Ringkasan:
- Pentingnya Memeriksa Riwayat Transaksi: Membiasakan diri memeriksa histori transaksi e-wallet secara berkala sangat krusial untuk melacak pengeluaran sekaligus mendeteksi sedini mungkin adanya aktivitas atau transaksi mencurigakan yang tidak Anda kenali.
- Langkah Mendeteksi Transaksi Mencurigakan: Anda bisa menggunakan fitur Filter berdasarkan tanggal atau kategori di aplikasi, memeriksa detail transaksi (seperti ID transaksi dan nama merchant), serta mencocokkannya dengan notifikasi real-time (SMS/push notification) yang pernah masuk.
- Langkah Darurat dan Fitur Keamanan GoPay: Jika menemukan transaksi mencurigakan, segera ganti PIN/password, amankan bukti transaksi, dan hubungi layanan pelanggan 24/7. Untuk keamanan ekstra, aplikasi GoPay telah dilengkapi fitur Face ID, Touch ID, serta program Jaminan Saldo Kembali untuk melindungi pengguna dari transaksi tanpa izin.
Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)
Coba ingat-ingat, kapan terakhir kali kamu mengecek histori transaksi di aplikasi e-wallet? Kalau jawabannya “udah lama” atau malah “nggak ingat”, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai membiasakannya.
Kebiasaan ini bisa bantu kamu melacak setiap pengeluaran, sekaligus mendeteksi transaksi mencurigakan sebelum masalahnya bertambah besar.
Tenang aja, cara melihat histori transaksi mencurigakan di e-wallet sama sekali nggak sulit. Kamu cuma perlu melakukan beberapa langkah sederhana berikut ini!
BACA JUGA: Hindari Transaksi Mencurigakan
1. Buka menu riwayat transaksi di aplikasi e-wallet

Buka menu riwayat transaksi di aplikasi e-wallet | Sumber: Unsplash.com/sumup
Langkah pertama tentu aja membuka menu Riwayat atau Riwayat Transaksi di aplikasi e-wallet yang kamu pakai.
Kalau di aplikasi GoPay, kamu bisa langsung klik menu Riwayat di bagian bawah beranda utama. Halaman aplikasi bakal langsung menampilkan seluruh transaksi yang pernah kamu lakukan lewat GoPay.
Yuk, biasakan mengecek riwayat transaksi secara berkala, ya, misalnya seminggu sekali. Dengan begini, kamu bisa lebih mudah menyadari semisal muncul transaksi yang asing.
2. Gunakan filter kategori dan rentang waktu transaksi

Gunakan filter kategori dan rentang waktu transaksi | Sumber: Pexels.com/ai25studio
Cara melihat histori transaksi mencurigakan di e-wallet bakal lebih mudah dengan menggunakan fitur Filter, apalagi kalau riwayat transaksimu udah numpuk. Rasanya pasti males buat scroll manual satu per satu, kan?
Nah, langsung aja pakai Filter buat menyaring transaksi berdasarkan kategori, rentang waktu tertentu, atau metode pembayaran.
Misalnya, kamu menerima notifikasi transaksi mencurigakan kemarin malam. Daripada capek scroll manual, cukup atur filter ke tanggal kemarin atau kategori transaksi yang sesuai. Kamu jadi bisa lebih fokus mencari transaksi anomali tanpa buang-buang waktu!
3. Periksa kolom detail transaksi

Periksa kolom detail transaksi | Sumber: Pexels.com/towfiqu-barbhuiya
Jangan berhenti di daftar transaksi aja! Klik transaksi yang menurut kamu janggal, terus cek detailnya. Dari sinilah kamu bisa mengetahui waktu transaksi, nominal, nama merchant atau penerima, status, sampai ID transaksi dan Order ID.
Perhatiin baik-baik, apakah transaksi tersebut emang benar kamu lakukan? Kalau ternyata kamu nggak mengenali transaksi tersebut, coba ingat lagi apakah mungkin transaksi berkaitan sama langganan aplikasi atau pembayaran otomatis lain.
4. Cocokkan dengan notifikasi real-time yang pernah diterima

Cocokkan dengan notifikasi real-time yang pernah diterima | Sumber: Pexels.com/tdcat
Lanjutkan cara melihat histori transaksi mencurigakan di e-wallet dengan mengecek notifikasi real-time.
Coba ingat-ingat lagi, deh, apakah kamu pernah menerima notifikasi soal transaksi tersebut lewat push notification atau SMS? Semisal ada transaksi di riwayat e-wallet, tapi kamu merasa nggak pernah dapat notifikasinya sama sekali, kamu perlu waspada.
Hal yang sama juga berlaku seandainya kamu menerima notifikasi, tapi nggak pernah melakukan transaksi. Segera periksa lebih lanjut agar kamu bisa nekan risiko penyalahgunaan akun sedini mungkin.
5. Segera ambil tindakan jika ada transaksi mencurigakan

