15 Ide Usaha Tanpa Modal yang Banyak Dibutuhkan

2 October 2026

•

8 min

15 Ide Usaha Tanpa Modal yang Banyak Dibutuhkan

Ringkasan

  • 15 Ide Usaha Minim Modal: mulai dari dropshipping, jasa penerjemah, editing foto/video, tutor privat, jasa resume/CV, jual barang preloved, jastip, freelance writer, fotografi, sewa dekorasi, admin media sosial, jasa penjahit, desainer grafis, sewa buku, hingga sewa peralatan bayi.
  • Modal Minim, Potensi Cuan Nyata: sebagian besar ide usaha ini hanya butuh smartphone, koneksi internet, dan keahlian yang sudah kamu miliki, dengan estimasi omzet mulai Rp150 ribu sampai puluhan juta rupiah per bulan tergantung jenis usaha.
  • Terima Pembayaran Digital Tanpa Biaya: daftar sebagai GoPay Merchant untuk bikin QRIS gratis, dan nikmati MDR 0% untuk usaha mikro (UMI) pada transaksi hingga Rp500.000.

Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)


Memulai usaha sendiri ternyata tidak selalu butuh modal besar, lho! Pada era serba-online seperti sekarang, banyak peluang usaha yang bisa kamu jalankan dengan modal minim, bahkan nyaris tanpa modal sekalipun. Menariknya lagi, banyak dari ide usaha tersebut yang ternyata sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga potensi permintaannya pun cukup tinggi. Mulai dari solusi digital hingga aneka jasa, ini dia berbagai ide usaha tanpa modal yang simpel tapi efektif!

1. Dropshipping

Ide usaha satu ini tidak hanya minim modal, tapi juga cocok untuk pemula. Dropshipping adalah jenis usaha yang memungkinkan kamu untuk berjualan tanpa harus stok produk. Kamu hanya perlu fokus mempromosikan produk milik brand atau supplier, biasanya melalui media sosial atau marketplace. Saat ada pembeli yang memesan produk, tugasmu adalah meneruskan pesanan tersebut kepada supplier.

Nantinya, supplier yang akan mengurus pengemasan dan pengiriman produk kepada pembeli. Sangat praktis, bukan? Hanya dengan berbekal smartphone dan internet, kamu sudah bisa memulai usaha dropshipping. Apalagi, produk yang bisa dijual pun sangat bervariasi. Beberapa contoh yang cukup populer adalah makeup, skincare, dan pakaian.

Benda yang diperlukan: Smartphone atau laptop, koneksi internet, akun marketplace (seperti Tokopedia).

Estimasi keuntungan: Jika mengambil untung sekitar Rp5.000 hingga Rp50.000 per produk, kamu bisa menghasilkan omzet bulanan sebesar Rp1–5 juta, bergantung pada volume penjualan.

Baca juga: Cara Menjadi Dropshipper yang Sukses

2. Jasa Penerjemah

Bagi yang punya keterampilan berbahasa asing, misalnya bahasa Inggris atau Mandarin, kamu bisa menawarkan jasa penerjemah. Keahlianmu ini selalu dicari, lho, baik oleh perusahaan, individu, hingga lembaga pemerintah. Biasanya, mereka membutuhkan jasa penerjemah profesional untuk menerjemahkan jurnal, dokumen akademik, hingga konten website.

Jasa penerjemah juga termasuk usaha tanpa modal, terutama jika kamu sudah memiliki laptop atau komputer serta koneksi internet. Plus, waktu kerjanya fleksibel, sehingga bisa kamu kerjakan dari mana pun dan kapan pun selama sesuai dengan deadline yang diberikan. Untuk memulai usaha sebagai penerjemah, kamu bisa menawarkan jasa melalui platform freelancer seperti Sribulancer dan Fiverr.

Benda yang diperlukan: Laptop atau komputer, koneksi internet, serta keahlian bahasa asing.

Estimasi keuntungan: Pada umumnya, tarif jasa terjemahan adalah sekitar Rp20.000 sampai Rp50.000 per halaman. Bergantung pada jumlah proyek, kamu bisa berpotensi menghasilkan keuntungan hingga Rp1–5 juta per bulan.

