Ringkasan
- Semarang merupakan surga street food yang menawarkan aneka jajanan tradisional hingga modern, mulai dari rasa manis, gurih, hidangan berat, hingga minuman segar khas.
- Pilihan destinasinya mencakup Lekker Paimo, Pisang Plenet Pak Yuli, Tahu Gimbal Haji Eddy, Tahu Petis Mataram, Lunpia Gang Lombok, Nasi Koyor Kota Lama, Nasi Goreng Babat Pak Karmin, Es Gempol Pleret Mbak Kristi, Mie Siang Ki, dan pasar malam Waroeng Semawis.
- Menjelajahi berbagai kedai street food di Semarang terasa lebih praktis, cepat, dan hemat tanpa harus memegang uang tunai dengan pembayaran QRIS GoPay.
Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)
Kalau kamu lagi nyari destinasi kulineran yang enak dan ramah kantong, Semarang jawabannya. Kota Atlas ini benar-benar surga buat pencinta jajanan karena pilihan street food Semarang itu berlimpah banget!
Mau yang manis? Ada. Lebih suka makanan yang gurih? Jangan khawatir, kamu nggak bakal kehabisan pilihan. Semuanya tersedia lengkap dengan harga yang murah meriah! Kamu bisa kulineran sendiri atau ajak teman-teman biar bisa saling icip.
Terus, di mana aja tempat street food di Semarang yang enak banget? Ini dia rekomendasinya! Jangan sampai kalap karena saking lezatnya, ya.
BACA JUGA: Street Food Bandung
1. Lekker Paimo

Lekker Paimo | Sumber: Instagram.com/paimolekker
Di depan bangunan SMA Kolese Loyola, ada satu warung yang ramai banget dipenuhi anak-anak berseragam saat jam pulang sekolah. Tapi, ada juga pengunjung dari berbagai kalangan yang memadati tempat tersebut. Apa itu?
Say hello to Lekker Paimo! Tempatnya sederhana, tapi antreannya selalu ramai dari pagi sampai sore. Kenapa? Kue leker di sini beda banget dari leker pada umumnya karena kulit luarnya tebal dan super garing, mirip martabak lipat. Pilihan rasanya juga banyak!
Buat kamu penyuka rasa manis, ada pilihan rasa cokelat, pisang, keju, sampai Oreo. Bahkan, ada topping premium seperti Nutella dan Ovomaltine yang crunchy. Sekali gigit pasti bikin kamu ketagihan setengah mati.
Kalau kamu tim rasa gurih, cobain varian telur, sosis, tuna, keju mozzarella, atau kombinasi keempatnya. Keju lumer di dalamnya gurih abis!
Alamat: Jl. Karang Anyar No.37, Brumbungan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50135
Jam buka: 09.00-17.00 WIB (Senin-Sabtu), Minggu tutup
Kisaran harga menu: Rp2.500-Rp40.000 per pcs
2. Pisang Plenet Pak Yuli

Pisang Plenet Pak Yuli | Sumber: Tripzilla.id
Suka snack berbahan dasar pisang? Wah, pasti tempat street food Semarang yang satu ini bakal jadi favoritmu. Pisang plenet Pak Yuli menjajakan camilan manis tradisional yang legendaris banget, lho.
Sedikit fun fact, kata ‘plenet’ dalam bahasa Jawa berarti ditekan. Makanya, nggak heran kalau proses pembuatannya pakai pisang kepok raja kuning yang udah matang dan digepengin. Rasanya? Manis alami dan nggak sepat!
Lebih uniknya lagi, pisang plenet Pak Yuli masih pakai bara api arang kelapa, jadi wanginya makin smoky dan khas. Apalagi, kalau ditambah olesan mentega dan topping berlimpah di atas pisangnya, seperti meises cokelat, keju, atau kombinasi keduanya.
Alamat: Jl. Gajahmada No.13, Kembangsari, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50135
Jam buka: 18.00-00.00 WIB (Senin-Minggu)
Kisaran harga menu: Rp7.000-Rp9.000 per pcs
š Google Maps Pisang Plenet Pak Yuli
3. Tahu Gimbal Haji Eddy

