Ringkasan:
- Keanekaragaman Kue Basah Tradisional: Jajanan pasar tradisional Nusantara tetap menjadi favorit camilan sore berkat cita rasanya yang unik dan harga terjangkau. Pilihan rasa manis meliputi klepon, dadar gulung, kue putu, kue sus, onde-onde, dan getuk, sedangkan pilihan rasa gurih/mengenyangkan mencakup lemper, arem-arem, pastel, dan risoles.
- Karakteristik & Tekstur Khas: Setiap jajanan menawarkan perpaduan tekstur beragam seperti kenyal-gurih-manis (klepon, onde-onde), renyah berserat (pastel, risoles), hingga pulen mengenyangkan berbahan beras/ketan (lemper, arem-arem) dan singkong (getuk).
- Kemudahan Transaksi Modern: Berburu jajanan pasar kini semakin praktis tanpa perlu uang tunai lecek karena sebagian besar pedagang kue subuh dan lapak pasar modern telah menerima pembayaran digital via QRIS GoPay yang juga sering menyediakan promo menarik.
Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)
Dubai chewy cookie, Korean salt bread, sampai chicken crunchy roll alias Chikuro emang lagi sering seliweran di FYP media sosial. Tapi, di tengah gempuran snack kekinian ala luar negeri, jajanan pasar tradisional tetap punya tempat istimewa di hati.
Gimana nggak? Sejak dulu, jajanan pasar udah jadi suguhan wajib tiap kumpul keluarga karena rasanya unik dan harganya murah meriah. Terus, jenisnya juga beragam, sehingga kamu jadi punya banyak pilihan.
Penasaran apa aja kue basah tradisional enak yang wajib dicoba? Yuk, nostalgia lewat rekomendasi jajanan pasar legendaris berikut ini!
BACA JUGA: Jajanan Khas Bali
1. Klepon

Klepon | Sumber: Commons.wikimedia.org
Klepon adalah jajanan pasar tradisional yang terbuat dari adonan tepung ketan. Bentuknya bulat kecil dan biasanya berwarna hijau karena diberi daun pandan atau suji.
Di bagian tengahnya, terdapat isian gula merah yang udah disisir. Setelah dibentuk bulat, adonan klepon direbus sampai matang, lalu digulingkan di atas kelapa parut.
Begitu digigit, kamu bakal ngerasain tekstur kenyal khas ketan dengan rasa gurih asin dari kelapa. Rasa tersebut bakal berpadu sama manisnya gula merah cair yang langsung lumer di mulut.
Kombinasi kenyal, gurih, dan manis inilah yang bikin klepon nagih banget, apalagi kalau makannya pas masih anget sehabis dikukus.
2. Dadar gulung

Dadar gulung | Sumber: Commons.wikimedia.org
Selain klepon, dadar gulung juga termasuk kue basah tradisional enak bercita rasa manis. Kulitnya terbuat dari adonan tepung terigu, telur, santan, air, dan pewarna hijau alami dari daun pandan atau suji. Kemudian, adonan tersebut didadar tipis hingga menyerupai crepe.
Buat isiannya, ada unti kelapa alias kelapa parut yang dimasak bareng gula merah sampai teksturnya agak kering dan lengket.
Begitu digulung, hasilnya jadi perpaduan kulit yang lembut dan agak kenyal, dengan isian manis legit dan sedikit berserat dari parutan kelapa. Cocok banget buat teman minum kopi hitam atau ngeteh sore!
3. Kue putu

Kue putu | Sumber: Commons.wikimedia.org
Cara masak kue putu unik banget, lho. Adonan utamanya terbuat dari tepung beras yang diberi air pandan, lalu diisi gula merah di bagian tengah.
Kemudian, adonan tersebut dimasukkan ke cetakan bambu kecil dan dikukus di atas panci khusus. Nah, proses kukus ini biasanya menghasilkan uap dengan bunyi melengking yang bikin kita auto-nengok tiap kali penjual putu lewat depan rumah.
Setelah matang, jajanan pasar tradisional ini umumnya disajikan dengan kelapa parut. Teksturnya agak padat tapi tetap lembut, serta sedikit “berpasir” khas tepung beras.
Begitu kamu menggigit bagian tengahnya, bakal kerasa gula merah yang manis legit. Sementara itu, kelapa parutnya ngasih sensasi gurih yang bikin rasa kue putu makin seimbang.
4. Lemper

