Ringkasan:
- Palembang sebagai kota tertua di Indonesia memiliki kaya akan destinasi wisata bersejarah dan berbudaya, peninggalan dari era Kedatuan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang.
- Destinasi ikonik yang dapat dikunjungi mencakup jembatan dan benteng bersejarah (Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Lawang Borotan), museum budaya (Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Museum Balaputra Dewa, MONPERA, Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya), tempat ibadah dengan arsitektur unik (Masjid Agung Palembang, Masjid Cheng Ho), serta kawasan permukiman bernuansa Timur Tengah (Kampung Wisata Hadrami Al Munawar).
- Seluruh kebutuhan transaksi saat berwisata, seperti pembelian tiket masuk hingga jajanan lokal, dapat dilakukan secara praktis dan hemat menggunakan QRIS GoPay.
Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)
Kalau dengar nama Palembang, apa hal pertama yang terlintas di pikiranmu? Mungkin aja, kamu langsung ngebayangin pempek dengan kuah cuko yang gurih dan manis. Padahal, bukan itu aja pesona dari Kota Palembang!
Kota tertua di Indonesia ini menyimpan cerita peradaban panjang dari era Kesultanan Palembang hingga kejayaan Kedatuan Sriwijaya. Makanya, nggak heran kamu bisa nemuin berbagai tempat wisata Kota Palembang yang kaya akan sejarah dan tradisi lokal.
Biar agenda jalan-jalanmu makin seru, yuk, intip daftar destinasi ikonik Kota Palembang yang wajib masuk ke daftar liburanmu berikut ini!
BACA JUGA: Tempat Wisata Bandung Murah untuk Keluarga
1. Jembatan Ampera

Jembatan Ampera | Sumber: Commons.wikimedia.org/SpartacksCompatriot
Kalau Amerika Serikat punya Golden Gate Bridge di San Francisco, Palembang punya Jembatan Ampera. Wajar, sih, soalnya keduanya sama-sama menghubungkan satu kota dengan kota lainnya.
Nah, dalam kasus Jembatan Ampera, jembatan ini merupakan penghubung antara kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir dari tahun 1965 sampai sekarang.
Kenapa, sih, Jembatan Ampera termasuk salah satu destinasi wisata wajib Palembang? Coba aja datang kemari pas malam hari! Arsitekturnya makin kelihatan gagah dengan latar lanskap Sungai Musi yang menawan. Terus, ada gemerlap lampu warna-warni juga, lho.
Pas berkunjung, kamu bisa jalan santai sambil berburu foto di jalur pejalan kaki pada bagian samping jembatan. Jangan lewatin view perahu getek yang melintasi Sungai Musi di bawahnya, ya!
Alamat: 9/10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30111
Jam buka: 24 jam
HTM: Gratis
π Google Maps Jembatan Ampera
2. Benteng Kuto Besak

Benteng Kuto Besak | Sumber: Timesindonesia.co.id
Benteng Kuto Besak merupakan peninggalan abad ke-18 yang dulunya berfungsi sebagai pusat Kesultanan Palembang. Meski udah berumur, tembok kokohnya masih tersusun rapi dari batu bata berselimut campuran adonan batu kapur.
Posisinya yang menghadap langsung ke Sungai Musi nyuguhin vibes bersejarah nan autentik. Makanya, nggak heran kalau ada banyak jasa sewa perahu getek buat keliling sungai di sekitar benteng!
Selain itu, kamu juga bisa duduk santai nikmatin angin sore di pelatarannya yang luas atau nyobain jajanan lokal yang dijual dengan harga murah.
Alamat: Jl. Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30113
Jam buka: 08.00-21.00 WIB (area dalam benteng), 24 jam (area luar benteng)
HTM: Rp5.000 (akses masuk ke area dalam benteng)
π Google Maps Benteng Kuto Besak
3. Masjid Agung Palembang

