Ringkasan:
- Efisiensi dan Kemudahan: Transaksi QRIS jauh lebih cepat karena menghilangkan keribetan uang tunai, seperti mencari uang pas atau menunggu uang kembalian. Pembayaran bisa selesai dalam hitungan detik melalui dua mode: MPM (Merchant Presented Mode) di mana pembeli memindai kode, atau CPM (Consumer Presented Mode) di mana penjual yang memindai kode pembeli.
- Standardisasi "Satu untuk Semua": Berkat sistem Bank Indonesia, satu kode QRIS dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi e-wallet maupun mobile banking. Hal ini memberikan fleksibilitas tinggi karena pengguna tidak perlu memiliki banyak aplikasi yang berbeda untuk bertransaksi di berbagai merchant.
- Keamanan dan Pencatatan Otomatis: QRIS diawasi langsung oleh BI dengan enkripsi berlapis dan fitur QRIS Dinamis untuk mencegah penipuan. Selain aman, semua transaksi tercatat secara otomatis dan real-time di aplikasi, memudahkan pembeli memantau pengeluaran serta membantu penjual melakukan rekap penjualan tanpa setruk kertas.
Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)
Kapan terakhir kali kamu keluar uang tunai buat bayar makan siang atau beli es kopi? Jawabannya mungkin udah lama banget dan bahkan kamu pun nggak inget.
Wajar, kok, soalnya sekarang ada QRIS yang bikin transaksi jadi lebih praktis dan cepat. Bahkan menurut data Kementerian Komunikasi dan Digital, transaksi QRIS melonjak 226,54% sepanjang 2023–2024 aja, dengan jumlah pengguna menembus 50,50 juta.
Tapi, pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa transaksi QRIS lebih cepat? Yuk, kita bahas bareng-bareng!
BACA JUGA: QRIS Adalah
1. Nggak Perlu Ribet Bawa Uang Tunai

Nggak Perlu Ribet Bawa Uang Tunai | Sumber: Pexels.com/imin-technology
Kayaknya banyak orang pernah ada di situasi ini: lagi bayar tunai di kasir, tapi isi dompet cuma lembaran uang nominal besar, terus kasir kehabisan kembalian padahal antrean di belakang udah mengular.
Tapi, sejak ada QRIS, situasi seperti itu bisa kita hindari. Kamu nggak perlu lagi repot menyiapkan uang tunai dalam jumlah pas. Cukup buka aplikasi e-wallet atau mobile banking, pindai kode QR, dan pembayaran langsung selesai dalam hitungan detik!
Manfaat dari sisi penjual pun nggak kalah besar. Mereka nggak perlu bingung cari uang kembalian sekaligus bisa menghindari risiko salah hitung uang. Nggak ada lagi drama “ada uang pas?” atau “maaf, nggak ada kembalian” yang bikin antrean makin panjang.
2. Satset, Tinggal Scan dan Transaksi Selesai

Satset, Tinggal Scan dan Transaksi Selesai | Sumber: Pexels.com/imin-technology
Bagi yang pernah pakai QRIS, kamu pasti paham kenapa transaksi QRIS lebih cepat. Prosesnya simpel banget: buka aplikasi, cari ikon QRIS, scan kode QR dari merchant, cek nominal pembayaran, masukkan PIN, klik bayar, dan transaksi selesai.
Ada dua jenis mode dalam proses transaksi QRIS, yaitu Merchant Presented Mode (MPM) dan Consumer Presented Mode (CPM).
Pada mode MPM, penjual menampilkan kode QR dan pembeli harus memindai kode tersebut. Cuma dengan satu kode, penjual bisa menerima pembayaran dari berbagai e-wallet dan aplikasi mobile banking.
Sementara itu, CPM justru mengharuskan pembeli buat menunjukkan kode QR dari ponsel. Nah, nantinya penjual yang bakal scan kode tersebut. Mode ini biasanya lebih sering diterapkan di supermarket besar dan transportasi publik.
Tapi, baik MPM dan CPM sama-sama praktis dan cepat karena mampu menyelesaikan transaksi cuma dalam waktu beberapa detik.
3. Fleksibel, Bisa Pakai Banyak Aplikasi

Fleksibel, Bisa Pakai Banyak Aplikasi | Sumber: Unsplash.com/mkumbwajr
Sebelum ada QRIS, belanja pakai e-wallet bisa dibilang cukup ribet. Soalnya, tiap aplikasi e-wallet punya kode QR sendiri, jadi merchant harus menyediakan banyak kode QR di kasir.
Terus, gimana kalau pembeli nggak punya aplikasi e-wallet yang sesuai sama kode QR di kasir merchant? Siap-siap aja sedia uang tunai atau malah batal belanja.
Buat mengatasi keribetan tersebut, Bank Indonesia (BI) mengembangkan QRIS dengan prinsip standardisasi “satu QRIS untuk semua”.
Jadi, merchant cuma perlu mendaftar ke satu Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) QRIS yang udah mendapat izin dari BI. Setelah itu, merchant bisa langsung menerima pembayaran dari aplikasi PJP mana pun, baik m-banking maupun e-wallet.
Hal yang sama juga berlaku buat pembeli. Kamu bisa pakai aplikasi e-wallet dan m-banking apa pun buat scan kode QR dari merchant. Proses transaksi pun jadi jauh lebih simpel dan cepat!
4. Nggak Cuma Cepat, Tapi Juga Aman

