Di saat kita sudah berhati-hati saat beraktivitas, bukan berarti risiko cedera dan kecelakaan sudah pasti nol. Namanya juga hidup, risiko itu selalu ada di mana aja. Itulah kenapa banyak orang mulai melirik asuransi kecelakaan diri sebagai perlindungan tambahan. Tapi, perlu diketahui bahwa jenis kecelakaan yang ditanggung asuransi kecelakaan itu cukup spesifik.
Secara garis besar, asuransi kecelakaan diri memberikan santunan jika kamu mengalami luka badan, cacat tetap, hingga meninggal dunia yang disebabkan oleh kejadian eksternal yang mendadak dan nggak disengaja. Artinya, kalau kamu sakit karena virus atau bakteri, itu urusannya asuransi kesehatan, bukan asuransi kecelakaan.
Biar kamu nggak kesulitan saat mengajukan klaim, yuk, kita kenalan sama berbagai jenis kecelakaan yang bisa di-cover oleh asuransi kecelakaan diri di bawah ini!
BACA JUGA: Jenis Proteksi GoPay Asuransi yang Bisa Kamu Dapatkan
1. Kecelakaan di rumah

Kecelakaan di rumah | Sumber: Freepik.com/rawpixel-com
Mungkin kamu ngerasa kalau rumah adalah tempat paling aman di dunia. Tapi kenyataannya, riset membuktikan bahwa lebih dari 50% cedera serius justru terjadi di rumah.
Kecelakaan seperti terpeleset di lantai kamar mandi licin atau jatuh dari tangga bisa membahayakanmu. Untungnya, kejadian seperti ini termasuk dalam jenis kecelakaan yang ditanggung asuransi kecelakaan diri.
Kenapa ini penting? Biaya pengobatan untuk tulang retak atau gegar otak akibat jatuh di rumah itu nggak murah, lho. Adanya asuransi akan membantu meng-cover biaya medis tersebut.
2. Kecelakaan lalu lintas

Kecelakaan lalu lintas | Sumber: Unsplash.com/anthonymaw
Nggak pernah ada yang pasti di jalan raya. Meskipun kamu sudah pakai helm SNI, sabuk pengaman, dan mematuhi semua rambu lalu lintas, orang lain mungkin saja ceroboh.
Buat berjaga-jaga kalau kamu mengalami musibah saat mengendarai kendaraan pribadi, baik itu motor maupun mobil, asuransi kecelakaan diri biasanya akan memberikan santunan.
Cakupannya meliputi biaya perawatan rumah sakit, santunan cacat tetap jika ada anggota tubuh yang nggak berfungsi dengan normal lagi, sampai santunan kematian untuk keluarga.
Namun, jangan lupa, manfaat asuransi ini umumnya hanya berlaku kalau kamu punya SIM yang sah dan nggak berada dalam pengaruh alkohol saat kejadian.
3. Kecelakaan transportasi umum

Kecelakaan transportasi umum | Sumber: Freepik.com/freestockcenter
Kamu tim pengguna transportasi umum? Entah itu naik bus TransJakarta, angkot, atau KRL, risiko kecelakaan tetap ada.
Dengan memiliki asuransi kecelakaan diri, kamu bisa melakukan klaim kalau bus yang kamu tumpangi mengalami tabrakan atau kereta mengalami anjlok yang menyebabkan kamu cedera.
Biasanya, saat kita membeli tiket transportasi umum, premi asuransi wajib (seperti Jasa Raharja) sudah termasuk di dalam harganya.
Tapi, plafon atau batas maksimal santunan dari tiket tersebut bisa saja kurang cukup buat menutup biaya perawatan rumah sakit atau pemulihan jangka panjang yang mahal. Jadi, nggak ada salahnya berjaga-jaga dengan asuransi tambahan.
4. Kecelakaan pesawat

Kecelakaan pesawat | Sumber: Unsplash.com/jramos10
Kalau kamu sering bepergian ke luar kota atau luar negeri untuk urusan bisnis maupun liburan, pastikan polis asuransimu sudah mencakup poin ini.
Walaupun secara statistik pesawat adalah moda transportasi paling aman, dampak dari kecelakaan yang terjadi sangatlah fatal. Oleh sebab itu, asuransi kecelakaan diri umumnya memberikan porsi santunan yang cukup besar untuk kategori kecelakaan pesawat terbang.
Dengan begitu, kamu memberikan jaminan finansial yang layak bagi orang-orang tersayang di rumah jika terjadi sesuatu yang nggak diinginkan di perjalanan udara.
Biasanya, jenis kecelakaan yang ditanggung asuransi kecelakaan untuk perjalanan dengan pesawat hanya berlaku buat penerbangan komersial terjadwal yang punya izin resmi.
BACA JUGA: Cara Memilih Asuransi Digital
5. Kecelakaan di tempat kerja

