Ringkasan
- Kategori Berdasarkan Perawatan: Asuransi kesehatan terbagi menjadi rawat inap yang menanggung biaya rumah sakit/operasi dan rawat jalan untuk konsultasi rutin atau obat-obatan, di mana manfaat rawat jalan biasanya bersifat opsional atau tambahan.
- Fleksibilitas Kepesertaan: Tersedia pilihan polis individu yang personal, polis keluarga yang lebih efisien untuk satu rumah tangga, serta asuransi perusahaan yang disediakan sebagai tunjangan kerja kolektif bagi karyawan.
- Perluasan Manfaat & Investasi: Kamu bisa memperluas cakupan perlindungan lewat rider (asuransi tambahan untuk penyakit kritis atau kecelakaan) atau memilih unit link jika ingin menggabungkan proteksi kesehatan dengan instrumen investasi.
Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)
Pengin punya asuransi kesehatan, tapi bingung mau pilih yang mana? Situasi ini wajar banget karena memang ada banyak jenis asuransi kesehatan.
Sebelum membahas masing-masing jenis asuransi kesehatan, sudahkah kamu tahu apa pengertian asuransi?
Asuransi adalah perjanjian antara nasabah dan perusahaan asuransi. Perjanjian ini mengharuskan nasabah buat rutin bayar premi dan perusahaan asuransi memberikan perlindungan finansial saat kamu kenapa-kenapa.
Dalam konteks kesehatan, manfaat asuransi adalah melindungi kamu dari beban biaya medis yang sering kali nggak terduga dan berjumlah besar.
Nah, asuransi kesehatan terbagi lagi menjadi beberapa jenis berdasarkan manfaat yang diberikan.Penting untuk mengenali jenis-jenis asuransi kesehatan karena setiap jenis punya manfaat, cara kerja, dan sistem pembayaran yang berbeda.
Kalau asal pilih tanpa paham mekanismenya, bisa-bisa kamu malah nggak dapat manfaat maksimalnya padahal udah bayar premi tiap bulan. Jadi, biar nggak salah pilih, yuk, kenalan sama berbagai jenis asuransi kesehatan di Indonesia!
BACA JUGA: Manfaat Asuransi untuk Generasi Muda
1. Asuransi Kesehatan Rawat Inap

Asuransi Kesehatan Rawat Inap | Unsplash.com/agp1210
Salah satu jenis asuransi kesehatan adalah asuransi kesehatan rawat inap yang menanggung biaya perawatan selama kamu menjalani rawat inap di rumah sakit. Biaya ini mencakup kamar, obat-obatan, jasa dokter, sampai tes laboratorium (jika ada).
Selain itu, ada juga beberapa produk asuransi kesehatan rawat inap yang memberikan perlindungan biaya untuk pembedahan, perawatan ICU, santunan harian rawat inap, sampai rawat jalan setelah rawat inap.
Dengan asuransi jenis ini, kamu bisa fokus pada perawatan medis besar seperti operasi tanpa menguras tabungan sekaligus.
2. Asuransi Kesehatan Rawat Jalan

Asuransi Kesehatan Rawat Jalan | Pexels.com/thirdman
Asuransi rawat jalan memberikan manfaat berupa biaya perawatan medis yang nggak memerlukan rawat inap di rumah sakit. Contohnya seperti konsultasi dokter umum, pemeriksaan dokter spesialis, dan obat-obatan.
Artinya, kamu bisa klaim biaya periksa ke dokter, beli obat resep, sampai tes laboratorium tanpa harus dirawat dulu.
Namun, penting buat kamu ketahui kalau nggak semua polis asuransi kesehatan mencakup manfaat rawat jalan. Biasanya, kebanyakan produk asuransi cuma menawarkan rawat inap sebagai manfaat utama.
Jadi, kalau mau mendapatkan manfaat rawat jalan, kamu perlu membelinya lagi sebagai manfaat tambahan.
Terus, apakah kamu perlu punya asuransi kesehatan rawat jalan? Kalau kamu sering bolak-balik ke dokter buat pemeriksaan rutin atau kontrol kondisi kronis, jenis asuransi kesehatan satu ini bakal membantu banget.
3. Asuransi Kesehatan Individu

Asuransi Kesehatan Individu | Pexels.com/titur-fr
Asuransi kesehatan individu punya polis yang cuma diperuntukkan buat satu orang. Contohnya, asuransi rawat inap dan rawat jalan individu artinya asuransi tersebut dibayar per satu orang aja.
Karena cuma melibatkan satu orang, asuransi kesehatan individu bisa dibilang fleksibel. Kamu bisa bebas memilih sendiri manfaat, limit, sampai rumah sakit rekanan sesuai kebutuhan medis dan kemampuan finansial.
Terus, nggak ada anggota keluarga yang ikut polis, sehingga preminya relatif lebih terjangkau daripada asuransi keluarga.
Jadi, kalau kamu belum menikah, baru bekerja, atau mungkin merasa proteksi dari kantor belum cukup, kamu bisa membeli asuransi kesehatan individu. Di Indonesia, ada banyak pilihan produknya dengan beragam pilihan plan dan premi.
BACA JUGA: Istilah dalam Asuransi
4. Asuransi Kesehatan Keluarga