Nggak Cuma Cepat, Tapi Juga Aman | Sumber: Pexels.com/tim-douglas
Alasan kenapa transaksi QRIS lebih cepat juga dibarengi sama keamanan yang kuat. Demi menjaga keamanan transaksi dan perlindungan data pengguna, QRIS diawasi langsung oleh BI dan udah menerapkan enkripsi berlapis.
Nggak cuma itu, ada juga fitur tambahan seperti QRIS Dinamis. Fitur ini mampu mencetak kode QR unik yang cuma berlaku buat satu transaksi. Jadi, kode yang udah di-scan nggak bakal bisa dipakai lagi sehingga membantu mengurangi risiko penipuan.
Dari sisi pengguna, kamu bisa meningkatkan keamanan dengan teliti mengecek nama merchant setelah QR berhasil di-scan di aplikasi. Pastikan nama merchant udah sesuai sama penjual atau tempat bertransaksi.
Kalau ternyata namanya nggak sesuai, segera konfirmasi ke kasir atau batalkan transaksi buat menghindari risiko penipuan.
5. Bukti Transaksi Langsung Otomatis Tercatat

Bukti Transaksi Langsung Otomatis tercatat | Sumber: Pexels.com/tim-douglas
Dulu, bukti transaksi atau pembayaran cuma mengandalkan setruk kertas yang mudah kusut dan rentan keselip. Tapi, dengan QRIS, sekarang semua udah serba otomatis.
Setiap transaksi pakai QRIS bakal langsung tercatat dan akurat secara real-time dalam aplikasi. Catatan digital ini meliputi jumlah pembayaran, nama merchant, dan waktu transaksi.
Bagi penjual, fitur pencatatan otomatis bakal memudahkan mereka dalam rekap penjualan karena nggak perlu lagi melakukannya secara manual.
Sedangkan buat pembeli, kamu jadi bisa menggunakan bukti transaksi tersebut buat memantau pengeluaran biar nggak over-budget.
BACA JUGA: Transaksi Pakai QRIS Gopay
Terjawab sudah kenapa transaksi QRIS lebih cepat dan praktis. Cukup scan dan konfirmasi, pembayaran langsung selesai dalam hitungan detik tanpa perlu uang tunai. Prosesnya simpel dan bisa dilakukan hampir di mana aja, bahkan oleh pedagang kaki lima sekalipun!
Buktikan sendiri kemudahan tersebut dengan transaksi pakai QRIS Gopay. Bahkan, kamu juga bisa lebih untung karena lagi ada promo QRIS Gopay, lho!
FAQ Kenapa Transaksi QRIS Lebih Cepat
Q: Apa perbedaan mendasar antara metode transaksi QRIS mode MPM dengan mode CPM?
A: Pada mode MPM (Merchant Presented Mode), penjual yang memajang kode QR lalu pembeli memindainya, sedangkan pada mode CPM (Consumer Presented Mode), pembeli yang menunjukkan kode QR di layar ponsel lalu pihak kasir yang melakukan pemindaian.
Q: Bagaimana fitur QRIS Dinamis bekerja dalam meminimalkan risiko penipuan transaksi?
A: QRIS Dinamis bekerja dengan cara membuat atau mencetak sebuah kode QR unik baru yang hanya berlaku khusus untuk satu kali transaksi tersebut, sehingga kode yang sama tidak akan bisa disalahgunakan atau dipindai kembali untuk transaksi lain.
Q: Langkah apa yang harus dilakukan pembeli di aplikasi ponsel untuk memastikan keamanan sebelum memasukkan PIN pembayaran?
A: Pembeli wajib memeriksa dan memastikan kembali apakah nama merchant yang muncul di layar aplikasi setelah proses pemindaian sudah benar-benar sesuai dengan nama toko atau penjual tempat mereka bertransaksi.
Q: Mengapa sistem QRIS dinilai sangat menguntungkan bagi para pemilik usaha atau penjual?
A: Karena penjual tidak perlu lagi repot mencari uang receh untuk kembalian, terhindar dari risiko salah hitung uang tunai, serta laporan rekapitulasi penjualan harian langsung tercatat secara otomatis dan akurat.
Q: Apakah pembeli harus memiliki aplikasi e-wallet yang sama dengan penyedia kode QRIS yang dipajang oleh penjual?
A: Tidak perlu, karena QRIS menggunakan prinsip standardisasi Bank Indonesia sehingga pembeli bebas menggunakan aplikasi e-wallet atau mobile banking apa pun untuk memindai kode QRIS dari Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) mana saja.
Q: Data apa saja yang langsung terekam secara otomatis dalam catatan digital setiap kali kita membayar menggunakan QRIS?
A: Catatan digital yang terekam secara real-time di dalam aplikasi meliputi nominal jumlah uang yang dibayarkan, nama lengkap merchant tujuan, serta waktu dan tanggal detail dilakukannya transaksi.
Q: Bagaimana cara mendapatkan keuntungan berupa potongan harga atau cashback saat berbelanja menggunakan QRIS?
A: Anda dapat melakukan pembayaran non-tunai menggunakan fitur QRIS GoPay melalui aplikasi GoPay di ponsel Anda untuk menikmati transaksi yang sat-set sekaligus memanfaatkan berbagai penawaran promo QRIS GoPay yang aktif.