Kecelakaan di tempat kerja | Sumber: Freepik.com/senivpetro
Kecelakaan kerja selama jam kantor atau saat kamu sedang dalam perjalanan dinas termasuk dalam jenis kecelakaan yang ditanggung asuransi kecelakaan.
Buat kamu yang bekerja di kantor maupun di lapangan, risiko cedera kerja itu nyata. Kalau di kantor, kamu berisiko jatuh dari tangga. Sementara itu, di pabrik, ada risiko dari penggunaan mesin-mesin berat.
Memang, biasanya perusahaan sudah mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan karena diwajibkan oleh hukum yang berlaku. Tapi, ada batasan dalam proses klaim dan fasilitas yang didapat dari BPJS.
Menambah proteksi dengan asuransi kecelakaan diri pribadi memberikan kamu fleksibilitas lebih. Terutama, kalau kamu pengen akses ke rumah sakit swasta tertentu yang menurutmu lebih dekat atau lebih nyaman.
6. Cedera akibat penganiayaan dari orang lain

Cedera akibat penganiayaan dari orang lain | Sumber: Unsplash.com/towfiqu999999
Tau nggak sih, kalau kamu menjadi korban tindak kekerasan atau penganiayaan dari orang lain yang menyebabkan luka fisik, asuransi kecelakaan diri sering kali memberikan perlindungan? Misalnya, saat kamu jadi korban pembegalan, asuransi bisa menanggung biaya pengobatannya.
Tentu saja ada syaratnya: kamu nggak boleh terlibat dalam tindakan kriminal. Selama kamu adalah pihak korban yang nggak bersalah, asuransi melihat kejadian ini sebagai "kekerasan eksternal yang tidak diinginkan" dalam kategori kecelakaan.
Di sisi lain, cedera akibat jadi korban kerusuhan dan huru-hara biasanya nggak di-cover dalam asuransi kecelakaan diri karena risikonya terlalu tinggi. Makanya, kalau kamu pengen coverage tersebut, kamu perlu bayar premi tambahan.
7. Kecelakaan akibat olahraga non-ekstrem

Kecelakaan akibat olahraga non-ekstrem | Sumber: Unsplash.com/yogendras31
Olahraga itu sehat, tapi salah posisi saat main futsal, angkat beban di gym, atau terjatuh pas lari pagi bisa bikin ligamen putus atau tulang retak.
Kabar baiknya, asuransi kecelakaan diri biasanya meng-cover cedera yang terjadi saat kamu melakukan olahraga non-ekstrem. Olahraga harian seperti bulu tangkis, renang, basket, atau bersepeda santai masuk dalam kategori aman, kok.
Tapi, kamu perlu berhati-hati jika hobimu adalah olahraga ekstrem seperti bungee jumping, balapan motor/mobil, atau mendaki gunung dengan medan yang berbahaya banget.
Biasanya, olahraga ekstrem tersebut memerlukan tambahan premi khusus atau malah dikecualikan dari polis standar karena risikonya yang terlalu tinggi untuk pihak penyedia asuransi.
BACA JUGA: Ide Seru Olahraga Bersama Teman-Teman
Setelah lihat berbagai jenis kecelakaan yang ditanggung asuransi kecelakaan di atas, sekarang kamu paham betapa pentingnya punya proteksi diri.
Kita nggak pernah tau kapan nasib kurang beruntung datang menyapa. Daripada nanti harus pusing cari uang sana-sini atau nguras tabungan sampai habis saat ada musibah, lebih baik siap sedia payung sebelum hujan!
Kabar baiknya, sekarang kamu nggak perlu ribet lagi cari asuransi kecelakaan. Soalnya, kamu bisa menggunakan GoPay Asuransi untuk dapetin perlindungan diri dan kendaraan dengan praktis.
Premi bulanannya fleksibel banget, dan kamu bisa langsung mengajukan permohonan dalam beberapa kali klik aja lewat aplikasi GoPay. Yuk, sayangi dirimu dengan proteksi terbaik!







