Jangan Tertukar, Ini Perbedaan Dasar Transfer Lewat Bank, Ewallet, dan QRIS

27 February 2026

•

4 min

Perbedaan Transfer Bank Transfer Ewallet QRIS

“Mau kirim uang lewat transfer bank, e-wallet, atau scan QRIS aja?”

“Lho, bukannya tiga-tiganya sama aja?”

Kamu pernah bingung soal itu pas ditanya teman atau keluarga? Sekilas, ketiganya memang terlihat mirip karena sama-sama bertujuan memindahkan saldo secara digital tanpa perlu repot mengeluarkan uang tunai dari dompet. 

Tapi, sebenarnya ada perbedaan transfer bank, transfer e-wallet, dan QRIS yang cukup mendasar. Biar kamu nggak ketukar lagi, yuk, simak apa yang bikin ketiganya berbeda di sini!

BACA JUGA: Jenis Top Up Online

1. Definisi

Definisi

Definisi | Sumber: Unsplash.com/eduschadesoares

Transfer bank adalah proses memindahkan dana dari satu rekening bank ke rekening bank lainnya, baik di bank yang sama maupun di bank yang berbeda. Bank sendiri merupakan lembaga keuangan resmi yang diawasi ketat, sehingga sistemnya terstruktur banget dan punya keamanan berlapis.

Terus, e-wallet atau dompet digital itu ibarat dompet fisik yang dulu biasa kamu bawa, tapi dalam bentuk aplikasi di smartphone. Nggak perlu nyimpan lembaran uang kertas, kamu cukup top up saldo ke aplikasi tersebut.

Lalu, apa itu QRIS? QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebenarnya bukan tempat menyimpan uang, melainkan sebuah standar nasional untuk pembayaran menggunakan kode QR di Indonesia. 

Ibaratnya, QRIS itu seperti jembatan buat berbagai metode pembayaran yang berbeda, mulai dari aplikasi mobile banking sampai e-wallet. Kalau kamu melihat stiker kode QR di meja kasir atau kode QR digital di mesin EDC, itulah QRIS. Kamu tinggal scan, dan saldo kamu dari bank atau e-wallet akan berpindah ke pedagang tersebut.

2. Perangkat yang diperlukan

Perangkat yang diperlukan

Perangkat yang diperlukan | Sumber: Unsplash.com/techdaily

Untuk transfer bank, kamu butuh aplikasi mobile banking di HP atau bisa juga melalui mesin ATM. Beberapa orang bahkan juga masih sering menggunakan internet banking lewat browser di laptop. Yang jelas, kamu wajib punya nomor rekening yang aktif di bank tertentu.

Buat e-wallet, kamu hanya butuh smartphone dan koneksi internet yang stabil. Kamu harus mengunduh aplikasi e-wallet pilihanmu, melakukan registrasi, dan biasanya melakukan verifikasi identitas (KYC) supaya bisa menikmati fitur transfer secara penuh.

Kalau QRIS, perangkat yang dibutuhkan adalah kamera pada smartphone kamu. Karena cara kerjanya adalah dengan memindai gambar, pastikan kamera HP kamu berfungsi dengan baik, ya! Menariknya, QRIS tersedia di aplikasi bank maupun aplikasi e-wallet.

3. Identitas tujuan

Pernah salah ketik angka saat mau kirim uang? Itulah perbedaan transfer bank, transfer e-wallet, dan QRIS yang paling mencolok. 

Kalau kamu pakai transfer bank, identitas tujuannya adalah nomor rekening. Kamu harus tau nama banknya apa dan berapa digit nomor rekeningnya. Sering kali, kita harus cek nama dulu sebelum klik kirim supaya nggak nyasar ke rekening orang lain.

Kalau e-wallet, identitasnya jauh lebih simpel: nomor HP! Karena aplikasi e-wallet biasanya terhubung langsung dengan kontak di HP kamu, kirim saldo ke teman jadi semudah mengirim SMS. 

Kamu tinggal cari nama temanmu di daftar kontak, klik, dan masukkan nominalnya. Praktis banget kamu yang malas menghafal deretan angka rekening panjang.

Gimana dengan QRIS? Identitas tujuannya adalah kode unik yang ada di dalam gambar QR tersebut. Kamu nggak perlu input nomor rekening atau nomor HP secara manual. Cukup arahkan kamera, biarkan sistem membaca kodenya, dan nama toko atau nama penerima akan otomatis muncul di layar HP kamu.

4. Fungsi utama

Fungsi utama

Fungsi utama | Sumber: Unsplash.com/naipo_de

Transfer bank biasanya jadi andalan buat transaksi yang sifatnya formal atau berjumlah besar. Misalnya, untuk bayar uang kuliah, cicilan rumah, atau transfer gaji karyawan. Pasalnya, orang lebih merasa aman menggunakan bank untuk urusan yang serius.

Di sisi lain, e-wallet lebih ditujukan untuk transaksi harian kayak bayar patungan makan siang sama teman, beli pulsa, paket data, dan lain-lain secara online. Karena sering ada promo, diskon, atau cashback, e-wallet jadi favorit buat anak muda yang mau tetap hemat pas jajan.

