangan, memastikan semua kompartemen tas tertutup rapat, serta selalu menjaga jarak aman dan tidak memaksa mendekati kera jika mereka menunjukkan tanda tidak nyaman.

Q: Daya tarik apa yang membuat Alas Harum Tegallalang berbeda dari sekadar jalur trekking sawah biasa di Ubud?
A: Selain menyajikan pemandangan sawah terasering berundak yang indah, Alas Harum menawarkan wahana pemacu adrenalin tinggi seperti ayunan raksasa (extreme swing) dan sepeda gantung. Di area ini pula terdapat Cretya Ubud (sebuah day club premium dengan kolam renang bertingkat) serta fasilitas edukasi untuk mempelajari proses pembuatan kopi luwak tradisional secara langsung.

Q: Perlengkapan apa saja yang wajib disiapkan oleh wisatawan sebelum mencoba petualangan ekstrem di Hidden Canyon Beji Guwang?
A: Karena medannya menantang—meliputi kegiatan merayap di tebing batu yang licin dan menerobos aliran sungai yang tingginya bisa mencapai dada orang dewasa—wisatawan wajib menyewa jasa pemandu lokal resmi. Pengunjung juga sangat disarankan mengenakan pakaian yang fleksibel, alas kaki anti-selip yang siap basah, serta membawa tas anti-air (waterproof bag) untuk melindungi barang elektronik.

Q: Bagaimana cara menggunakan Aplikasi GoPay untuk bertransaksi di loket wisata dan warung lokal di Bali secara hemat?
A: Saat akan melakukan pembayaran tiket masuk atau membeli jajanan khas, Anda hanya perlu membuka Aplikasi GoPay di ponsel, memilih ikon scan (pindai) QRIS, lalu mengarahkan kamera ke kode QRIS yang tersedia. Agar pengeluaran liburan makin ekonomis, Anda bisa memeriksa halaman "Promo" di dalam Aplikasi GoPay terlebih dahulu untuk mengaktifkan voucher potongan harga atau kupon cashback sebelum memindai kode tersebut.

Artikel Terkait