3. Editing Foto dan Video

Banyak perusahaan, brand, UMKM, hingga lembaga pemerintah yang membutuhkan konten visual menarik untuk kebutuhan promosi. Kamu bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan menawarkan jasa editing foto dan video.

Permintaannya cukup tinggi karena kini para pelaku usaha maupun content creator berlomba-lomba menghadirkan konten yang menarik. Selain itu, kamu juga tidak harus menggunakan alat mahal untuk mengedit foto maupun video. Bahkan, kamu bisa menggunakan smartphone dan aplikasi editing versi gratis.

Benda yang diperlukan: Laptop, komputer, atau smartphone; koneksi internet, dan aplikasi editing seperti Canva, CapCut, atau Adobe Premiere.

Estimasi keuntungan: Anggaplah kamu memasang tarif Rp50.000 hingga Rp300.000 per proyek editing. Bergantung pada klien dan volume proyek tersebut, estimasi penghasilan yang bisa kamu dapatkan adalah sekitar Rp2–10 juta per bulan.

4. Tutor Privat

Banyak orang tua mencari tutor atau guru les untuk membantu anak-anak mereka menguasai mata pelajaran tertentu. Contohnya seperti matematika, bahasa Inggris, fisika, atau kimia. Jadi, bagi yang memiliki keahlian mengajar mata pelajaran, kamu bisa membuka usaha tutor privat secara online atau datang langsung ke rumah murid.

Benda yang diperlukan: Papan tulis dan alat tulis (jika offline), koneksi internet (jika online), laptop dan smartphone (untuk komunikasi dan membuat materi belajar).

Estimasi keuntungan: Tarif umum untuk tiap sesi tutor privat adalah sekitar Rp50.000 hingga Rp200.000. Bayangkan jika kamu mengajar 10 kali dalam sebulan, potensi penghasilan yang bisa kamu dapatkan adalah sekitar Rp500.000 sampai Rp2 juta.

5. Jasa Resume/CV Builder

Resume atau CV merupakan dokumen yang menjadi salah satu bahan pertimbangan utama HRD saat merekrut karyawan. Sayangnya, masih banyak jobseeker yang kesulitan menyusun resume atau CV menarik. Kamu dapat membantu mereka dengan membuka jasa pembuatan resume dan CV.

Usaha satu ini membutuhkan pengetahuan tentang resume dan CV yang efektif, serta keahlian dalam membuat desain profesional. Waktu pengerjaannya relatif fleksibel dan bisa kamu lakukan dari mana pun selama memiliki perangkat yang memadai.

Benda yang diperlukan: Laptop atau komputer; koneksi internet; akses Microsoft Word, Canva, atau template resume dan CV yang efektif.

Estimasi keuntungan: Kamu bisa memasang tarif antara Rp50.000 hingga Rp200.000 per dokumen resume atau CV. Bergantung dari jumlah klien, usaha satu ini dapat menghasilkan potensi keuntungan sebesar Rp500.000 hingga Rp2 juta per bulan.

6. Menjual Barang Preloved

Punya barang-barang yang sudah tidak terpakai, tapi kondisinya masih bagus? Misalnya seperti pakaian, perabot rumah tangga, atau mainan anak? Daripada dibuang, kamu bisa menjualnya secara online melalui media sosial atau marketplace. Sediakan pula opsi pickup di tempat untuk pelanggan yang lebih suka bertransaksi secara langsung.

Lalu, karena menjual barang milik sendiri, kamu pun tidak perlu menyiapkan stok baru. Itulah kenapa usaha tanpa modal satu ini cenderung minim risiko, membuatnya cocok untuk para pengusaha pemula.

Benda yang diperlukan: Kamera atau smartphone untuk foto barang preloved, serta akun media sosial atau marketplace untuk berjualan.

Estimasi keuntungan: Bergantung pada jenis barang, kamu bisa menjual barang preloved seharga Rp50.000 hingga Rp200.000 per item. Jika misalnya berhasil menjual 20 barang dalam sebulan, perkiraan omzetnya adalah sekitar Rp1–4 juta.