Masjid Agung Palembang | Sumber: Atourin.com
Juga dikenal dengan nama Masjid Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo, Masjid Agung Palembang termasuk salah satu pusat peradaban agama Islam di Palembang.
Kamu nggak bakal kesusahan nyari masjid ini karena lokasinya dekat sama jalan raya. Selain itu, gaya bangunannya juga unik banget lantaran memadukan gaya arsitektur Melayu, Tionghoa, dan Eropa. Kombinasi ini kelihatan banget dari atap limas bertingkatnya yang mirip pagoda.
Saat masuk ke area dalam masjid, kamu bakal disuguhin interior yang penuh dengan sentuhan ukiran kayu khas Palembang. Di sini, kamu bisa beribadah buat menenangkan diri atau sekadar mengagumi arsitekturnya.
Alamat: Jl. Jend. Sudirman, 19 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30111
Jam buka: 24 jam
HTM: Gratis
π Google Maps Masjid Agung Palembang
4. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II | Sumber: Indonesiakaya.com
Pengin kenalan lebih lanjut sama budaya dan sejarah Kota Palembang? Wah, ini objek wisata sejarah Palembang yang pas banget buat kamu!
Museum Sultan Mahmud Badaruddin II menempati gedung bergaya kolonial tepat di samping Benteng Kuto Besak. Sedikit fun fact, bangunan ini dulunya merupakan kediaman dinas Residen Belanda sebelum akhirnya dialihfungsikan jadi cagar budaya.
Di museum ini, kamu bisa lihat ribuan koleksi etnografi, benda arkeologi, dan peninggalan dari era kesultanan. Contohnya, ada kain songket tua, senjata tradisional, dan bahkan mata uang kuno.
Alamat: Jl. Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30113
Jam buka: 08.00-16.00 WIB (Selasa-Jumat), 09.00-15.00 WIB (Sabtu-Minggu), Senin tutup
HTM: Rp2.000 (anak-anak), Rp5.000 (dewasa)
π Google Maps Museum Sultan Mahmud Badaruddin II
5. Kampung Wisata Hadrami Al Munawar

Kampung Wisata Hadrami Al Munawar | Sumber: Instagram.com/kampungalmunawar
Mengingat besarnya peran agama Islam di Palembang, nggak heran kalau unsur budaya Arab di kota ini juga terasa banget. Buktinya, ada Kampung Wisata Hadrami Al Munawar yang nyuguhin suasana permukiman khas Arab.
Warga setempat kampung ini selalu menjaga tatanan tradisi leluhur dan kelestarian arsitektur bangunannya secara gotong-royong. Nggak percaya? Kamu bisa lihat sendiri dari deretan Rumah Bingen yang udah berusia lebih dari 250 tahun.
Bangunan panggung kayu tersebut terkenal dengan perpaduan gaya Eropa dan Timur Tengah yang harmonis. Cocok banget jadi latar foto!
Capek jalan-jalan keliling kampungnya? Tenang, kamu bisa singgah di rumah warga yang menjajakan kopi khas Arab atau cobain tradisi makan lesehan ala munggahan.
Alamat: Munawar, Lrg. Al Haddad No.13, 13 Ulu, Seberang Ulu II, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30115
Jam buka: 09.00-17.00 WIB (Setiap hari kecuali Jumat), Jumat tutup
HTM: Gratis
π Google Maps Museum Sultan Mahmud Badaruddin II
BACA JUGA: Tempat Wisata di Medan yang Romantis
6. Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya

Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya | Sumber: Indonesia.travel
Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya terletak di Situs Karang Anyar yang sarat akan nilai sejarah. Kenapa? Sebagai gambaran, kawasan ini menyimpan jejak kedaulatan maritim terbesar Nusantara lewat jaringan kanal kuno dari abad ke-7.
Kalau mampir ke museumnya, kamu bisa lihat pecahan keramik kuno, sisa perahu, dan replika prasasti batu dari zaman dulu. Saat udah puas belajar sejarah, nggak ada salahnya bersantai di area taman yang hijau dan asri!
Alamat: Jl. Syakyakirti, Karang Anyar, Kec. Gandus, Kota Palembang, Sumatera Selatan
Jam buka: 08.00-18.00 WIB (Senin-Minggu)
HTM: Rp5.000
π Google Maps Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya
7. Masjid Al-Islam Muhammad Cheng Hoo Sriwijaya Palembang

