Ciri-Ciri Customer Service Palsu dan Modus Penipuannya

20 January 2026

•

4 min

Ciri-Ciri Customer Service Palsu dan Modus Penipuannya

Pernah gak tiba-tiba dapet chat atau telepon yang mengaku customer service dan bilang akunmu bermasalah? Hati-hati! Bisa jadi itu gak customer service resmi, tapi penipu yang lagi cari korban. Modus ini sering banget dipakai karena kelihatannya meyakinkan dan bikin orang lengah.

Di tengah tingginya aktivitas transaksi digital, kasus penipuan dengan modus mengatasnamakan customer service juga makin marak. Banyak korban akhirnya tertipu dengan kasih data penting sehingga akun langsung diambil alih penipu. Nah, biar gak jadi korban berikutnya, yuk pelajari ciri-ciri customer service palsu di sini!

BACA JUGA: Modus Penipuan


Apa Itu Customer Service Palsu?

Customer service palsu adalah individu atau kelompok yang menyamar sebagai customer service resmi dari sebuah platform digital. Mereka biasanya tampil meyakinkan, pakai nama brand, logo, bahkan bahasa yang terkesan profesional. Sekilas kelihatan resmi, padahal tujuannya gak baik.

Mereka sering menghubungi lewat WhatsApp, DM media sosial, atau telepon tanpa permintaan dari pengguna. Target utamanya adalah data sensitif seperti OTP, PIN, password, sampai akses akun. Modusnya juga mainin emosi korban seperti suka bikin panik, takut, dan mendorong korban buat buru-buru ambil keputusan.


Ciri-Ciri Customer Service Palsu yang Perlu Diwaspadai

Penipu biasanya punya pola yang mirip satu sama lain, meski cara mereka menghubungi korban bisa berbeda-beda. Yuk, cari tau ciri-ciri customer service palsu biar kamu gak gampang ketipu dan akunmu tetap aman!

1. Menghubungi Duluan Tanpa Kamu Minta

Menghubungi Duluan Tanpa Kamu Minta Ciri-Ciri Customer Service Palsu Blog GoPay

Menghubungi Duluan Tanpa Kamu Minta (Source: freepik.com/Scam Call)

Kalau tiba-tiba ada yang nge-chat atau nelpon dengan mengaku customer service resmi, padahal kamu gak pernah hubungi pihak mana pun sebelumnya, ini udah jadi alarm pertama. Biasanya mereka langsung bilang akun kamu bermasalah atau ada aktivitas mencurigakan.

Customer service resmi umumnya baru akan menghubungi kalau kamu duluan yang lapor lewat kanal resmi mereka. Kalau mereka muncul secara tiba-tiba tanpa konteks yang jelas, besar kemungkinan itu cuma trik buat menjebak kamu.


2. Meminta OTP, PIN, atau Data Pribadi Sensitif

Meminta OTP, PIN, atau Data Pribadi Sensitif Ciri-Ciri Customer Service Palsu Blog GoPay

Meminta OTP, PIN, atau Data Pribadi Sensitif (Source: freepik.com/Data Theft)

Salah satu ciri paling umum dari customer service palsu adalah permintaan data sensitif dengan alasan verifikasi. Mulai dari OTP (One-Time Password), kata sandi (password) akun, PIN, nomor kartu ATM, CVV (Card Verification Value), dan data pribadi lainnya.

Perlu diingat, semua data itu sifatnya rahasia dan cuma boleh kamu sendiri yang tau. Customer service asli gak pernah dan gak akan minta data sedetail ini, dalam kondisi apa pun. Jadi kalau ada yang minta, langsung waspada.


3. Mengarahkan ke Link Mencurigakan

Mengarahkan ke Link Mencurigakan Ciri-Ciri Customer Service Palsu Blog GoPay

Mengarahkan ke Link Mencurigakan (Source: freepik.com/Phishing Link)

Modus lain yang sering dipakai adalah mengarahkan korban ke link tertentu. Biasanya mereka bilang link itu untuk verifikasi akun, pengisian data, atau klaim tertentu. Sekilas terlihat penting dan mendesak, padahal itu buat menipu korban.

Kalau diperhatikan lebih detail, link-nya gak dari domain resmi dan tampilannya mencurigakan. Begitu kamu isi data, informasi pribadimu bisa langsung dicuri. Dari sini, penipu bisa dengan mudah mengakses akun atau menyalahgunakan datamu.


4. Meminta Install Aplikasi Tambahan

Meminta Install Aplikasi Tambahan Ciri-Ciri Customer Service Palsu Blog GoPay

Meminta Install Aplikasi Tambahan (Source: freepik.com/Malicious App)

Beberapa penipu bahkan meminta korban menginstal aplikasi tertentu dengan dalih membantu pengecekan akun. Aplikasi ini biasanya dikirim lewat link dan gak berasal dari app store resmi. Alasannya dibuat seolah-olah masuk akal.

Padahal, aplikasi tersebut bisa berfungsi sebagai alat untuk mengontrol HP dari jarak jauh. Kalau sampai terinstal, penipu bisa melihat layar, membaca pesan, bahkan mengakses aplikasi keuangan kamu tanpa disadari.

BACA JUGA: Tips Hindari Penipuan Dunia Digital


5. Menggunakan Ancaman Biar Kamu Panik

Menggunakan Ancaman Biar Kamu Panik Ciri-Ciri Customer Service Palsu Blog GoPay

Menggunakan Ancaman Biar Kamu Panik (Source: freepik.com/Threat Scam)

Customer service palsu sering memakai bahasa yang menekan dan bernada ancaman. Contohnya seperti “akunmu akan diblokir permanen” atau “saldomu akan hilang dalam waktu dekat”. Semua ini dibuat supaya kamu merasa terdesak.

