Tren Frugal Living vs Pelit, Ini Batasannya Supaya Nggak Menyiksa Diri

14 July 2026

•

4 min

tren frugal living

Ringkasan:

  • Esensi Tren Frugal Living 2026: Frugal living adalah gaya hidup hemat yang berfokus pada efisiensi keuangan jangka panjang demi mencapai target masa depan (seperti dana pensiun), serta sangat berbeda dengan sifat pelit atau kikir yang cenderung menyiksa diri demi menumpuk uang tanpa arah yang jelas.
  • Perbedaan Drastis Frugal Living vs Pelit: Orang hemat mengutamakan nilai kualitas barang agar awet, bersedia membayar demi kenyamanan produktivitas, bijak berinvestasi, dan tetap dermawan kepada sesama, sedangkan orang pelit hanya mencari harga termurah tanpa memedulikan kualitas, enggan berinvestasi, serta mengorbankan kesehatan demi uang.
  • Kemudahan Memulai Gaya Hidup Hemat Bersama GoPay: Menjalankan frugal living yang benar dapat diawali dengan melacak aliran dana menggunakan fitur Laporan Pengeluaran di Aplikasi GoPay untuk memantau grafik pengeluaran bulanan secara otomatis tanpa perlu mencatat manual.

Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)


Kalau kamu sering scrolling media sosial belakangan ini, kamu pasti pernah ketemu istilah tren frugal living. Memang, belakangan ini gaya hidup tersebut lagi populer karena banyak orang mulai sadar akan manfaatnya, seperti bikin keuangan sehat dan hidup bebas stres.

Dengan menerapkannya, kamu bisa ngumpulin dana pensiun atau tabungan masa depan lebih cepat. Asyik banget, kan? Tapi, jangan sampai kamu salah kaprah pas menerapkannya dalam keseharian.

Soalnya, banyak yang mengira tren frugal living itu berarti harus hidup kikir. Padahal, aslinya beda frugal living dan pelit itu cukup drastis, lho! Yuk, kita simak di sini!

BACA JUGA: Rekomendasi Buku Keuangan

1. Tujuan utama berhemat

Tujuan utama berhemat

Tujuan utama berhemat | Sumber: Unsplash.com/towfiqu999999

Buat perbedaan yang pertama, coba kita lihat dari tujuan utamanya dulu. Tren frugal living mengharuskanmu punya target keuangan jangka panjang yang jelas. Misalnya, pengin beli rumah sendiri tanpa utang atau pensiun di usia 50 tahun.

Sementara itu, orang pelit biasanya berfokus mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya tanpa arah, cuma gara-gara terdorong rasa takut nggak punya uang yang cukup. 

Berbeda dari orang yang menerapkan frugal living, mereka nggak punya rencana matang soal uang itu nantinya mau dipakai buat apa. Bagi mereka, asal angka di rekening bertambah, itu udah bikin puas.

2. Fokus saat membeli barang atau jasa

Fokus saat membeli barang atau jasa

Fokus saat membeli barang atau jasa | Sumber: Unsplash.com/charlesdeluvio

Apa hal lain yang bedain tren frugal living dan hidup pelit? Jawabannya ada di tujuan belanja. Orang hemat nggak masalah keluar uang sedikit lebih mahal di saat itu juga asalkan bisa dapat barang yang bagus dan awet dipakai bertahun-tahun.

Dengan kata lain, prinsip mereka adalah menghemat pengeluaran jangka panjang dengan beli barang berkualitas tinggi supaya nggak usah bolak-balik beli barang baru.

Sementara itu, orang pelit cuma peduli sama harga yang paling murah tanpa mikirin kualitas dan apakah barang itu cepat rusak atau nggak. Akhirnya, mereka malah sering tekor karena harus terus-terusan beli barang baru buat penggantinya.

3. Sikap terhadap orang lain

Sikap terhadap orang lain

Sikap terhadap orang lain | Sumber: Unsplash.com/yusronell

Tren frugal living juga berpengaruh pada sikapmu terhadap orang lain yang butuh bantuan mendesak dan mengharuskanmu keluar uang, lho! 

Orang hemat tetap punya anggaran khusus buat bantu sesama atau bersosialisasi. Sebab, mereka paham kalau hubungan baik dengan keluarga dan teman itu nggak ternilai harganya.

Jadi, kalau mereka harus bantu saudara dan teman dekat, mereka nggak bakal ragu-ragu. Hal ini beda banget sama kelakuan orang pelit. Biasanya, mereka langsung berkelit cari ribuan alasan buat menghindar pas ada kerabat yang butuh bantuan.

Alasannya, pikiran orang yang kikir selalu dipenuhi rasa rugi kalau harus mengeluarkan uang buat orang lain.

4. Pandangan terhadap investasi

Pandangan terhadap investasi

Pandangan terhadap investasi | Sumber: Unsplash.com/micheile

Bagaimana pandangan frugal living terhadap investasi? Tren frugal living benar-benar mendukung investasi jangka panjang untuk mengamankan keuangan di masa depan, misalnya dengan beli asuransi, emas, reksa dana, ikut kursus sertifikasi, atau kuliah S2.

