Tips Pakai QRIS Biar Lebih Hemat dan Pengeluaran Tetap Terkontrol

12 May 2026

•

3 min

Tips pakai QRIS biar lebih hemat

Ringkasan:

  • Kontrol Diri dengan Teknologi: Gunakan fitur limit transaksi harian pada aplikasi dompet digital atau mobile banking untuk membatasi pengeluaran maksimal per hari. Cara ini efektif mencegah "khilaf" saat melihat promo menarik.
  • Strategi Anti-Laper Mata: Terapkan aturan tunggu 10 menit sebelum memutuskan membayar di kasir untuk menghindari impulsive spending. Selain itu, pastikan hanya mengisi saldo secukupnya sesuai anggaran agar tidak merasa memiliki dana berlebih untuk dibelanjakan.
  • Evaluasi Pengeluaran Otomatis: Manfaatkan menu riwayat transaksi yang tercatat otomatis untuk mengevaluasi pengeluaran seminggu sekali. Fitur seperti laporan pengeluaran di aplikasi GoPay memudahkan kamu melakukan budgeting tanpa perlu mencatat manual satu per satu.

Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)


Berkat kehadiran QRIS, sekarang transaksi sehari-hari jadi makin praktis! Bayangin, kamu bisa jajan kopi dan bayar belanjaan bulanan dengan lebih sat-set karena kamu cuma perlu scan kode QR pembayaran pakai kamera HP.

Di sisi lain, sayangnya, kemudahan ini sering bikin impuls belanja kita jadi nggak terkendali karena ngerasa, “Ah, nggak keluar uang tunai ini.”  Akibatnya, tanpa disadari, saldo jadi lebih cepat habis.

Makanya, kamu perlu tau tips pakai QRIS biar lebih hemat. Jadi, gaya hidup asyik tetap jalan dan tabungan tetap aman. Yuk, simak caranya di sini!

BACA JUGA: Cara Mengatur Keuangan Bulanan

1. Aktifkan limit transaksi harian

Aktifkan limit transaksi harian

Aktifkan limit transaksi harian | Sumber: Unsplash.com/freestocks

Tips pakai QRIS biar lebih hemat yang pertama adalah coba batasi diri sendiri. Untungnya, sekarang kebanyakan aplikasi dompet digital dan mobile banking udah punya fitur buat ngatur limit transaksi harian.

Misalnya, kamu bisa pasang limit harian Rp100.000 aja buat jajan atau makan di luar pakai QRIS. Begitu limit tercapai, kamu bakal diingetin oleh sistem dan nggak bisa bayar pakai QRIS lagi di hari itu.

Strategi ini membantu banget buat kamu yang sering khilaf saat lihat barang lucu atau makanan enak.

2. Hindari impulsive spending

Hindari impulsive spending

Hindari impulsive spending | Sumber: Unsplash.com/nixiesh

Pernah nggak, sih, di awal kamu berniat mau beli sabun aja di minimarket, tapi keluar-keluar malah bawa kantong belanja penuh dengan cemilan? Impulsive spending ini makin parah kalau pembayarannya pakai QRIS yang lebih cepat dan nggak ribet.

Alhasil, kamu jadi nggak punya waktu buat berpikir dua kali apakah kamu benar-benar butuh barang tersebut atau nggak.

Untuk mencegahnya, coba tunggu dulu 10 menit sebelum ke kasir. Selama 10 menit tersebut, coba tanya dirimu sendiri, “Apa aku butuh banget barang ini atau lagi laper mata aja?”

Kalau barangnya memang dibutuhkan, kamu bisa langsung bayar di kasir pakai QRIS. Tapi, kalau nggak, sebaiknya taruh lagi di posisi semula.

3. Manfaatkan promo

Manfaatkan promo

Manfaatkan promo | Sumber: Unsplash.com/markusspiske

Kamu suka langsung melek tiap kali lihat tulisan "Cashback" atau "Diskon" di dekat kasir? Promo QRIS memang menggiurkan banget, tapi kalau nggak hati-hati, hal ini justru bisa jadi jebakan Batman buat keuanganmu.

Kamu tetap boleh belanja pakai QRIS saat ada promo, tapi pastiin kamu benar-benar hanya pakai promo tersebut buat barang atau jasa yang kamu butuhkan. Misalnya, kayak obat-obatan, produk kebersihan, sembako, dan lain-lain.

Jangan sampai kamu beli sesuatu hanya karena ada diskon atau cashback gede-gedean, padahal sebenarnya kamu nggak butuh barang tersebut. 

Nggak kalah penting, cek juga syarat dan ketentuan promonya sebelum bayar. Soalnya, terkadang ada syarat minimal belanja tertentu yang malah bikin kamu jadi lebih boros dan melebihi budget di awal.

4. Rajin-rajin cek riwayat transaksi

Rajin-rajin cek riwayat transaksi

Rajin-rajin cek riwayat transaksi | Sumber: Unsplash.com/kellysikkema

Kalau kamu dulu malas cek hari ini udah jajan atau belanja apa aja karena harus ngumpulin struk secara manual, sekarang nggak perlu lagi! Soalnya, aplikasi dompet digital dan mobile banking pasti bakal mencatat setiap pengeluaran secara otomatis.

Masalahnya, mungkin aja kamu jarang atau malah takut buat lihat menu riwayat transaksi di aplikasi. Padahal, rajin mengecek riwayat belanja itu penting banget biar kamu bisa mengevaluasi pengeluaran terbesarmu di mana aja dan gimana kamu harus berhemat.

Jadi, tips pakai QRIS biar lebih hemat yang berikutnya adalah jangan lupa cek semua transaksi QRIS selama 7 hari terakhir. Nggak perlu sering-sering, cukup seminggu sekali aja, kok.

5. Isi saldo secukupnya

Isi saldo secukupnya

Isi saldo secukupnya | Sumber: Unsplash.com/jaehunpark

Punya saldo yang berlimpah di aplikasi e-wallet atau mobile banking sering kali bikin kita berpikir, “Wah, uangnya masih banyak banget buat belanja, nih.” Padahal, itu malah jadi pemicu pemborosan.

Oleh sebab itu, sebaiknya kamu isi saldo secukupnya aja sesuai budget yang udah kamu tentukan sebelumnya. Akan lebih bagus lagi kalau kamu bisa bikin kantong atau rekening terpisah buat pengeluaran harian serta uang tabungan.

Pokoknya, jangan pernah mencampur uang untuk bayar tagihan penting dengan uang yang biasa dipakai buat jajan.

BACA JUGA: Kelebihan QRIS

Teknologi QRIS memang bikin hidup jadi jauh lebih simpel karena kamu nggak perlu ribet bawa uang tunai ke mana-mana. Tapi, kepraktisan tersebut sebaiknya diimbangi dengan tips pakai QRIS biar lebih hemat.

Untungnya, sekarang kamu bisa budgeting dengan lebih mudah kalau bayar pakai QRIS GoPay. Soalnya, ada fitur laporan pengeluaran di aplikasi GoPay yang merangkum semua transaksi harianmu! Jadi, nggak usah catat satu per satu secara manual lagi, deh.

Yuk, terapkan semua tips di atas biar keuanganmu tetap aman, dan mulai budgeting praktis bareng GoPay!

Artikel Terkait