Baca juga: Panduan Praktis Memulai Bisnis Thrift Shop yang Untung

7. Jasa Titip

Banyak orang yang ingin belanja barang dari suatu tempat, tapi tidak punya waktu atau akses untuk melakukannya. Di sinilah kamu bisa menawarkan jasa titip atau jastip! Pada usaha ini, kamu membantu pelanggan membeli barang yang mereka inginkan dari suatu tempat, misalnya event pameran, luar kota, hingga luar negeri.

Keuntungan jastip bisa kamu dapatkan dari fee untuk tiap barang yang dibeli. Untuk memudahkan pelanggan, sediakan opsi pesan online dengan berbagai metode pengiriman dan pembayaran, termasuk pickup di tempat bagi pelanggan yang lebih suka transaksi langsung.

Benda yang diperlukan: Smartphone, koneksi internet, dan transportasi menuju tempat belanja.

Estimasi keuntungan: Kamu dapat memasang fee jastip sebesar Rp10.000 hingga Rp50.000 per barang. Bayangkan jika ada 30 pembeli dalam sebulan, potensi keuntungannya bisa mencapai Rp300.000 sampai Rp1,5 juta.

8. Freelance Writer

Ide usaha tanpa modal satu ini cocok buat kamu yang suka atau memiliki keterampilan menulis. Kamu bisa menawarkan jasa sebagai freelance writer. Bidang penulisannya cukup luas, mulai dari artikel SEO, copywriting, skrip video, hingga caption media sosial. Biasanya jasa freelance writer dibutuhkan oleh pemilik website, perusahaan, brand, hingga UMKM yang butuh konten tulisan untuk keperluan promosi.

Benda yang diperlukan: Smartphone, laptop atau komputer, koneksi internet, akses Microsoft Word atau Google Docs.

Estimasi keuntungan: Untuk tiap tulisan, kamu bisa memasang tarif sekitar Rp50.000 hingga Rp300.000. Jika berhasil mendapatkan proyek 20 tulisan dalam sebulan, total omzet bulanan yang bisa kamu dapatkan adalah sekitar Rp1–6 juta.

9. Jasa Fotografi dan Shooting Video

Bagi kamu yang memiliki kamera dan skill memotret, manfaatkan hal tersebut untuk membuka jasa fotografi dan shooting video! Hampir semua acara membutuhkan jasa satu ini, seperti ulang tahun, wisuda, hingga pernikahan. Bahkan kamu juga bisa menawarkan jasa fotografi dan shooting video kepada brand yang butuh dokumentasi visual untuk produk mereka.

Jika tertarik dengan usaha satu ini, mulailah menawarkan jasa memotret kepada keluarga atau teman-teman dekat. Kemudian, bangunlah portofolio untuk mempromosikan jasamu kepada audiens yang lebih luas.

Benda yang diperlukan: Kamera DSLR, tripod, lighting (opsional), software editing foto dan video.

Estimasi keuntungan: Tarif jasa fotografi dan video sangat beragam, umumnya berkisar antara Rp200.000 hingga Rp1 juta per sesi, bahkan bisa lebih jika jam terbangmu sudah tinggi. Dengan tarif tersebut, potensi keuntungannya bisa mencapai Rp2–10 juta per bulan.

10. Sewa Dekorasi Ruangan

Bagi yang punya barang-barang dekorasi seperti tirai, backdrop, atau bunga plastik, kamu bisa menyewakannya kepada orang yang butuh mendekorasi ruangan. Dengan memanfaatkan barang yang sudah ada, sewa dekorasi ruangan pun dapat menjadi peluang usaha tanpa modal. Jasa ini biasanya dibutuhkan untuk keperluan foto produk, acara keluarga, atau lamaran.

Benda yang diperlukan: Koleksi dekorasi pribadi, smartphone untuk promosi, dan transportasi untuk mengangkut barang ke rumah pelanggan.

Estimasi keuntungan: Bergantung pada jenis dan ukuran barang dekorasi, kamu dapat menyewakannya dengan harga Rp100.000 hingga Rp1 juta per sewa. Apabila berhasil mendapatkan lima pelanggan saja dalam sebulan, kamu berkesempatan untuk menghasilkan omzet sebesar Rp500.000 hingga Rp5 juta per bulan.

