Ringkasan:
- Kota Palembang tidak hanya terkenal dengan kuliner gurih seperti pempek, tetapi juga menyimpan kekayaan dessert khas yang bervariasi mulai dari kue basah tradisional bertekstur kenyal-lembut, lempok durian kaya aroma, kue gurih bersantan, hingga hidangan penutup dingin yang menyegarkan.
- Pilihan dessert Palembang mencakup kue basah tanpa tepung dengan proses pembuatan unik (Kue Delapan Jam, Kue Maksuba, Kue Srikayo), kue beraroma alami pandan/suji (Kue Kojo, Kue Bongkol), olahan durian autentik (Lempok Durian), kue bertekstur kenyal (Engkak Ketan), kudapan gurih/asin (Kue Gandus), jajanan klasik isi kacang (Kue Kumbu), serta es tradisional dairy-free (Es Puter).
- Seluruh transaksi pembelian kudapan manis dan dessert khas Palembang dapat dilakukan dengan praktis, cepat, dan aman menggunakan pembayaran QRIS via aplikasi GoPay.
Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)
Kalau dengar nama Kota Palembang, pasti langsung kepikiran pempek yang gurih dan pedas duluan. Padahal, ada juga banyak pilihan dessert khas Palembang yang nggak kalah enak buat pencinta makanan manis, lho!
Yup, kamu nggak salah baca. Selain hunting pempek dan pindang, warga lokal maupun turis dari luar kota juga sering berburu hidangan penutup khas Palembang. Wajar, soalnya cita rasanya cukup beragam, mulai dari yang relatif gurih sampai benar-benar manis legit.
Terus, apa aja kue tradisional manis Palembang yang wajib kamu cobain minimal sekali seumur hidup pas lagi liburan? Yuk, keep scrolling sampai tuntas!
BACA JUGA: Dessert Viral Depok
1. Kue delapan jam

Kue delapan jam | Sumber: Pariwisataindonesia.id
Nama kue yang satu ini memang terbilang cukup unik dan bikin penasaran. Memangnya, kue delapan jam butuh waktu selama itu buat dibikin, ya? Ternyata beneran, lho!
Durasi yang diperlukan sampai kue tersebut matang sempurna memang literally 8 jam, nggak kurang dan nggak lebih. Gimana dengan bahannya? Kue delapan jam terbuat dari adonan telur bebek, gula pasir, mentega, dan susu kental manis.
Uniknya, kue ini sama sekali nggak pakai tepung. Sehingga, teksturnya jadi benar-benar padat, kenyal, sekaligus lembut pas kamu gigit. Rasanya pun manis dan gurih legit dengan aroma mentega yang cukup kuat.
Mengingat rasa manisnya yang pekat, makan sepotong ukuran kecil aja udah cukup bikin puas.
Bisa dibeli di mana? Outlet The Lapan Jam Gold, Jl. Peltu Tulus Yahya Lr. Bersama I No.41, 2 Ilir, Kec. Ilir Tim. II, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30118
Kisaran harga jajan: Rp80.000-Rp350.000/box (tergantung ukuran)
2. Kue maksuba

Kue maksuba | Sumber: Regional.kompas.com
Dulu, kue maksuba merupakan kue tradisional manis Palembang yang cuma disajikan buat tamu kehormatan. Tapi, sekarang siapa pun bisa menikmatinya dengan harga yang lebih terjangkau, kok.
Sedikit mirip dengan lapis legit, kue ini berwarna kekuningan dengan garis-garis kecokelatan di tengahnya. Bahannya pun terbuat dari telur bebek dalam jumlah berlimpah, mentega, susu, dan gula pasir.
Proses pembuatannya relatif tricky karena adonannya harus dituang selapis demi selapis, lalu dipanggang cukup lama sampai matang sempurna. Pantas aja dulunya cuma buat orang penting!
Tapi, justru proses pembuatan itulah yang bikin tekstur kuenya benar-benar moist dengan sensasi manis gurih yang berpadu sempurna. Mau cobain?
Bisa dibeli di mana? Rumah Kue Basah Khas Palembang Cek Isah, Perumahan Pusri Borang Jl. Rinjani No.12 Blok A6, Sako, Kec. Sako, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30162
Kisaran harga jajan: Rp70.000-Rp350.000/box (tergantung ukuran)
3. Kue kojo

