7 Tips Mengatur Keuangan untuk Freelancer agar Tetap Stabil

9 February 2026

•

4 min

Tips mengatur keuangan untuk freelancer

Enaknya jadi freelancer adalah kamu bisa kerja di mana saja dan kapan saja. Namun, di balik kebebasan itu, ada kemungkinan kamu dapat proyek dengan bayaran melimpah dalam sebulan, terus bulan depannya malah sepi. Itulah sebabnya, memahami tips mengatur keuangan untuk freelancer sangatlah penting.

Masalahnya, meskipun pemasukan naik turun seperti roller coaster, tagihan listrik, biaya kos, internet, sampai uang makan tetap jalan terus tanpa libur. Nah, dengan strategi pengelolaan uang yang baik, kamu nggak cuma bertahan hidup dari satu proyek ke proyek lainnya.

Nah, supaya kamu nggak terjebak dalam siklus kaya mendadak lalu bokek seketika, yuk simak beberapa tips mengatur keuangan untuk freelancer yang bisa kamu terapkan mulai sekarang!

BACA JUGA: Tips Atur Keuangan untuk Hiburan, Anti Mati Gaya di Akhir Bulan!

1. Pisahkan uang pribadi dan uang kerja

Tips mengatur keuangan untuk freelancer

Tips Mengatur Keuangan untuk Freelancer | Sumber: Unsplash.com/pampouks

Kesalahan paling umum yang sering dilakukan adalah mencampur semua uang dalam satu rekening. Ini bahaya banget, lho! Kamu jadi nggak tahu mana uang yang benar-benar bisa dipakai buat jajan dan mana uang yang sebenarnya harus disimpan untuk operasional kerja atau bayar pajak. 

Makanya, tips mengatur keuangan untuk freelancer yang paling mendasar adalah memiliki setidaknya dua rekening bank yang berbeda. 

Gunakan satu rekening khusus untuk menerima semua pembayaran dari klien dan membayar biaya operasional, seperti langganan software atau internet. 

Sementara itu, rekening lainnya bisa kamu gunakan untuk keperluan pribadi dan biaya hidup harian. Dengan begini, arus kas kamu jadi lebih transparan dan nggak gampang bocor.

2. Tentukan target minimum kebutuhan bulanan

Tips mengatur keuangan untuk freelancer

Tips Mengatur Keuangan untuk Freelancer | Sumber: Freepik.com/freepik

Karena pemasukanmu nggak tetap, kamu harus tahu berapa angka aman yang dibutuhkan untuk bertahan hidup setiap bulannya. 

Cobalah hitung total pengeluaran wajibmu: sewa tempat tinggal, makan, transportasi, internet, asuransi, hingga cicilan kalau ada. Angka total inilah yang menjadi target minimum yang harus kamu penuhi. 

Kalau dalam satu bulan pendapatanmu melebihi angka ini, jangan langsung dihabiskan; sebaiknya ditabung aja. 

Sebaliknya, jika pendapatanmu kurang, kamu jadi tahu pengeluaran mana yang harus dihemat atau seberapa keras kamu harus mencari proyek tambahan di bulan berikutnya.

3. Sisihkan dana darurat saat penghasilan tinggi

Tips mengatur keuangan untuk freelancer

Tips Mengatur Keuangan untuk Freelancer | Sumber: Unsplash.com/towfiqu999999

Salah satu aturan emas dalam tips mengatur keuangan untuk freelancer adalah memanfaatkan momen dapat income tinggi untuk membangun benteng pertahanan. 

Pas proyek dan saldo rekeningmu lagi banyak-banyaknya, jangan langsung lapar mata. Alokasikan sebagian besar kelebihan pendapatan itu untuk dana darurat. 

Idealnya, freelancer punya dana darurat minimal 6-12 kali pengeluaran bulanan karena risiko ketidakpastian kerja yang lebih tinggi dibanding karyawan tetap. 

Dana ini bakal sangat membantu untuk menutupi biaya hidup saat kamu sedang berada di fase sepi klien atau tiba-tiba ada keperluan mendesak seperti laptop rusak atau masalah kesehatan.