11. Jasa Admin Media Sosial

Punya pengalaman mengelola media sosial? Yuk, manfaatkan pengalaman tersebut untuk mendapatkan penghasilan tambahan! Kamu bisa menawarkan jasa media sosial kepada brand atau UMKM yang kesulitan mengelola akun media sosial mereka.

Pekerjaan ini umumnya mencakup update konten, membalas komentar dan DM dari audiens, hingga mengatur iklan. Semakin banyak akun yang kamu kelola, akan semakin besar pula keuntungan yang bisa kamu dapatkan!

Benda yang diperlukan: Laptop atau komputer, smartphone, koneksi internet, dan tools manajemen media sosial.

Estimasi keuntungan: Untuk mengelola satu akun per bulan, kamu bisa memasang tarif sebesar Rp500.000 hingga Rp2 juta. Jadi, kalau misalnya kamu mengelola tiga akun, estimasi keuntungan dalam sebulan adalah sekitar Rp1,5–6 juta.

12. Jasa Penjahit

Permintaan terhadap jasa permak atau jahit baju tetap tinggi sampai sekarang. Masih banyak orang yang butuh jasa ini untuk memotong celana, mengecilkan pakaian, atau memasang bordir. Jadi, kalau kamu punya keahlian menjahit dan peralatan jahit, tidak ada salahnya untuk menawarkan jasa satu ini.

Biaya operasionalnya cenderung minim karena kamu bisa menggunakan peralatan yang sudah ada. Plus, pelanggan jasa jahit biasanya akan cenderung loyal selama kamu mampu memberikan hasil yang rapi.

Benda yang diperlukan: Mesin jahit, jarum, benang, meteran, dan gunting.

Estimasi keuntungan: Bergantung pada jenis jahitan, kamu bisa memasang tarif Rp50.000 hingga Rp150.000 untuk tiap pesanan. Bayangkan jika kamu mendapatkan 20 pesanan per bulan, potensi omzet bulanannya bisa mencapai Rp1–3 juta.

Baca juga: Ide Usaha Pakaian yang Berpotensi Besar

13. Desainer Grafis

Di tengah dunia bisnis yang kompetitif, banyak brand dan UMKM berlomba-lomba menyajikan konten visual semenarik mungkin. Bukan hanya konten untuk media sosial, tapi juga bisa berupa logo, brosur, banner, hingga billboard.

Nah, kamu bisa membantu mereka dengan menawarkan jasa desain grafis. Kalau kamu sudah punya laptop atau komputer serta akses aplikasi desain, jasa desain grafis dapat menjadi usaha tanpa modal yang menguntungkan.

Benda yang diperlukan: Komputer atau laptop, smartphone, akses aplikasi desain seperti Canva dan Adobe Photoshop.

Estimasi keuntungan: Kamu dapat memasang tarif sekitar Rp100.000 hingga Rp500.000 per desain, bergantung pada jenis dan tingkat kesulitan. Apabila berhasil mendapatkan 10 proyek desain dalam sebulan, kamu akan berkesempatan menghasilkan keuntungan hingga Rp1–5 juta.

14. Sewa Buku

Banyak orang yang sebetulnya suka baca, tapi tidak selalu bisa membeli buku. Jadi, kalau punya banyak koleksi buku, kamu bisa menyewakannya kepada sesama book lovers! Sebelum itu, tentukan dulu sistem penyewaan yang akan kamu terapkan. Buatlah pula peraturan khusus untuk menciptakan sistem sewa yang sama-sama menguntungkanmu dan pelanggan. Jangan lupa membuat katalog online agar mudah diakses oleh calon penyewa.

Benda yang diperlukan: Koleksi buku, rak sederhana, serta smartphone untuk katalog online.

Estimasi keuntungan: Harga sewa tiap buku bisa berkisar antara Rp5.000 hingga Rp20.000 untuk masa peminjaman seminggu. Jika ada 30 buku yang disewa tiap bulan, kamu akan berpotensi mendapatkan omzet bulanan sekitar Rp150.000 sampai Rp600.000.