Kue kojo | Sumber: Happyfresh.id
Dessert khas Palembang yang warnanya hijau cantik? Udah pasti kue kojo! Warna hijau alaminya berasal dari daun pandan dan daun suji, lho. Jadi, jangan heran pas kamu potong kuenya, kamu bakal langsung cium wangi pandan yang lembut.
Oh iya, kue tradisional manis Palembang ini terbuat dari tepung terigu, telur, santan kental, mentega, dan gula. Semua bahan tersebut dicampur dan dipanggang sampai menghasilkan tekstur yang padat dan sedikit renyah di pinggirnya.
Tapi, uniknya, tekstur bagian dalamnya benar-benar lembut dan agak kenyal kayak kue lumpur. Rasanya pun manis dan gurih karena ada campuran gula dan santan. Pas banget, nih, dijadiin teman minum teh!
Bisa dibeli di mana? Toko Kue Palembang Harum, Jl. Merdeka No.811, Talang Semut, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30135
Kisaran harga jajan: Rp4.000-Rp5.000/pcs, Rp60.000-Rp125.000/loyang (tergantung ukuran)
4. Kue srikayo

Kue srikayo | Sumber: Inews.id
Hidangan penutup khas Palembang yang warna hijaunya eye-catching bukan cuma kue kojo, lho. Selain itu, ada juga kue srikayo.
Meskipun namanya srikayo, sajian ini sama sekali nggak pakai buah srikaya. Lho, terus kenapa begitu? Namanya berasal dari rasa manis kuenya yang mirip selai srikaya, padahal cuma terbuat dari santan dan gula.
Mirip sama kue kojo, warna hijau kue satu ini juga ada berkat campuran daun pandan dan suji. Selain itu, ada juga bahan kayak telur, tapi kue ini nggak perlu tepung terigu dalam pembuatannya.
Setelah dikukus dalam mangkuk kecil sampai mengembang, kamu bisa ngerasain tekstur yang lembut banget kayak custard pudding di luar negeri. Kalau dicocol sama ketan pulut, rasa manisnya makin legit!
Bisa dibeli di mana? Toko Kue Palembang Harum, Jl. Merdeka No.811, Talang Semut, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30135
Kisaran harga jajan: Rp2.500-Rp40.000/buah (tergantung ukuran)
5. Lempok durian

Lempok durian | Sumber: Sumsel.genpi.co
Ngaku pencinta buah durian? Jangan sampai kamu skip cobain lempok durian! Sekilas, bentuknya mirip sama dodol. Tapi, kalau dodol biasa masih pakai tepung ketan, lempok sama sekali nggak. Justru, bahannya terbuat dari 100% daging buah durian.
Gimana, sih, pembuatannya? Daging duriannya dimasak bersama gula pasir di atas api kecil. Terus, adonannya harus diaduk selama berjam-jam supaya jadinya kental dan menghasilkan minyak alami yang bikin teksturnya makin menyatu.
Meski proses produksinya cukup lama, rasanya worth the effort! Soalnya, dalam satu gigitan, kamu bisa ngerasain tekstur kenyal dengan rasa manis plus aroma buah durian yang strong.
Bisa dibeli di mana? Toko Lempok Durian Wongkito, Jl. Aiptu A. Wahab No. 275, Kel. Tuan Kentang, Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30255
Kisaran harga jajan: Rp31.000-Rp160.000/bungkus (tergantung ukuran)
BACA JUGA: Cafe Dessert Surabaya
6. Kue gandus