Asuransi Kesehatan Keluarga | Freepik.com/partystock
Kalau proteksi asuransi individu cuma berlaku untuk satu orang, asuransi kesehatan keluarga mencakup semua anggota keluarga yang terdaftar di polis.
Biasanya, anggota keluarga yang bisa didaftarkan dalam jenis asuransi kesehatan ini adalah kamu sebagai tertanggung utama, pasangan, serta anak-anak.
Khusus buat anak-anak, asuransi kesehatan umumnya cuma bakal menanggung sampai anak berusia 21–23 tahun dalam satu polis keluarga yang sama.
Asuransi keluarga unggul dari segi efisiensi karena kamu cuma perlu mengurus satu polis buat seluruh anggota keluarga.
Manfaat ini ideal banget buat pasangan yang baru menikah atau kamu yang pengin memberikan perlindungan kesehatan secara menyeluruh kepada seluruh anggota keluarga.
5. Asuransi Kesehatan Perusahaan

Asuransi Kesehatan Perusahaan | Unsplash.com/jccards
Ada juga jenis asuransi kesehatan di Indonesia yang disediakan oleh perusahaan untuk karyawannya. Disebut sebagai asuransi kesehatan perusahaan atau group insurance, asuransi ini biasanya jadi bagian dari benefit atau tunjangan kerja.
Biasanya, perusahaan membeli polis asuransi secara kolektif buat sebagian atau semua karyawan. Skema ini membuat harga premi per orang jadi cenderung lebih murah daripada asuransi kesehatan individu.
Di sisi lain, karyawan nggak perlu bayar premi sendiri karena udah ditanggung perusahaan sebagai pemberi kerja. Tapi, ada juga perusahaan yang menetapkan skema sharing biaya.
Terus, apa aja manfaat yang bisa didapatkan karyawan? Macam-macam! Mulai dari rawat jalan, rawat inap, sampai kecelakaan kerja. Detailnya bergantung sama kebijakan masing-masing perusahaan.
Namun, penting buat kamu ingat bahwa asuransi kesehatan perusahaan nggak bersifat permanen. Manfaatnya cuma berlaku selama kamu berstatus sebagai karyawan aktif di perusahaan tersebut.
Begitu kamu pensiun, resign, atau terkena layoff, manfaat perlindungan otomatis bakal berakhir. Itulah kenapa sebaiknya kamu tetap punya asuransi kesehatan pribadi walaupun udah dapat asuransi dari kantor.
6. Asuransi Tambahan (Rider)

Asuransi Tambahan (Rider) | Unsplash.com/jawaberkata
Dalam dunia asuransi, ada istilah “rider” yang merujuk pada manfaat tambahan asuransi. Maksudnya, kamu bisa menambahkan manfaat lain ke dalam polis asuransi utama untuk memperluas cakupan perlindungan.
Asuransi tambahan ini nggak bersifat wajib, kok. Kamu bisa menambahkan rider kalau memang benar-benar membutuhkannya.
Di Indonesia, ada beberapa jenis rider yang umum ditawarkan. Kamu bisa cek di bawah ini!
- Manfaat kesehatan (health benefit) buat menanggung biaya perawatan saat kecelakaan.
- Cacat permanen karena kecelakaan.
- Kematian akibat kecelakaan (accidental death).
- Perlindungan penyakit kritis atau kronis berupa santunan apabila tertanggung didiagnosis penyakit serius seperti kanker, jantung, atau gagal ginjal.
- Pembebasan premi yang melepas tertanggung dari kewajiban bayar premi apabila mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total.
- Santunan harian rumah sakit (hospital cash plan).
Rider berguna banget buat kamu yang merasa kalau polis utama belum cukup buat menanggung seluruh risiko kesehatan yang mungkin terjadi. Jadi, kamu nggak perlu beli beberapa polis terpisah.
7. Asuransi Kesehatan Unit Link

Asuransi Kesehatan Unit Link | Pexels.com/leeloothefirst
Asuransi kesehatan unit link adalah jenis asuransi kesehatan yang menggabungkan dua fungsi, yaitu proteksi asuransi dan investasi, dalam satu polis. Sebagian premi dipakai buat membayar biaya asuransi, sedangkan sisanya buat investasi.
Gimana, sih, cara kerjanya? Setelah kamu bayar premi, biasanya perusahaan asuransi bakal memotongnya sebagian buat akuisisi. Terus, sisanya dialokasikan ke investasi yang kamu pilih.
Tenang, kamu nggak perlu mengelola investasi tersebut sendirian. Ada manajer investasi yang bertugas mengalokasikan dana investasi ke berbagai instrumen seperti obligasi, saham, dan reksa dana.
Nah, setiap bulannya, nilai investasimu juga bakal dipotong buat membayar biaya-biaya lain seperti asuransi dan administrasi.
Skema seperti ini cocok buat kamu yang pengin terlindungi secara kesehatan, sekaligus membangun nilai investasi jangka panjang melalui satu produk praktis.
BACA JUGA: Cara Klaim GoPay Asuransi
Sekarang, kamu udah tahu apa yang dimaksud asuransi kesehatan dan berbagai jenisnya. Di Indonesia, jenis asuransi kesehatan ada buat individu, keluarga, dan karyawan. Selain itu, tersedia juga asuransi kesehatan rawat inap, rawat jalan, bahkan sampai unit link.
Pilihlah jenis asuransi kesehatan yang paling sesuai dengan kebutuhanmu. Kabar baiknya, kamu nggak perlu ribet buat mendapatkan asuransi kesehatan. Ada GoPay Asuransi yang bisa kamu beli dengan sat-set di aplikasi GoPay!







