5 Cara Mengirim Uang ke Keluarga dengan Aman dan Praktis

28 February 2026

•

4 min

Cara membagi uang ke keluarga

Siapa pun pasti happy banget pas dengar bunyi notifikasi saldo masuk di tanggal gajian. Rasanya kayak beban kerja sebulan penuh langsung terbayar lunas! Biasanya, setelah urusan kebutuhan pribadi beres, pasti kamu pengen membalas budi kepada orang tua.

Karena mereka udah susah payah membesarkan dan mendukungmu dari kecil sampai bertumbuh dewasa, wajar kalau kamu pengen kasih sebagian dari hasil jerih payahmu kepada mereka. 

Untungnya, sekarang ada cara membagi uang ke keluarga dengan praktis banget tanpa perlu ribet ke ATM atau kantor pos. Dengan sistem yang sudah serba digital, kamu bisa memastikan dukungan finansialmu sampai ke tangan mereka dengan aman.

BACA JUGA: Cara Kelola Keuangan Rumah Tangga

1. Sesuaikan dengan kebutuhan keluarga

Sesuaikan dengan kebutuhan keluarga

Sesuaikan dengan kebutuhan keluarga | Sumber: Unsplash.com/dancer3sj

Langkah pertama dari cara membagi uang ke keluarga adalah riset kecil-kecilan tentang kondisi keluargamu. Soalnya, setiap keluarga punya kebutuhan yang berbeda-beda, lho. 

Ada orang tua yang mungkin sudah punya dana pensiun sendiri dan hanya butuh uang jajan tambahan untuk hobi mereka. Di sisi lain, ada juga keluarga yang mungkin masih sangat bergantung pada kiriman bulanan untuk membayar tagihan listrik, air, atau bahkan belanja dapur harian. 

Biar nggak salah tebak, coba sesekali ajak orang tua atau saudara kamu ngobrol santai saat hari libur. Kamu bisa tanya secara halus apakah ada kebutuhan mendesak, seperti biaya servis kendaraan, renovasi kecil di rumah, atau mungkin ada adik yang butuh biaya tambahan buat praktikum di sekolah. 

Dari sana, kamu bisa langsung memetakan kira-kira butuh nominal berapa. Apalagi, memberi sesuai kebutuhan juga menunjukkan kalau kamu benar-benar perhatian dan peduli pada detail kehidupan mereka.

2. Pertimbangkan kemampuan diri sendiri

Pertimbangkan kemampuan diri sendiri

Pertimbangkan kemampuan diri sendiri | Sumber: Unsplash.com/javaistan

Memberi kepada orang tua itu memang mulia banget dan patut dipuji. Tapi, sebaiknya kamu nggak mengabaikan kesehatan finansial dan kebutuhan pentingmu sendiri cuma demi berbakti!

Justru, kamu harus tetap realistis dan mempertimbangkan kemampuan kantongmu. Ingat, kamu juga punya masa depan yang harus dipersiapkan, seperti dana darurat, tabungan untuk menikah, atau investasi jangka panjang. 

Berapa persentase yang ideal untuk dialokasikan ke keluarga? Banyak pakar keuangan menyarankan angka di kisaran 10% hingga 20% dari total gaji bersih kamu. Angka ini dianggap cukup aman karena nggak bakal mengganggu pengeluaran pokokmu.

Tenang aja, angka itu bukan harga mati, kok. Kalau gaji kamu baru aja naik, mungkin kamu bisa kasih lebih. Tapi, kalau bulan ini banyak pengeluaran tak terduga buat kesehatan atau perbaikan gadget, nggak masalah kalau jumlahnya sedikit berkurang. 

Yang penting, jangan sampai gara-gara terlalu bersemangat menerapkan cara membagi uang ke keluarga, kamu malah harus berutang buat makan di akhir bulan.

3. Segera sisihkan gaji untuk pengeluaran

Segera sisihkan gaji untuk pengeluaran

Segera sisihkan gaji untuk pengeluaran | Sumber: Unsplash.com/mufidpwt

Salah satu rahasia sukses mengelola uang adalah dengan langsung membaginya ke dalam pos-pos tertentu sehabis terima gaji di rekening. Jangan menunggu sampai akhir bulan atau menunggu uang sisa, karena biasanya uang sisa itu nggak akan pernah ada! 