Kue gandus | Sumber: Royco.co.id
Nggak semua dessert khas Palembang punya cita rasa manis yang giung, lho. Semisal kamu lebih suka hidangan penutup dengan rasa yang cenderung gurih, cobalah kue gandus.
Berbeda dari kebanyakan kue beraroma manis, kue ini lebih terkenal dengan sensasi gurih asin yang kaya rempah. Adonannya terbuat dari tepung beras, santan, dan sedikit garam, lalu dikukus hingga matang.
Terus, bagian atasnya dikasih taburan ebi sangrai, bawang goreng, seledri, dan irisan cabai merah. Teksturnya pun benar-benar lembut kayak talam. Cocok banget buat kamu yang mau nyicipin sesuatu lebih unik!
Bisa dibeli di mana? Toko Kue Palembang Harum, Jl. Merdeka No.811, Talang Semut, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30135
Kisaran harga jajan: Rp1.000-Rp4.000/buah
7. Kue kumbu

Kue kumbu | Sumber: Detik.com
Kue kumbu termasuk jajanan pasar klasik yang semakin langka di zaman sekarang, tapi tetap dicari banyak orang. Terutama, buat takjil di bulan puasa. Memang, apa yang bikin kue ini jadi favorit?
Dessert khas Palembang satu ini terbuat dari kacang hijau atau kacang merah yang dimasak halus bersama gula dan santan. Tapi, ada juga variasi lain yang membalut isian kacang tersebut dengan adonan tepung, lalu digoreng sampai garing.
Bagian kacang merah atau hijaunya benar-benar lembut dengan rasa manis yang subtle. Kalau dikombinasiin sama bagian kulit luar berwarna cokelat keemasan yang renyah, rasanya bikin nagih!
Bisa dibeli di mana? Toko Kue Palembang Harum, Jl. Merdeka No.811, Talang Semut, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30135
Kisaran harga jajan: Rp47.500-Rp90.000/loyang (tergantung ukuran)
8. Engkak ketan

Engkak ketan | Sumber: Fimela.com
Sekilas, engkak ketan mirip banget dengan kue maksuba karena sama-sama punya lapisan tipis berwarna kecokelatan di tengahnya. Terus, apa bedanya? Engkak ketan terbuat dari tepung ketan putih, sedangkan kue maksuba sama sekali nggak pakai tepung.
Selain tepung ketan, engkak ketan juga memadukan telur, santan kental, mentega, dan gula pasir. Karena campuran santan yang berlimpah, rasanya jadi makin gurih. Bahkan, manisnya pun nggak bikin enek.
Oh iya, tekstur kue engkak ketan bisa tetap terasa kenyal, elastis, dan lembut meski disimpan dalam waktu lama, lho.
Bisa dibeli di mana? Outlet Mega Cake Sukabangun, 3P6M+W66, Jl. Suka Bangun II, Suka Bangun, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30961
Kisaran harga jajan: Rp140.000-Rp300.000/loyang (tergantung ukuran)
9. Es puter

Es puter | Sumber: Enimekspres.disway.id
“Duh, panas-panasan di Palembang bikin haus! Ada dessert yang bikin segar, nggak, ya?”
Tentu ada, dong! Ada es krim tradisional Palembang yang jadi favorit para warga lokal dan bahkan pendatang, yaitu es puter.
Berbeda dari es krim biasa yang pakai susu sapi, es puter benar-benar dairy-free. Soalnya, dessert khas Palembang satu ini terbuat dari santan kelapa murni yang diputar secara manual dalam tabung berisi es batu dan garam.
Terkadang, ada juga es puter yang pakai potongan kelapa muda, nangka, atau ketan hitam pas proses pemutarannya supaya rasanya makin bervariasi.
Es puter memang punya tekstur yang agak kasar, tapi esnya cepat lumer saat masuk ke mulut. Sensasi dingin, manis, dan gurih dari kelapanya pasti bikin adem!
Bisa dibeli di mana? Warung Es Puter Bakso & Mie Ayam Bang Udi, Jl. Jend. Basuki Rachmat, Ario Kemuning, Kec. Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30128
Kisaran harga jajan: Rp4.500-Rp10.000/cup
10. Kue bongkol