Masjid Al-Islam Muhammad Cheng Hoo Sriwijaya Palembang | Sumber: Syiar.id
Tau nggak, kalau Masjid Cheng Ho ternyata bukan cuma ada di Surabaya? Palembang juga punya, lho! Kamu bisa lihat sendiri dengan mampir ke Masjid Al-Islam Muhammad Cheng Hoo Sriwijaya yang didirikan atas prakarsa Persatuan Islam Tionghoa Indonesia.
Bangunan megah ini merupakan simbol dari indahnya toleransi antara kultur Islam dan Tionghoa, terbukti dari berbagai ciri khas arsitekturnya.
Contohnya, ada dua menara pagoda lima tingkat bernama Habluminallah dan Habluminannas berdiri melengkapi area masjid. Bahkan, palet warnanya terdiri dari hijau, merah, dan emas yang semuanya punya makna mendalam di budaya Arab serta Tionghoa.
Saat mampir, kamu bisa berfoto di depan gapuranya yang unik atau ikut acara ibadah yang diselenggarain.
Alamat: Jl. Cheng Ho 1, 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30267
Jam buka: 04.00-21.00 WIB (Senin-Minggu)
HTM: Gratis
π Google Maps Masjid Al-Islam Muhammad Cheng Hoo Sriwijaya Palembang
8. Monumen Perjuangan Rakyat

Monumen Perjuangan Rakyat | Sumber: Indonesiakaya.com
Kalau ngomongin salah satu tempat wisata Kota Palembang yang paling bersejarah, tentu kita nggak boleh ngelupain Monumen Perjuangan Rakyat alias MONPERA.
Monumen ini melambangkan perlawanan rakyat dalam Pertempuran 5 Hari 5 Malam tahun 1947. Makanya, bentuk bangunannya mirip kelopak bunga melati setinggi 17 meter. Sementara itu, bagian luar gedungnya punya patung Burung Garuda berukuran raksasa.
Buat menikmati keindahan di sekitar daerah MONPERA, kamu bisa duduk santai di area pelatarannya. Terutama, pada sore hari ketika udaranya udah cukup adem. Tapi, kalau mau tau lebih lanjut tentang sejarah, masuk aja ke Museum MONPERA.
Di dalam museum tersebut, kamu bakal nemuin sekitar 368 koleksi peninggalan perang. Koleksinya mencakup persenjataan rakitan, ranjau darat, foto dokumentasi, hingga uang kertas dari tiga zaman.
Alamat: JL. Dr. AK. Gani, 9 Ilir, 30113 Palembang, Indonesia, 19 Ilir, Bukit Kecil, Palembang City, South Sumatra 30113
Jam buka: 24 jam (area sekitar monumen), 09.00-16.00 WIB (area museum Monpera saat weekdays), 08.00-17.00 WIB (area museum Monpera saat weekend)
HTM: Gratis (area sekitar monumen), Rp5.000 (akses masuk museum)
π Google Maps Monumen Perjuangan Rakyat
9. Lawang Borotan

Lawang Borotan | Sumber: Rri.co.id
Lawang Borotan merupakan pintu gerbang barat bagian belakang dari Kompleks Keraton Kuto Besak. Situs kuno ini jadi saksi peristiwa sejarah penangkapan Sultan Mahmud Badaruddin II oleh Belanda.
Dulu, tempat wisata Kota Palembang ini sempat nggak terurus. Tapi, sekarang kondisinya udah lebih bersih dan terawat berkat upaya revitalisasi dari pemerintah setempat. Makanya, kini ada banyak wisatawan yang datang.
Kalau ke sini, enaknya ngapain? Udah pasti berburu foto bernuansa vintage di depan gerbang sambil nikmatin suasana di area pelataran ala kota tua!
Alamat: 19 Ilir, Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30113
Jam buka: 24 jam
HTM: Gratis
π Google Maps Lawang Borotan
10. Museum Balaputra Dewa

