Pernah dengar pepatah “nama adalah doa?” Ternyata, ini juga berlaku untuk pemilihan nama usaha cemilan, lho! Soalnya, nama yang unik dan relevan akan membuat produk kamu gampang diingat dan bikin penasaran. Selain itu, kamu juga bisa membedakan brand-mu dari kompetitor yang menjual produk serupa. Apalagi, kalau kamu punya target pasar tertentu, seperti remaja yang suka cemilan kekinian atau orang dewasa yang mencari cemilan sehat.
Bagaimana kalau kamu bingung mencari nama yang tepat buat usaha cemilanmu? Tenang, ada banyak ide nama usaha cemilan yang bisa kamu jadikan inspirasi di artikel ini. Yuk, simak sampai tuntas!
Contoh Ide Nama Usaha Cemilan
Berikut adalah berbagai contoh ide nama untuk berbagai jenis usaha cemilan, mulai dari yang simpel sampai kekinian:
Nama usaha cemilan pedas
Kalau usahamu berfokus menjual cemilan pedas seperti keripik dan lainnya, kamu perlu nama yang bisa menggambarkan sensasi tersebut. Berikut beberapa contohnya:
- Pedas Mania
- Hot Bites
- PedasBro
- Fire Snack
- Spicy Crunch
- Spicy Boom
- Gigit Panas
- Api Cemil
- Cabe Jagad
- Raja Cabe
- Hot Crave
- Keripik Jeleger
- Lava Snack
Nama usaha cemilan manis
Nama-nama usaha ini cocok untuk kamu yang berdagang cemilan manis seperti cookies, brownies, atau kue lainnya:
- Kue Senyum
- Sugar Crush
- Choco Biter
- Sweet Nest
- Cookie Crafters
- Melted Bites
- Sugar Wave
- Candy Crunch
- Honey Haven
- Creamy Crave
- Sugar Boom
- Sweet Delight
- Blissful Bites
- Candy Cloud
- Dessert Rush
- Manisin
- Rumah Gula
Nama usaha cemilan yang lucu
Ide nama usaha cemilan yang lucu bikin usaha kamu terkesan ramah dan menghibur. Cocok banget buat target pasar anak muda yang suka sesuatu yang catchy! Bingung soal contohnya? Ini daftarnya:
- Cemil Cemol
- Cekot Cemil
- Nyem Nyem
- Gigit Gigih
- Podo Cemil
- Keripik Pirdaus
- Jajan Gembira
- Setarblak
- Se’i Chiizu
- Pepepedia
Nama usaha cemilan sehat
Buat kamu yang jualan produk cemilan sehat, pastikan namanya menggambarkan kesegaran dan manfaat dari produk kamu.
- Good Bites
- Healthy Crunch
- Fit Munch
- Nutrisnack
- Healthista
- Surga Organik
Nama usaha cemilan kekinian
Ingin tampil beda dan mengikuti tren? Nama yang kekinian bisa membuat usahamu semakin memorable di mata pembeli, contohnya seperti ini:
- Cemilin
- Crunchylicious
- Nyemil Time
- Munchsquad
- Hot Vibes
- Snackster
- Snack Boom
- Viral Crunch
- Cemil Swipe
- Foodie Wave
- Hypesnack
- Cemil Next
- Crunch Culture
- Snack Fever
Nama usaha cemilan simpel
Nama simpel biasanya mudah diingat dan cocok buat produk yang punya konsep minimalis. Seperti apa contohnya?
- Kampus Snack
- Nyemilku
- BiteBite
- Cemilpro
- Jajanku
- Snack On
- Snackie
- Bite Pop
- Jajan Box
- Gigitku
Nama usaha cemilan berbahasa asing
Nama usaha dalam bahasa asing seperti dalam daftar ini terkadang bisa memberi kesan elegan atau profesional. Cocok untuk pasar yang lebih luas!
- Munchies & Co.
- Crave & Crunch
- The Snackery
- Sweetology
- Niyug Riung (nama dari bahasa Filipina untuk cemilan kelapa)
- Ai Bingbing (nama dari bahasa Mandarin untuk cemilan dingin)
- Amaimono (nama dari bahasa Jepang untuk cemilan manis)
- Masisseo Snack (nama usaha untuk snack ala Korea)
- Chocoverse
- Crunch Craft
- Snack Lab
- Delight House
Nama usaha cemilan aesthetic
Bagaimana kalau kamu mengincar kesan estetik yang cocok buat branding Instagram atau kemasan yang cantik? Nama-nama berikut bisa jadi inspirasi:
- Pastel Crunch
- Velvet House
- Pure Craving
- Dreamy Delight
- Golden Crave
- Moon Munch
- Elegant Crunch
- Rosey & Sweet
- Miss Crunch
- Lush Bites
Tips Menentukan Nama Usaha Cemilan
Sudah dapat ide nama usaha cemilan yang menarik, tapi bingung apakah sudah cukup pas? Kamu bisa menerapkan tips berikut untuk memilihnya:
Pilih kata yang gampang diucapkan
Ingat, nama usaha yang mudah diucapkan lebih gampang diingat oleh pelanggan. Jadi, cobalah memilih kata-kata yang simpel dan jelas. Sebaliknya, hindari penggunaan kata yang terlalu panjang atau susah dilafalkan.