Jadikan kiriman uang untuk keluarga sebagai bagian dari tagihan wajib dalam pos pengeluaranmu. Jadi, level prioritasnya setinggi bayar cicilan motor, sewa kos, atau tagihan internet, air, dan listrik. 

Dengan memasukkannya ke kategori pengeluaran wajib, kamu nggak akan merasa berat saat harus mengeluarkan uang tersebut karena mentalitas kamu sudah menganggapnya sebagai hal yang memang harus keluar.

Cara membagi uang ke keluarga yang satu ini juga efektif banget untuk menjaga kedisiplinanmu. Soalnya, kamu bakal terhindar dari godaan untuk beli hal-hal yang kurang penting.

BACA JUGA: Cara Mudah Mengelola Dana Darurat

4. Utamakan konsistensi dan komunikasi

Utamakan konsistensi dan komunikasi

Utamakan konsistensi dan komunikasi | Sumber: Freepik.com/Lifestylememory

Memberi uang kepada keluarga bukan cuma soal seberapa besar angka nol yang ada di bukti transfer. Justru, di mata orang tua, konsistensi dan perhatian itu malah jauh lebih berharga. 

Lebih baik kamu mengirim nominal yang stabil setiap bulan daripada mengirim dalam jumlah besar sekali, tapi kemudian menghilang selama enam bulan ke depan. 

Konsistensi ini membantu keluarga dalam merencanakan anggaran rumah tangga mereka juga, lho. Mereka jadi tahu berapa dana yang bisa mereka harapkan setiap bulannya untuk menopang kebutuhan harian.

Selain konsistensi, komunikasi yang terbuka juga nggak kalah penting. Kalau suatu saat kamu mengalami kendala keuangan, jangan ragu buat bicara jujur kepada keluarga. Jelaskan kondisinya dengan baik-baik supaya nggak ada kesalahpahaman atau prasangka. 

Komunikasi yang sehat akan membuat hubungan kamu dan keluarga makin erat. Ingat, keluarga pasti mengerti kondisi kamu jika dibicarakan dengan terbuka.

5. Pilih metode yang praktis dan aman

Pilih metode yang praktis dan aman

Pilih metode yang praktis dan aman | Sumber: Pexels.com/@thirdman

Di zaman yang serba canggih seperti sekarang, kamu nggak perlu cara membagi uang ke keluarga yang merepotkan. Misalnya, dengan mengantre lama di depan meja teller bank atau harus cari ATM di pinggir jalan padahal jadwalmu lagi padat.

Sekarang, kamu cuma butuh satu smartphone dan koneksi internet yang kuat untuk kirim uang ke keluarga secara digital. Apalagi, transfer uang digital itu lebih disarankan karena prosesnya cepat. 

Kamu cuma butuh beberapa kali klik, dan uang langsung masuk ke akun tujuan milik orang tua. Praktis, kan?

Selain praktis, transfer uang secara digital ke keluarga juga lebih aman. Soalnya, kamu harus verifikasi dulu sebelum bisa mengirim uang, misalnya dengan memasukkan PIN atau scan sidik jari. 

Terus, kamu bakal dapat bukti transfer yang jelas dan permanen, sehingga kamu bisa memantau semua riwayat transaksi dengan mudah. Kamu pun nggak perlu takut uang hilang di tengah jalan atau salah hitung lagi, deh. 

Keunggulan lainnya, banyak aplikasi saat ini yang menawarkan fitur bebas biaya admin atau promo menarik lainnya. Jadi, selain aman, kamu juga bisa lebih hemat.

BACA JUGA: Kode Transfer BCA

Cara membagi uang ke keluarga secara rutin itu jauh dari kata ribet. Ketahui apa kebutuhan mereka, sesuaikan sama kemampuan finansialmu, dan jangan menunda-nunda buat menyisihkan gaji buat mereka sebelum uangnya dibelanjakan.

Biar transfer uang ke anggota keluarga tercinta jadi makin simpel, pakai aja aplikasi GoPay. Soalnya, aplikasi GoPay punya proses kirim uang yang cepat cuma dalam hitungan detik dan transaksinya bisa dipantau kapan pun. Kamu bisa transfer ke sesama pengguna GoPay dan berbagai rekening bank, lho!

Yuk, mulai coba kirim uang pakai aplikasi GoPay, dan rasakan kemudahannya sendiri!

Artikel Terkait