Museum Balaputra Dewa | Sumber: Indonesiakaya.com
Gimana rasanya wisata budaya ditemani suasana alam yang rindang? Cus, langsung aja temuin jawabannya dengan main ke Museum Balaputra Dewa!
Dikelilingi oleh pepohonan yang rimbun, museum ini menyimpan sekitar 3.882 koleksi bersejarah dan etnografi. Ada arca Megalitikum Pasemah, artefak Sriwijaya, sampai kain songket Naga Besaung.
Tapi, daya tarik Museum Balaputra Dewa yang paling terkenal ada di area belakang. Soalnya, di sanalah lokasi Rumah Limas asli yang tercetak di uang Rp10.000 tahun emisi 2005.
Oh iya, kamu bisa masuk ke Rumah Limas tersebut buat lihat-lihat tata ruang tradisionalnya, lho.
Alamat: Sukaramai, Jl. Srijaya No.I, Srijaya, Kec. Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151
Jam buka: 08.00-15.30 WIB (Selasa-Jumat), 08.00-13.30 WIB (Sabtu-Minggu), Senin tutup
HTM: Rp2.000
π Google Maps Lawang Borotan
BACA JUGA: Cafe Outdoor Medan
Itu dia berbagai tempat wisata Kota Palembang yang cocok buat mendalami budaya dan sejarah Bumi Sriwijaya. Kalau udah tentuin pilihan destinasi favorit, langsung aja wujudin rencana perjalananmu dan siapin QRIS GoPay!
Kamu bisa pakai QRIS GoPay buat bayar tiket masuk tempat wisata dan keperluan jalan-jalan lainnya dengan gampang, nggak pakai kelamaan nunggu kembalian. Selain itu, ada juga promo QRIS yang bikin traveling makin hemat, lho!
FAQ Tempat Wisata Kota Palembang
Q: Apa tempat wisata di Palembang yang menampilkan Rumah Limas asli yang ada di uang kertas Rp10.000 (emisi 2005)?
A: Museum Balaputra Dewa yang berlokasi di daerah Sukaramai, Alang-Alang Lebar.
Q: Di mana lokasi kampung wisata bernuansa Arab dengan deretan rumah berusia ratusan tahun di Palembang?
A: Kampung Wisata Hadrami Al Munawar di kawasan 13 Ulu, Seberang Ulu II. Kampung ini memiliki deretan Rumah Bingen yang berusia lebih dari 250 tahun.
Q: Tempat wisata mana di Palembang yang menyimpan peninggalan era Kerajaan Sriwijaya?
A: Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (Situs Karang Anyar) dan Museum Balaputra Dewa (menyimpan arca Megalitikum Pasemah hingga artefak Sriwijaya).
Q: Apa keunikan arsitektur Masjid Agung Palembang dan Masjid Cheng Ho?
A: Masjid Agung Palembang menggabungkan perpaduan arsitektur Melayu, Tionghoa (atap limas mirip pagoda), dan Eropa. Sementara Masjid Cheng Ho mengusung perpaduan harmoni budaya Islam, Melayu, dan Tionghoa lengkap dengan menara berbentuk pagoda.
Q: Apa sejarah di balik situs Lawang Borotan?
A: Lawang Borotan merupakan pintu gerbang barat bagian belakang Kompleks Keraton Kuto Besak yang menjadi saksi sejarah peristiwa penangkapan Sultan Mahmud Badaruddin II oleh pihak Belanda.
Q: Bagaimana cara membayar tiket masuk tempat wisata di Palembang agar lebih mudah?
A: Kamu bisa memanfaatkan fitur scan QRIS melalui aplikasi GoPay untuk transaksi pembayaran yang cepat tanpa perlu uang tunai serta berkesempatan mendapatkan promo diskon atau cashback.