Tahu Gimbal Haji Eddy | Sumber: Swarawarta.co.id
Kalau perut udah mulai keroncongan, waktunya makan berat di Tahu Gimbal Haji Eddy! Sebentar, tahu gimbal itu apaan, sih? Sederhananya, gimbal adalah sebutan buat bakwan udang goreng yang lebar.
Makanya, tahu gimbal Haji Eddy yang udah eksis sejak 1972 ini berisi potongan tahu goreng hangat, lontong lembut, kol segar, gimbal udang renyah yang dipotong kecil-kecil, telur dadar (opsional), dan saus kacang tanah.
Oh iya, saus kacangnya diracik dadakan dengan campuran petis udang berkualitas tinggi, sehingga rasa gurih, manis, dan pedasnya seimbang. Kamu juga bisa request jumlah cabai sesuai selera, lho!
Alamat: Jl. Pandanaran No.2, Mugassari, Kec. Semarang Sel., Kota Semarang, Jawa Tengah 50249
Jam buka: 12.00-22.00 WIB (Senin-Kamis & Sabtu-Minggu), 13.00-22.00 WIB (Jumat)
Kisaran harga menu: Rp28.000-Rp33.000
š Google Maps Tahu Gimbal Haji Eddy
4. Tahu Petis Mataram

Tahu Petis Mataram | Sumber: Instagram.com/warung.mataram
Sore-sore paling enak ngemil tahu hangat di Warung Mataram. Biasanya, sebelum jam buka warung pun, pembelinya udah membludak. Apa, sih, alasannya? Jawabannya ada di tahu petis mereka!
Bayangin nikmatnya tahu putih lembut yang digoreng panas-panas sampai bagian luarnya crispy. Terus, bagian tengah tahunya dibelah dan diisi sambal petis udang hitam yang kental. Rasanya gurih, wangi, dan sama sekali nggak pahit, kok.
Alamat: Jl. MT. Haryono No.724, Jagalan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50136
Jam buka: 17.00-21.30 WIB (Senin-Minggu)
Kisaran harga menu: Rp5.000-Rp18.000
š Google Maps Tahu Petis Mataram
5. Lunpia Gang Lombok

Lunpia Gang Lombok | Sumber: Instagram.com/loenpia_gang_lombok
Pergi ke Semarang rasanya kurang lengkap kalau belum makan lumpia legendaris! Kalau ngomongin street food Semarang yang paling bersejarah, salah satunya udah pasti ada di Gang Lombok.
Kalau kamu kira selama ini lumpia ukurannya cuma kecil-kecil, tunggu sampai kamu tiba di sini. Soalnya, kamu bisa pesan lumpia basah atau lumpia goreng yang ukurannya cukup gede hampir kayak shawarma.
Isiannya makin spesial karena ada rebung manis yang padat, orak-arik telur gurih, dan potongan udang segar. Tenang aja, meski bahannya pakai rebung, kamu nggak bakal cium bau pesing karena udah diolah secara khusus.
Lumpia khas Gang Lombok biasanya disajiin bersama saus kental kecokelatan yang rasanya manis dan gurih. Cocok banget buat nyeimbangin tambahan acar timun segar dan daun bawang mentah!
Alamat: Jl. Inspeksi No.11, Purwodinatan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50137
Jam buka: 07.00-16.00 WIB (Senin-Kamis), 07.00-17.00 WIB (Jumat-Minggu)
Kisaran harga menu: Rp24.000 per pcs
š Google Maps Lunpia Gang Lombok
BACA JUGA: Street Food Jakarta
6. Nasi Koyor Kota Lama