Lemper | Sumber: Commons.wikimedia.org
Kalau Jepang punya sushi dan Korea punya kimbap, Indonesia punya lemper yang juga masuk daftar rekomendasi jajanan pasar legendaris!
Bahan utamanya adalah beras ketan yang dimasak bareng santan dan sedikit garam. Adonan ini kemudian diberi isian, biasanya berupa daging ayam suwir atau abon, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dikukus sampai empuk.
Hasilnya, lemper jadi punya tekstur yang pulen, kenyal, dan sedikit lengket dari beras ketan. Isiannya berserat dengan rasa gurih yang lezat, plus ada aroma daun pisang yang wangi.
Jadi, dalam satu gigitan lemper aja, rasanya udah komplet. Cocok buat kamu yang lebih suka jajanan gurih dan lumayan bikin kenyang.
5. Arem-arem

Arem-arem | Sumber: Commons.wikimedia.org
Sekilas, arem-arem memang terlihat mirip lemper karena sama-sama berbentuk lonjong dan dibungkus dengan daun pisang. Tapi, sebetulnya kedua jajanan pasar tradisional ini berbeda banget, lho!
Kalau lemper menggunakan beras ketan, arem-arem dibuat dari beras biasa yang dimasak bareng santan, pandan, daun salam, garam, dan sedikit gula.
Sementara itu, isiannya lebih beragam, tapi umumnya berupa suwiran daging ayam yang dimasak bersama oseng-oseng wortel dan buncis. Adonan arem-arem dibentuk lonjong dan dibungkus daun pisang, terus dikukus sampai pulen.
Karena terbuat dari beras dan santan, tekstur arem-arem tentu nggak sekenyal lemper. Rasanya juga cenderung lebih kompleks dengan isian berbumbu rempah dan biasanya sedikit pedas.
Satu porsi arem-arem biasanya cukup besar dan mengenyangkan, pas banget buat menu praktis sarapan sehari-hari.
BACA JUGA: Jajanan Enak Murah
6. Pastel

Pastel | Sumber: Commons.wikimedia.org
Nggak semua jajanan pasar tradisional Indonesia dibuat dengan cara dikukus. Ada juga yang digoreng seperti pastel.
Kulit pastel terbuat dari adonan tepung terigu, telur, air, garam, dan margarin. Bagian dalamnya diisi campuran sayuran seperti wortel, kacang polong, kentang, dan bihun yang ditumis gurih.
Selain itu, ada juga yang menambahkan telur rebus, suwiran ayam, atau daging cincang buat memperkaya rasa. Sebelum digoreng, pastel dibentuk jadi setengah lingkaran dengan pinggiran yang dibuat berpilin.
Jadi, begitu digigit, bagian kulitnya terasa renyah dengan tekstur yang sedikit berlapis. Terus, bagian isinya cenderung lembut dan gurih. Buat pencinta pedas, kamu bisa menyantap pastel dengan cabai rawit, ya!
7. Kue sus

Kue sus | Sumber: Commons.wikimedia.org
Sebetulnya, kue sus berasal dari kelompok choux pastry yang terkenal dalam kuliner Prancis. Tapi, tenang aja, jajanan satu ini tetap termasuk kue basah tradisional enak karena udah lama disesuaikan sama selera lidah Indonesia.
Sama kayak jenis choux pastry lain, kulit kue sus terbuat dari adonan tepung terigu, telur, mentega atau margarin, dan air. Adonan ini dipanggang sampai mengembang, tekstur luarnya sedikit garing, dan bagian dalamnya berongga.
Nah, rongga tersebut kemudian diisi dengan vla alias custard manis dari susu, tepung maizena, dan telur. Begitu digigit, kulit kue sus yang ringan bakal berpadu sempurna dengan vla yang lumer dan manis lembut.
Mau disantap pas masih hangat maupun didinginkan dulu di kulkas, rasa kue sus bakal tetap lezat dan comforting abis!
8. Onde-onde

Onde-onde | Sumber: Commons.wikimedia.org
Rekomendasi jajanan pasar legendaris yang juga nggak boleh di-skip adalah onde-onde. Tampilannya gampang dikenali berkat bentuknya yang bulat dan permukaan yang penuh biji wijen.
Kulit onde-onde dibuat dari campuran tepung ketan, tepung beras, santan, dan gula. Adonan ini diberi isian kacang hijau, dibentuk bulat, dilapisi biji wijen, lalu digoreng sampai cokelat keemasan.
Gimana rasanya? Kulit luarnya cenderung kenyal dan sedikit garing, lengkap dengan sensasi crunchy tipis-tipis dari taburan biji wijen.
Begitu kamu gigit sampai ke bagian tengah, teksturnya bakal berubah jadi lembut berkat isian pasta kacang hijau. Perpaduan rasa antara manis, gurih, dan sedikit nutty dari wijennya benar-benar pas banget!
9. Risoles