Orang hemat beranggapan bahwa investasi adalah proteksi buat masa depan biar hidup jadi lebih aman dan tenang. Sebab, manfaat finansial dari investasi aset maupun investasi leher ke atas jauh lebih penting daripada kesenangan sesaat.

Tentu aja, orang pelit memegang prinsip kebalikannya. Mereka menganggap investasi itu cuma bisa mengurangi saldo tabungan di rekening karena pikiran mereka tertuju pada nominal uang sekarang.

5. Pandangan terhadap kenyamanan 

Pandangan terhadap kenyamanan

Pandangan terhadap kenyamanan | Sumber: Pexels.com/cottonbrostudio

Terakhir, saatnya kita lihat beda tren frugal living dengan hidup pelit soal pandangan terhadap kenyamanan hidup sehari-hari. 

Orang hemat nggak ragu bayar lebih demi menunjang produktivitas karena mereka sadar kenyamanan fisik dan mental itu investasi berharga. Contohnya, frugal living berarti beli kasur berkualitas yang agak mahal biar bisa tidur nyenyak dan badan tetap sehat. 

Sementara itu, orang pelit bakal enggan mengeluarkan uang demi kenyamanan. Mereka rela korbanin kesehatan atau waktu berharga demi menghemat beberapa Rupiah aja.

BACA JUGA: Tips Menyusun Skala Prioritas Keuangan Keluarga Saat Libur Panjang

Setelah tau beda frugal living dan pelit, kamu pasti nggak mau menyiksa diri sendiri, kan? Supaya nggak terjebak dalam mindset yang salah, kamu harus tahu cara mulai frugal living yang benar, yaitu dengan mengetahui uangmu udah dipakai buat apa aja.

Dari sana, kamu bisa mulai memangkas pengeluaran yang kurang penting dan mengalihkan uangmu buat hal yang lebih bermanfaat. Biar proses mencatat keuangan nggak bikin pusing, manfaatkan fitur Laporan Pengeluaran di aplikasi GoPay!

Melalui fitur tersebut, semua transaksi pakai GoPay bakal tercatat secara otomatis dan rapi. Jadi, nggak perlu repot lagi nulis pengeluaran satu per satu secara manual. Terus, kamu juga bisa lihat kategori pengeluaran terbesar dalam sebulan lewat grafik yang simpel!

FAQ Tren Frugal Living

Q: Apa perbedaan mendasar antara tujuan menabung orang yang menerapkan frugal living dengan orang yang pelit?
A: Orang yang menerapkan frugal living memiliki target keuangan jangka panjang yang spesifik dan terencana (misalnya pensiun dini atau membeli rumah tanpa utang). Sebaliknya, orang pelit mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya hanya karena didasari rasa takut kekurangan, tanpa ada rencana matang untuk apa uang tersebut digunakan.

Q: Mengapa pengikut gaya hidup frugal living tidak keberatan membeli barang yang sedikit lebih mahal?
A: Karena fokus mereka adalah nilai kegunaan jangka panjang (value for money). Mereka lebih memilih membeli barang yang berkualitas tinggi dan tahan lama meskipun sedikit mahal, daripada membeli barang murah namun cepat rusak yang justru akan membuat pengeluaran membengkak di kemudian hari.

Q: Bagaimana cara orang dengan prinsip frugal living memandang pentingnya investasi leher ke atas dan kesehatan tubuh?
A: Mereka memandang kenyamanan fisik, kesehatan mental, serta investasi leher ke atas (seperti kursus, sertifikasi, atau membeli kasur berkualitas tinggi) sebagai aset berharga untuk menunjang produktivitas kerja. Mereka paham bahwa menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan keahlian adalah proteksi terbaik demi masa depan yang aman.

Q: Bagaimana sikap seseorang yang menerapkan frugal living ketika ada kerabat dekat yang membutuhkan bantuan keuangan mendesak?
A: Seseorang yang hemat tetap memiliki alokasi anggaran khusus untuk bersosialisasi dan membantu sesama, karena mereka sadar hubungan baik dengan keluarga serta teman tidak bisa dinilai dengan uang. Hal ini berbeda dengan orang pelit yang akan mencari banyak alasan untuk menghindar karena selalu dihantui rasa rugi.

Q: Bagaimana fitur Laporan Pengeluaran di aplikasi GoPay membantu penggunanya agar tidak salah kaprah saat belajar berhemat?
A: Fitur Laporan Pengeluaran di aplikasi GoPay membantu Anda mengontrol keuangan secara terukur. Semua transaksi digital akan terekam secara otomatis dan dikelompokkan ke dalam grafik yang sederhana. Dengan begitu, Anda bisa menyaring mana pengeluaran impulsif yang tidak penting untuk dipangkas, tanpa harus mengorbankan pos kebutuhan utama dan kenyamanan hidup Anda.

Artikel Terkait