Nasi Koyor Kota Lama | Sumber: Regional.espos.id
Selain lumpia, ada lagi street food di Semarang yang pantang di-skip karena nggak kalah nikmat, yaitu nasi koyor.
Koyor sendiri merupakan bagian urat sapi tebal yang dimasak dengan kuah santan gurih. Urat sapinya direbus lama sampai teksturnya empuk dan lumer di mulut, jadi nggak usah takut bakal kesusahan pas mengunyah.
Sajiannya pun makin lengkap dengan nasi hangat, gudeg nangka yang manis, sambal goreng tahu pedas, dan sayur kacang panjang (opsional).
Nah, cita rasa legendaris itu bisa kamu temuin di Warung Nasi Koyor Kota Lama yang udah eksis sejak tahun 1955.
Rasa lezatnya yang konsisten bikin warung sederhana ini sering didatangi banyak orang, termasuk para artis. So, sebaiknya kamu datang seawal mungkin biar nggak kehabisan!
Alamat: Jl. Gelatik No.7, Purwodinatan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50137
Jam buka: 10.00-14.00 WIB (Senin-Minggu)
Kisaran harga menu: Rp35.000
š Google Maps Nasi Koyor Kota Lama
7. Nasi Goreng Babat Pak Karmin

Nasi Goreng Babat Pak Karmin | Sumber: Travel.tribunnews.com
Kuliner jeroan sapi paling melegenda di Semarang udah pasti ada di Warung Nasi Goreng Babat Pak Karmin, dekat Jembatan Mberok Kota Lama. Rasanya dari awal berdiri di tahun 1971 sampai sekarang masih konsisten banget, lho.
Babat sapi di sini direbus selama 3-8 jam biar empuk dan kenyal, plus nggak bau amis. Terus, nasinya digoreng dengan bumbu rempah tradisional Semarang yang manis dan gurih.
Tapi, yang iconic dari Warung Pak Karmin bukan cuma nasi gorengnya! Justru, ada babat gongso yang lengkap sama nasi putih, telur dadar, dan siraman bumbu kecap pekat. Kamu bisa request tingkat kepedasannya sesuai dengan ketahanan lidahmu.
Alamat: Jl. Pemuda No.2, Dadapsari, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah 50188
Jam buka: 09.00-23.30 WIB (Senin-Minggu)
Kisaran harga menu: Rp35.000-Rp60.000
š Google Maps Nasi Goreng Babat Pak Karmin
8. Es Gempol Pleret Mbak Kristi

Es Gempol Pleret Mbak Kristi | Sumber: Tiktak.id
Selesai makan yang gurih, saatnya segerin tenggorokan dengan Es Gempol Pleret Mbak Kristi! Minuman segar khas Jawa Tengah ini nyuguhin cita rasa autentik yang mulai langka di zaman sekarang. Isinya apa, sih?
Seporsi esnya berisi gempol bulat putih dari tepung beras kukus yang asin gurih alami dan pleret tipis merah muda yang pakai gula kelapa. Terus, semuanya disiram kuah santan kelapa dingin dan sirup gula jawa cair. Rasanya fresh abis buat siang hari yang panas!
Alamat: Jl. Simongan No.129-125, Ngemplak Simongan, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah 50148
Jam buka: 09.00-17.00 WIB (Senin-Minggu)
Kisaran harga menu: Rp8.000-Rp20.000
š Google Maps Es Gempol Pleret Mbak Kristi
9. Mie Siang Ki

Mie Siang Ki | Sumber: Instagram.com/miesiangkie
Adakah street food Semarang yang nonhalal dan legendaris? Yup, kamu bisa mampir ke Warung Mie Siang Ki! Terletak di daerah Pecinan Semarang, warung mie ini udah beroperasi sejak masa penjajahan Belanda.
Sesuai namanya, Warung Mie Siang Ki terkenal dengan mi pangsit komplet pakai topping daging babi, kekian gurih, dan pangsit.
Mi yang disajikan berukuran kecil, khas bakmi Semarang, dengan tekstur yang kenyal dan lembut. Jangan lupa dinikmati bareng kerupuk pangsit daging babi biar makin enak, ya!
Setiap kali kamu pesan mi di sini, kamu bakal dapat kuah kaldu tulang babi gurih yang disajikan di mangkuk terpisah biar minya nggak cepat lembek. Rasa herbal dari kuahnya juga cocok jadi palate cleanser di sela-sela gigitan mi dan daging.
Alamat: Gg. Lombok No.10, Purwodinatan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50188
Jam buka: 08.00-19.00 WIB (Senin-Sabtu), 08.00-14.30 WIB (Minggu)
Kisaran harga menu: Rp34.000-Rp55.000
10. Waroeng Semawis