Segera ambil tindakan jika ada transaksi mencurigakan | Sumber: Pexels.com/Pixabay
Gimana kalau ternyata beneran ada transaksi mencurigakan yang nggak kamu kenali di e-wallet? Segera ganti PIN dan password akun e-wallet kamu biar nggak makin kebobolan.
Jangan lupa download atau screenshot bukti transaksi tersebut sebagai bahan laporan. Kemudian, langsung laporkan ke pihak e-wallet melalui kanal bantuan resmi.
Kalau menggunakan GoPay, kamu bisa menghubungi layanan customer service 24/7 lewat halaman bantuan di aplikasi GoPay, call center 1500729, atau email ke customerservice@gopay.co.id.
Nggak kalah penting, langsung blokir dan laporkan kontak yang mencurigakan, terutama kalau sebelumnya ada pihak asing yang menghubungimu lewat SMS, telepon, atau media sosial.
BACA JUGA: Cara Mengamankan Akun Dompet Digital
Dengan cara melihat histori transaksi mencurigakan di e-wallet secara berkala, kamu bisa mendeteksi aktivitas shady sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Untuk membantu melindungi akun e-wallet-mu, GoPay udah dilengkapi dengan sistem Trust & Safety yang kuat dengan fitur Face ID dan Touch ID.
Jadi, hanya wajah dan sidik jari yang terdaftar di HP-mu yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi atau mengakses fitur tertentu. Akunmu jadi lebih sulit dibobol, deh!
Nggak cuma itu, GoPay juga menyediakan Jaminan Saldo Kembali untuk mengganti kehilangan saldo akibat transaksi di luar izinmu. Yuk, mulai sekarang biasakan cek riwayat transaksi e-wallet secara rutin dan aktifkan Face ID/Touch ID agar akunmu terlindungi!
FAQ Cara Melihat Histori Transaksi Mencurigakan di E-Wallet
Q: Bagaimana cara cepat mencari transaksi tertentu yang mencurigakan tanpa harus scroll satu per satu?
A: Anda dapat memanfaatkan fitur Filter yang ada di halaman riwayat transaksi e-wallet. Atur filter tersebut berdasarkan rentang waktu tertentu (misalnya tanggal ketika Anda mencurigai adanya transaksi aneh), kategori transaksi, atau metode pembayaran yang digunakan agar pencarian menjadi lebih fokus dan efisien.
Q: Detail apa saja yang harus diperiksa ketika melihat sebuah transaksi yang janggal?
A: Klik pada transaksi tersebut lalu periksa secara saksama kolom detailnya, meliputi: waktu transaksi yang presisi, nominal saldo yang keluar/masuk, nama merchant atau penerima, status transaksi, ID Transaksi, hingga Order ID. Cek juga apakah transaksi tersebut berhubungan dengan sistem pembayaran otomatis/langganan bulanan (subscription) yang mungkin Anda lupa.
Q: Apa tindakan pertama yang harus dilakukan jika terbukti ada transaksi ilegal di akun e-wallet kita?
A: Langkah darurat pertama adalah segera mengubah PIN dan password akun e-wallet Anda demi mencegah akses ilegal lebih lanjut. Setelah itu, ambil tangkapan layar (screenshot) detail transaksi mencurigakan sebagai bukti, lalu segera laporkan ke pihak e-wallet melalui kanal bantuan resmi.
Q: Bagaimana cara menghubungi layanan bantuan GoPay jika terjadi masalah keamanan akun?
A: Pengguna GoPay dapat menghubungi layanan customer service yang siaga 24/7 melalui beberapa kanal resmi berikut:
- Halaman bantuan langsung di dalam aplikasi GoPay.
- Hubungi call center di nomor 1500729.
- Kirim email laporan ke customerservice@gopay.co.id.
Q: Perlindungan keamanan apa saja yang disediakan oleh GoPay untuk menjaga saldo penggunanya?
A: GoPay menerapkan sistem Trust & Safety yang kuat dengan mengintegrasikan fitur biometrik seperti Face ID dan Touch ID (sidik jari) untuk mengonfirmasi transaksi. Selain itu, GoPay juga menyediakan program perlindungan berupa Jaminan Saldo Kembali untuk mengembalikan saldo Anda yang hilang akibat adanya transaksi di luar izin/tanpa persetujuan Anda.