Lalu, QRIS sendiri fungsinya nggak beda jauh sama e-wallet, tapi lebih ke pembayaran di merchant atau toko fisik. Mulai dari pedagang kaki lima, kantin sekolah, sampai restoran mewah di mall, sekarang hampir semuanya pakai QRIS supaya nggak perlu punya banyak mesin EDC atau kode QR dari berbagai penyedia.

BACA JUGA: Kelebihan QRIS untuk Pengguna Harian

5. Biaya admin

Biaya admin

Biaya admin | Sumber: Unsplash.com/frostroomhead

Perbedaan transfer bank, transfer e-wallet, dan QRIS juga kelihatan banget dari biaya adminnya. 

Semisal kamu mau transfer uang ke sesama pengguna bank, biasanya gratis. Tapi kalau beda bank, ada biaya Rp6.500 atau kalau pakai sistem BI-FAST cuma Rp2.500. Murah sih, tapi kalau sering ditotal lumayan juga.

E-wallet punya skema yang unik. Biasanya transfer uang ke pengguna aplikasi e-wallet yang sama itu gratis. Tapi untuk transfer dari e-wallet ke rekening bank atau aplikasi e-wallet yang berbeda, biasanya ada biaya admin yang berkisar antara Rp2.500 sampai Rp4.500 per transaksi. 

Berikutnya, QRIS. Buat kamu sebagai pembeli, kamu nggak akan dikenakan biaya tambahan saat bayar pakai QRIS. Kamu cukup bayar sesuai harga yang tertera di struk.

Sementara itu, buat pedagang (merchant), ada biaya MDR (Merchant Discount Rate) yang dipotong oleh sistem. 

Tapi, tenang aja! Sebagai pengguna, kamu nggak perlu pusing memikirkan biaya ini karena yang menanggung adalah pihak toko, bukan kamu. Bahkan, pedagang dilarang membebankan biaya MDR itu ke pelanggan menurut hukum yang berlaku.

6. Kecepatan transaksi

Di zaman sekarang yang serba cepat, pasti kamu nggak pengen menunggu lama cuma buat bertransaksi, kan? Di sinilah keunggulan teknologi digital. 

Baik transfer bank, transfer e-wallet, maupun QRIS sebenarnya udah cepat banget dibandingkan zaman dulu. Transfer bank lewat mobile banking atau BI-FAST terjadi secara real-time. Begitu kamu klik kirim, detik itu juga saldo di rekening tujuan akan bertambah.

E-wallet juga nggak mau kalah. Transfer uang via e-wallet juga terjadi seketika dalam hitungan detik. Kamu kirim sekarang, teman kamu langsung bisa pakai uangnya buat jajan saat itu juga.

QRIS juga menawarkan kecepatan yang serupa. Setelah kamu scan dan masukkan PIN, konfirmasi pembayaran biasanya muncul dalam waktu 1-3 detik aja. Kasir akan langsung menerima notifikasi bahwa pembayaran sudah sukses.

7. Limit transaksi

Terakhir, transfer bank punya limit transaksi yang lebih gede. Tergantung dari jenis kartu atau rekeningmu, kamu bisa transfer puluhan hingga ratusan juta rupiah dalam sehari. Ini cocok banget buat transaksi bisnis atau beli barang-barang mewah.

Sementara itu, e-wallet punya limit yang lebih terbatas karena diatur oleh regulasi Bank Indonesia. Biasanya, untuk akun yang sudah diverifikasi, kamu bisa menyimpan saldo hingga Rp20 juta dan limit transaksi bulanan hingga Rp40 juta.

Untuk QRIS, limitnya juga sudah ditentukan. Secara standar, transaksi QRIS dibatasi maksimal Rp20 juta per transaksi. Tapi, limit ini juga bergantung pada saldo yang kamu punya di aplikasi bank atau e-wallet yang kamu gunakan untuk scan. 

Jadi, semisal saldo kamu cuma Rp50 ribu, jelas kamu nggak bisa bayar pakai QRIS buat belanja barang seharga Rp100 ribu.

BACA JUGA: Cara Mengetahui QRIS Palsu

Sekarang kamu udah lebih paham perbedaan transfer bank, transfer e-wallet, dan QRIS. Bank lebih unggul soal limit transaksi yang lebih besar dan keamanan formal, e-wallet menang di kemudahan dan gaya hidup, sementara QRIS adalah solusi paling praktis untuk belanja di toko fisik tanpa perlu bawa uang tunai.

Kabar baiknya, kamu nggak perlu bingung memilih aplikasi mana yang harus dipakai untuk semua keperluan tersebut. Di aplikasi GoPay, kamu bisa transfer e-wallet, kirim uang ke rekening bank, dan bayar pakai QRIS dalam satu aplikasi! 

Semuanya jadi lebih simpel, cepat, dan pastinya bikin urusan keuangan kamu jadi makin tertata. Penasaran pengen cobain? Yuk, mulai bertransaksi dengan aplikasi GoPay sekarang!

Artikel Terkait