Waroeng Semawis | Sumber: Aboutsemarang.id
Pengin berburu street food di Semarang pada malam hari? Saatnya meluncur ke Waroeng Semawis yang buka tiap weekend aja! Nuansanya makin spesial kalau kamu datang pas Imlek karena bakal ada banyak deretan lampion merah menyala.
Di sini, kamu bisa temuin ratusan tenda kuliner tradisional hingga jajanan modern. Tapi, beberapa yang jadi favorit adalah telur gulung goreng, takoyaki, sate cumi, dan lumpia 1 meter.
Terus, buat kamu si sweet tooth, jangan lupa cobain Pisang Plenet Pak Tuko. Tapi, gimana kalau kamu lagi ngidam makanan berat? Tenang, ada juga steak ayam yang bikin kenyang dan harganya terjangkau abis!
Alamat: Jl. Gg. Warung No.50, Kauman, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50139
Jam buka: 18.00-22.00 WIB (Jumat-Minggu), Senin-Kamis tutup
Kisaran harga menu: Rp5.000-Rp30.000 (tergantung tenant)
š Google Maps Waroeng Semawis
BACA JUGA: Restoran Chinese Food Makassar
Eksplorasi keanekaragaman street food di Semarang memang seru banget buat kenalan sama cita rasa tradisional khas Kota Atlas sekaligus nyicipin sesuatu baru yang kekinian. Kira-kira, kamu paling tertarik cobain yang mana?
Biar kulineran street food Semarang makin praktis, bayarnya pakai QRIS GoPay aja karena sebagian besar kedai makanan di Semarang udah menerima pembayaran QRIS! Kamu cukup scan kode QR pakai HP, dan transaksi langsung selesai tanpa ribet cari uang tunai.
Lebih praktisnya lagi, ada juga promo QRIS GoPay yang bikin jajan makin hemat sekaligus nguntungin! Penasaran, kan? Yuk, cobain sendiri kecanggihannya!
FAQ Street Food Semarang
A: Kamu bisa mencoba Lekker Paimo dengan aneka topping melimpah, Pisang Plenet Pak Yuli yang dibakar di atas arang, serta Es Gempol Pleret Mbak Kristi yang menyegarkan.
Q: Di mana lokasi pusat kuliner malam atau pasar kaget street food terbesar di Semarang?
A: Waroeng Semawis yang berlokasi di kawasan Gang Warung, Pecinan Semarang. Pasar malam kuliner ini beroperasi setiap Jumat sampai Minggu malam (weekend).
Q: Apa bedanya Tahu Gimbal dengan olahan tahu lainnya di Semarang?
A: Tahu Gimbal disajikan bersama lontong, tahu goreng, kol, telur, dan "gimbal" (bakwan udang goreng), lalu disiram saus kacang tanah yang diracik khusus dengan campuran petis udang.
Q: Apakah ada destinasi street food legendaris yang menjual olahan jeroan sapi di Semarang?
A: Ada Warung Nasi Goreng Babat Pak Karmin (eksis sejak 1971) yang terkenal dengan babat gongso empuknya, serta Warung Nasi Koyor Kota Lama (eksis sejak 1955) yang menyajikan urat sapi empuk dengan kuah santan.
Q: Apakah Lunpia Gang Lombok bisa dibeli dalam bentuk porsi besar?
A: Ya, Lunpia Gang Lombok menyajikan lumpia basah atau goreng berukuran cukup besar dengan isian rebung padat, telur, dan udang segar tanpa aroma pesing.
Q: Bagaimana cara membayar jajanan street food di Semarang agar lebih praktis?
A: Kamu cukup melakukan scan kode QR di gerai atau tenda makanan dengan menggunakan QRIS GoPay dari ponselmu.
Q: Apa keuntungan memakai QRIS GoPay saat berburu street food di Semarang?
A: Transaksi menjadi lebih sat-set tanpa perlu repot menyiapkan uang pas atau menunggu uang kembalian, serta ada kesempatan menikmati promo-promo hemat yang tersedia.