4. Catat semua pemasukan dan pengeluaran

Tips mengatur keuangan untuk freelancer

Tips Mengatur Keuangan untuk Freelancer | Sumber: Unsplash.com/sincerelymedia

Kedengarannya tips ini ngebosenin? Mungkin iya, tapi ini wajib dilakukan kalau mau keuanganmu sehat. Kamu nggak perlu pakai buku besar yang rumit, kok. Cukup gunakan aplikasi atau catatan sederhana di HP. 

Catat setiap rupiah yang masuk dari klien, termasuk tanggal cairnya. Begitu juga dengan pengeluaran; sekecil apa pun itu, jangan sampai lolos. 

Dengan mencatat, kamu bisa melihat pola pengeluaranmu: apakah kamu terlalu boros jajan delivery makanan? Atau mungkin biaya langganan aplikasi yang jarang dipakai ternyata cukup besar? Evaluasi mingguan atau bulanan akan membantu kamu melakukan penyesuaian agar budget nggak bocor.

BACA JUGA: Cara Atur Budget Olahraga

5. Atur alokasi pengeluaran berdasarkan prioritas

Tips mengatur keuangan untuk freelancer

Tips Mengatur Keuangan untuk Freelancer | Sumber: Unsplash.com/mrsmaria

Setelah tahu berapa uang yang kamu miliki dan berapa kebutuhanmu, mulailah buat skala prioritas. Prioritas utama tentu saja kebutuhan dasar (makanan, tempat tinggal, internet) dan kewajiban (cicilan, pajak). Setelah itu, alokasikan untuk tabungan dan investasi. 

Baru setelah semua pos penting terpenuhi, kamu bisa mengalokasikan uang untuk keinginan atau hiburan.

6. Hindari pengeluaran impulsif

Tips mengatur keuangan untuk freelancer

Tips Mengatur Keuangan untuk Freelancer | Sumber: Unsplash.com/freestocks

Dunia digital itu penuh godaan, apalagi kalau lagi asyik scrolling marketplace atau media sosial pas jam istirahat kerja. Sering kali kita merasa butuh barang tertentu padahal sebenarnya cuma sekadar pengen karena lagi ada promo. 

Sebagai freelancer, kamu harus punya disiplin diri yang kuat. Sebagai permulaan, coba tunggu sampai besok kalau kamu pengen beli sesuatu yang bukan kebutuhan mendasar. Biasanya, setelah 24 jam, keinginan itu bakal berkurang dan kamu akan sadar kalau barang itu nggak terlalu penting.

7. Rencanakan pembayaran rutin di awal

Tips mengatur keuangan untuk freelancer

Tips Mengatur Keuangan untuk Freelancer | Sumber: Unsplash.com/belart84

Supaya nggak lupa dan kena denda, sebaiknya kamu jadwalkan semua pembayaran rutin di awal bulan atau sesaat setelah menerima pembayaran besar dari klien. 

Bayar tagihan listrik, internet, air, sewa tempat tinggal, dan iuran kesehatan segera setelah uang tersedia. Jika memungkinkan, gunakan fitur pembayaran otomatis atau pengingat tagihan.

Setelah itu, barulah kamu bisa menggunakan uang buat kebutuhan lain seperti belanja bulanan di toko kelontong atau supermarket. Tapi, jangan lupa untuk tetap disiplin mengikuti alokasi pos pengeluaran yang udah dibuat di awal, ya!

BACA JUGA: Cara Kelola Keuangan Rumah Tangga

Mengatur keuangan sebagai freelancer memang butuh usaha ekstra dan disiplin yang tinggi, tapi hasilnya sepadan banget dengan ketenangan pikiran yang kamu dapatkan. Dengan menerapkan tips mengatur keuangan untuk freelancer di atas secara konsisten, kamu nggak perlu lagi merasa was-was setiap kali menghadapi pergantian bulan.

Supaya manajemen keuanganmu makin praktis dan fleksibel, kamu butuh alat bantu yang nggak bikin ribet. Nah, kamu bisa banget pakai aplikasi GoPay! GoPay punya fitur Laporan Pengeluaran yang sangat berguna untuk membantu kamu mengelola transaksi harian secara otomatis. 

Kamu bisa langsung memantau ke mana saja uangmu pergi, kategori apa yang paling boros, dan menjaga pengeluaran tetap terkontrol berdasarkan grafik total nominal transaksi dalam sebulan. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai kelola keuanganmu dengan lebih cerdas lewat GoPay, dan nikmati hidup sebagai freelancer yang bebas sekaligus stabil!

Artikel Terkait