Risoles | Sumber: Commons.wikimedia.org
Ada lagi jajanan pasar tradisional yang juga digoreng seperti pastel, yaitu risoles! Umumnya, risoles terbuat dari kulit tipis berbahan tepung terigu, telur, dan sedikit susu atau air.
Adonan tersebut lalu didadar tipis menyerupai crepe, sehingga hasilnya sedikit kenyal dan lembut, bukan garing kayak pastel.
Kemudian, kulit risoles diberi isian ragout alias campuran wortel, kentang, kacang polong, serta daging ayam atau sapi cincang yang udah dimasak dengan saus kental gurih. Setelah digulung, risoles dicelupkan ke kocokan telur, dibalur dengan tepung panir, dan digoreng.
Hasilnya, kamu bakal ngerasain beberapa lapis tekstur sekaligus dalam satu gigitan: lapisan panir yang renyah kriuk, kulit dadar lembut, dan isian ragout yang gurih creamy.
Menariknya lagi, sekarang kreasi risoles udah makin kekinian. Selain ragout, banyak juga penjual yang kini menjual risoles dengan isian mayones, keju, dan smoked beef.
10. Getuk

Getuk | Sumber: Commons.wikimedia.org
Berbeda dari jajanan pasar sebelumnya yang menggunakan tepung sebagai bahan dasar, getuk justru dibuat dari singkong.
Singkong dikukus dulu sampai empuk, kemudian ditumbuk halus sampai teksturnya padat tapi lembut. Adonan singkong ini juga diberi gula dan sedikit garam untuk memperkaya rasa.
Para penjual biasanya menjual getuk dalam aneka bentuk dan warna. Tenang aja, warna-warni pada getuk biasanya berasal dari pewarna alami, kok, seperti pandan hijau dan ubi ungu.
Teksturnya cukup padat dan agak kenyal, dengan rasa yang manis legit. Kebanyakan penjual juga biasanya menyajikan getuk dengan kelapa parut, sehingga ngasih sensasi gurih yang bikin rasanya lebih seimbang.
BACA JUGA: Jajanan Khas Surabaya
Daftar jajanan pasar tradisional di atas ngebuktiin kalau kuliner Nusantara nggak pernah kehilangan pesonanya. Udah nggak sabar pengin nostalgia cicipin semua jajanan tersebut?
Sekarang, berburu jajanan pasar legendaris nggak perlu ribet lagi cari uang pas atau pusing mikirin kembalian yang lecek.
Justru, kamu cuma perlu bawa HP karena sebagian besar pedagang kue subuh dan lapak pasar modern saat ini udah menyediakan stiker QRIS GoPay di meja mereka.
Tinggal scan kode QR, bayar, dan bawa pulang camilan favoritmu! Bahkan, kamu bisa jajan lebih hemat dengan memanfaatkan promo QRIS GoPay, lho. Yuk, hunting jajanan pasar tanpa repot pakai QRIS GoPay!
FAQ Jajanan Pasar Tradisional
Q: Apa perbedaan utama antara lemper dan arem-arem yang tampilannya sama-sama dibungkus daun pisang?
A: Lemper dibuat dari beras ketan dengan tekstur kenyal dan isian suwiran ayam atau abon. Sementara itu, arem-arem terbuat dari beras biasa yang teksturnya lebih lembut/pulen dengan isian sayuran (wortel/buncis) serta oseng daging ayam yang sering kali berbumbu agak pedas.
Q: Mengapa kue sus yang berasal dari kuliner Prancis (choux pastry) dikategorikan sebagai jajanan pasar tradisional?
A: Kue sus tergolong choux pastry, namun telah disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia sejak lama dan diadaptasi menjadi salah satu varian kue basah populer di pasar tradisional.
Q: Bagaimana cara membedakan tekstur kulit antara pastel dan risoles?
A: Kulit pastel dibuat dari adonan terigu yang digoreng hingga renyah berlapis dan garing, sedangkan kulit risoles didadar tipis menyerupai crepe lalu dibalur tepung panir, menghasilkan perpaduan renyah di luar dan lembut-gurih di dalam.
Q: Jajanan pasar apa yang berbahan dasar non-tepung dan menggunakan singkong?
A: Getuk. Getuk dibuat dari singkong kukus yang ditumbuk halus bersama gula dan garam, disajikan dengan parutan kelapa gurih.
Q: Apakah membeli jajanan pasar tradisional saat ini bisa menggunakan metode cashless?
A: Ya. Banyak pedagang kue tradisional dan lapak kue subuh saat ini sudah menyediakan stiker QRIS GoPay, sehingga pembeli cukup melakukan pemindaian melalui aplikasi GoPay tanpa perlu repot menyiapkan uang pas.