15. Sewa Peralatan Bayi

Bayi mengalami pertumbuhan yang cukup cepat. Itulah kenapa kini banyak orang tua lebih suka menyewa peralatan bayi daripada beli. Barang-barang seperti box bayi, stroller, dan car seat pun laku disewa. Maka dari itu, kalau kamu punya banyak peralatan bayi yang sudah tak terpakai, tapi kondisinya masih bagus, sewakan kepada para orang tua lain yang membutuhkan. Biasanya, jasa sewa peralatan bayi ini banyak dicari oleh keluarga muda.

Benda yang diperlukan: Peralatan bayi milik sendiri, smartphone untuk promosi, koneksi internet.

Estimasi keuntungan: Kamu dapat memasang harga sewa sebesar Rp50.000 hingga Rp200.000 pada tiap barang untuk masa sewa per minggu. Anggaplah dalam sebulan kamu mendapatkan 10 penyewa, berarti perkiraan omzetnya adalah sekitar Rp500.000 hingga Rp2 juta per bulan.

Daftar di atas menunjukkan bahwa peluang usaha tanpa modal ternyata cukup banyak! Selain memberikan produk dan layanan terbaik, lengkapi pula usahamu dengan metode pembayaran yang beragam, baik cash maupun cashless seperti QRIS. Tenang saja, sekarang kamu bisa bikin QRIS gratis dengan menjadi GoPay Merchant!

Khusus untuk usaha kategori mikro (UMI), kamu berhak mendapatkan merchant discount rate (MDR) QRIS 0% untuk transaksi hingga Rp500.000. Jadi, misalnya ada pelanggan yang melakukan transaksi QRIS dengan nilai di bawah Rp500.000, kamu tidak akan terkena potongan apa pun! Dengan begini, menjalankan usaha pun jadi semakin menguntungkan.

Nikmati kemudahan dan keuntungan tersebut dengan mendaftarkan usahamu sebagai GoPay Merchant. Caranya mudah, langsung saja download aplikasi GoPay Merchant pada smartphone kamu! Yuk, kembangkan usaha tanpa modal bersama GoPay Merchant!

FAQ: Seputar Usaha Tanpa Modal
Q: Apakah usaha tanpa modal benar-benar tidak membutuhkan biaya sama sekali?
A: Sebagian besar usaha tanpa modal tetap membutuhkan perangkat dasar seperti smartphone dan koneksi internet yang biasanya sudah kamu miliki. Yang dimaksud "tanpa modal" di sini adalah tanpa perlu menyiapkan modal besar untuk stok barang, sewa tempat, atau peralatan khusus.
 
Q: Usaha tanpa modal apa yang paling cocok untuk pemula?
A: Dropshipping, jasa titip, dan menjual barang preloved cukup cocok untuk pemula karena risikonya rendah dan tidak memerlukan keahlian khusus. Kalau punya keahlian tertentu seperti menulis, desain, atau mengedit, jasa freelance juga bisa jadi pilihan yang menguntungkan.
 
Q: Bagaimana cara menerima pembayaran digital untuk usaha tanpa modal?
A: Kamu bisa daftar sebagai GoPay Merchant untuk mendapatkan QRIS gratis, sehingga bisa menerima pembayaran dari berbagai aplikasi dompet digital dan mobile banking tanpa perlu alat EDC atau mesin kasir mahal.
 
Q: Apakah usaha mikro dikenakan biaya saat menerima pembayaran QRIS?
A: Tidak, selama transaksinya di bawah Rp500.000. Usaha kategori mikro (UMI) mendapat MDR QRIS 0% untuk transaksi hingga Rp500.000, sehingga dana yang kamu terima utuh tanpa potongan.
 
Q: Apakah usaha tanpa modal bisa berkembang menjadi usaha yang lebih besar?
A: Bisa. Banyak usaha tanpa modal yang dimulai secara kecil-kecilan kemudian berkembang menjadi bisnis dengan omzet signifikan seiring bertambahnya pelanggan dan reputasi, terutama jika dikelola secara konsisten dan profesional.

Artikel Terkait