Saat panik, orang cenderung bertindak tanpa berpikir panjang. Inilah celah yang dimanfaatkan penipu. Kalau kamu merasa ditekan untuk bertindak cepat, sebaiknya berhenti sejenak dan cek kebenarannya lewat kanal resmi.


6. Menghubungi Lewat Nomor Pribadi atau Profil Gak Profesional

Menghubungi Lewat Nomor Pribadi atau Profil Gak Profesional Ciri-Ciri Customer Service Palsu Blog GoPay

Menghubungi Lewat Nomor Pribadi atau Profil Gak Profesional (Source: freepik.com/Unprofessional Contact)

Ciri lainnya bisa dilihat dari cara mereka menghubungi kamu. Customer service palsu biasanya pakai nomor pribadi atau akun dengan tampilan seadanya. Identitasnya sering gak konsisten dan terlihat kurang profesional.

Sebaliknya, customer service resmi biasanya punya identitas yang jelas, rapi, dan mudah diverifikasi. Kanal komunikasi yang digunakan juga resmi dan tercantum di aplikasi atau website. Kalau tampilannya mencurigakan, sebaiknya jangan dilanjutkan.


7. Akun Media Sosial Gak Verified atau Baru Dibuat

Akun Media Sosial Gak Verified atau Baru Dibuat Ciri-Ciri Customer Service Palsu Blog GoPay

Akun Media Sosial Gak Verified atau Baru Dibuat (Source: freepik.com/Fake Account)

Di media sosial, customer service palsu sering mengaku sebagai akun resmi padahal gak punya tanda verifikasi. Akunnya bisa jadi baru dibuat, jarang update, atau minim interaksi. Ini jadi tanda penting yang sering terlewat.

Brand besar umumnya punya akun resmi yang aktif, konsisten, dan mudah ditemukan. Kalau kamu ragu, selalu cek ulang lewat aplikasi atau situs resmi sebelum percaya atau membalas pesan.


8. Menawarkan Refund ke Rekening Pribadi

Menawarkan Refund ke Rekening Pribadi Ciri-Ciri Customer Service Palsu Blog GoPay

Menawarkan Refund ke Rekening Pribadi (Source: freepik.com/Fake Refund)

Modus terakhir yang cukup sering terjadi adalah tawaran refund atau pengembalian dana. Penipu biasanya mengiming-imingi korban dengan janji saldo akan kembali. Tapi, syaratnya kamu harus transfer dulu ke rekening pribadi penipu.

Hal ini jelas gak masuk akal dan patut dicurigai. Customer service resmi gak pernah meminta transfer manual ke rekening personal. Kalau ketemu pola seperti ini, sebaiknya langsung hentikan komunikasi.


9. Memberi Instruksi Gak Aman

Memberi Instruksi Gak Aman Ciri-Ciri Customer Service Palsu Blog GoPay

Memberi Instruksi Gak Aman (Source: freepik.com/Unsafe Instructions)

Penipu sering memberi instruksi yang kelihatannya sepele, tapi sebenarnya berisiko. Misalnya, menyuruh kamu membagikan kode, mematikan fitur keamanan, atau mengikuti langkah yang bertentangan dengan aturan keamanan umum. Instruksi kayak gini biasanya dibungkus dengan alasan “biar prosesnya cepat” atau “biar akun aman”.

Customer service resmi justru akan mengarahkan kamu untuk menjaga keamanan akun, bukan melemahkannya. Jadi, kalau ada instruksi yang terasa gak aman atau bertolak belakang dengan prinsip dasar keamanan digital, sebaiknya langsung hentikan komunikasi.


10. Menolak Saat Diminta Verifikasi Lewat Kanal Resmi

Menolak Saat Diminta Verifikasi Lewat Kanal Resmi Ciri-Ciri Customer Service Palsu Blog GoPay

Menolak Saat Diminta Verifikasi Lewat Kanal Resmi (Source: freepik.com/Verification Refusal)

Ciri lain yang cukup penting adalah saat mereka menolak atau menghindar ketika kamu minta verifikasi lewat kanal resmi. Misalnya, kamu minta lanjutkan lewat aplikasi atau akun resmi, tapi mereka malah mengelak dan menyuruh lanjut via chat pribadi. 

Penipu biasanya akan kasih alasan seperti “sistem lagi gangguan”, atau “cukup lewat sini aja”. Padahal, customer service asli gak akan keberatan kalau kamu mau konfirmasi lewat kanal resmi. Kalau mereka menolak atau menghindar, itu tanda kuat bahwa identitas mereka patut dipertanyakan.

BACA JUGA: Modus Penipuan Online


Sekarang kamu udah tau pola dan ciri-ciri customer service palsu yang sering dipakai penipu. Pengetahuan ini bisa bantu kamu lebih sigap menghindari jebakan yang berisiko ke data pribadi dan saldo. Kuncinya adalah tetap tenang dan gak gampang panik saat dapat pesan mencurigakan, ya~

Pastikan kamu selalu pakai kanal resmi dan gak berinteraksi lewat jalur di luar yang ada. Untuk layanan GoPay, gunakan hanya kanal resmi seperti email customerservice@gopay.co.id, Call Center 1500729, dan media sosial resmi seperti Instagram @gopayindonesia yang sudah bercentang biru. 

Ingat, keamanan akun adalah prioritas utama! Jangan pernah bagikan OTP, PIN, atau data sensitif ke siapa pun. Tetap waspada dengan customer service palsu biar data dan saldo kamu selalu aman!

Artikel Terkait