Kue bongkol | Sumber: Rri.co.id
Kue bongkol adalah kue tradisional khas Palembang yang dibungkus rapi dengan daun pisang, sehingga ada aroma wangi yang khas. Bentuknya memanjang dan diikat pakai tali bambu.
Saat kamu buka bungkusnya, kamu bakal ketemu kue dengan tekstur yang lembut dan kenyal abis. Kue ini terbuat dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan air daun suji buat memberi tampilan warna hijau. Terus, bagian tengahnya berisi gula merah cair.
Ketika digigit, cairan gula merahnya langsung meleleh, dan ngasih rasa manis yang manjain lidah.
Bisa dibeli di mana? Pasar tradisional di Palembang seperti Pasar Cinde (Jl. Letnan Jaimas, 24 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30114)
Kisaran harga jajan: Rp2.000/buah
BACA JUGA: Jajanan Khas Makassar
Aneka dessert khas Palembang punya banyak pilihan rasa yang nggak bikin bosan pas kulineran. Mau yang gurih, manis, atau di tengah-tengah? Semuanya ada! Jadi, tinggal sesuaikan sama selera pribadi.
Biar jajan berbagai hidangan penutup khas Palembang jadi lebih praktis, jangan lupa bayar pakai QRIS GoPay. Tinggal scan, transaksi langsung beres tanpa ribet hitung uang pas! Jangan lewatkan juga promo QRIS yang bikin kulineran makin hemat, ya!
FAQ Dessert Khas Palembang
Q: Apa saja kue basah tradisional Palembang yang terbuat tanpa menggunakan tepung sama sekali?
A: Kue Delapan Jam, Kue Maksuba, dan Kue Srikayo. Ketiganya mengandalkan adonan telur (utamanya telur bebek), gula, susu, mentega, atau santan untuk menghasilkan tekstur yang padat, lembut, dan manis legit.
Q: Apa perbedaan utama antara Kue Maksuba dan Engkak Ketan?
A: Meski keduanya dipanggang lapis demi lapis dan tampak serupa, Kue Maksuba dibuat tanpa tepung sama sekali sehingga teksturnya lebih moist, sedangkan Engkak Ketan menggunakan bahan utama tepung ketan putih yang menghasilkan tekstur lebih kenyal dan elastis.
Q: Apakah ada rekomendasi dessert khas Palembang bagi yang tidak menyukai makanan terlalu manis?
A: Kue Gandus. Berbeda dengan mayoritas kue tradisional Palembang yang manis, Kue Gandus memiliki cita rasa gurih-asin dari olahan tepung beras dan santan yang diberi topping ebi sangrai, bawang goreng, seledri, serta irisan cabai merah.
Q: Mengapa Lempok Durian berbeda dari dodol biasa?
A: Lempok Durian dibuat dari 100% daging buah durian murni yang dimasak bersama gula pasir tanpa tambahan tepung ketan, sehingga menghasilkan aroma durian yang sangat pekat dan tekstur kenyal alami.
Q: Di mana lokasi terbaik untuk membeli kue-kue tradisional khas Palembang seperti Kue Kojo, Srikayo, atau Gandus?
A: Salah satu pusat penjualan terlengkap adalah Toko Kue Palembang Harum di Jalan Merdeka, serta Rumah Kue Basah Cek Isah atau Pasar Cinde untuk jajanan pasar tradisional.
Q: Bagaimana cara bertransaksi dengan praktis saat berburu dessert dan kuliner manis di Palembang?
A: Kamu cukup menggunakan fitur scan QRIS di aplikasi GoPay untuk melakukan pembayaran nontunai tanpa perlu repot menyiapkan atau menunggu kembalian uang tunai.