Misalnya, daripada "Snacktasticalicious", lebih baik pilih nama yang lebih sederhana seperti "Snacklicious" atau "cemilanku". Semakin mudah diucapkan, semakin besar kemungkinan orang-orang mengingatnya dan merekomendasikannya ke orang lain.
Pertimbangkan arti kata yang bisa berbeda
Kalau kamu ingin pakai nama dalam bahasa asing maupun bahasa Indonesia, pastikan kamu tahu setiap artinya dengan jelas. Jangan sampai nama yang kamu pilih punya konotasi negatif atau aneh hanya karena kamu ingin mengikuti tren terkini. Sebaiknya lakukan riset kecil-kecilan dengan mempelajari pembicaraan orang lain di media sosial terlebih dahulu. Atau, kamu juga bisa merujuk kepada kamus online.
Kaitkan dengan produk yang dijual
Agar lebih mudah dikenali, sebaiknya nama usaha kamu menggambarkan produk yang dijual. Kalau kamu fokus pada cemilan manis, kamu bisa memasukkan kata seperti "Sweet", "Choco", atau "Sugar" di nama usahamu.
Nah, jika kamu berjualan cemilan gurih, kata seperti "Crunch", "Snack", atau "Crispy" bisa jadi pilihan menarik. Pasalnya, mengaitkan nama dengan produk bisa membantu calon pelanggan menebak jenis cemilan yang kamu jual hanya dari namanya.
Jangan memplagiat nama usaha lain
Kreativitas sangat penting dalam menentukan nama usaha. Hindari meniru nama usaha lain yang sudah populer. Selain bikin usahamu terlihat kurang orisinal, ini juga bisa bikin kamu terjerat masalah hukum dari undang-undang hak cipta. Jadilah kreatif dengan mencari nama yang unik dan berbeda dari yang sudah ada. Kamu bisa coba bermain dengan kombinasi kata atau bahkan menciptakan kata baru yang catchy.
Sesuaikan dengan target pasarmu
Seperti apakah target pasar yang ingin kamu tuju? Hal ini juga harus menjadi pertimbanganmu saat memilih dan menyaring ide nama usaha cemilan. Kalau kamu ingin menyasar anak muda, nama yang terdengar modern dan catchy mungkin lebih cocok. Tapi, kalau targetmu adalah keluarga atau orang dewasa, nama yang lebih simpel dan elegan adalah pilihan terbaik.
Minta saran dari orang terdekat
Kamu masih bingung memilih nama usaha cemilan? Tidak ada salahnya meminta pendapat dari teman atau keluarga! Apalagi, kalau kamu ingin menggunakan bahasa asing untuk brand usahamu, sebaiknya kamu bertanya kepada kenalan yang memahami bahasa tersebut.
Soalnya, orang-orang terdekat bisa saja punya perspektif berbeda yang bisa bikin nama usahamu jadi lebih menarik. Mereka juga bisa membantumu menghindari nama yang berkonotasi buruk dan rawan disalahartikan.
Selain itu, kamu juga bisa melakukan voting kecil-kecilan untuk memilih nama terbaik dari beberapa pilihan yang sudah kamu buat.
Cara Menjalankan Usaha Cemilan
Nama yang oke saja tidak cukup untuk menjalankan usaha cemilan hingga sukses! Justru, kamu perlu tahu tips dan trik yang tepat seperti di bawah ini:
Tentukan produk yang akan dijual dan keunikannya
Sebelum berjualan cemilan, sebaiknya kamu menentukan jenis produk yang akan kamu jual. Pastikan produk yang kamu pilih punya ciri khas yang bikin orang tertarik. Produk cemilan yang laris biasanya punya keunikan dari segi rasa, bentuk, tampilan, atau bahkan konsep penyajiannya. Misalnya, kamu bisa jual keripik singkong dengan berbagai rasa unik seperti pedas manis, keju, atau balado pedas level tinggi. Atau kamu bisa membuat cemilan kekinian seperti donat mini warna-warni, brownies beku, atau popcorn dengan aneka rasa yang tidak lazim dijual.
Selain itu, coba pikirkan keunikan lain yang bisa jadi nilai jual. Misalnya, apakah produkmu bisa menjadi cemilan sehat dengan bahan alami tanpa pengawet? Atau mungkin produkmu bisa dibungkus dalam kemasan yang ramah lingkungan? Semua itu bisa bikin produkmu lebih menarik di mata calon pembeli, lho.
Baca juga: 9 Ide Bisnis Makanan Kekinian yang Viral Abis
Lakukan riset pasar dengan menyeluruh
Berikutnya, jangan lupa lakukan riset pasar supaya kamu tahu selera orang-orang yang ingin kamu tuju, dan kamu bisa menghindari kesalahan produksi atau pemasaran. Kuncinya, cari tahu produk cemilan apa yang sedang populer di kalangan tertentu dan seperti apa rasa yang mereka sukai. Dari sana, kamu akan mengetahui apakah produkmu lebih cocok untuk anak-anak, remaja, atau orang dewasa.
Bagaimana cara melakukan riset pasar? Ternyata tidak sulit, kok! Kamu dapat mengedarkan kuesioner online lewat media sosial atau melakukan tanya jawab tatap muka dengan orang terdekat. Selain itu, kamu juga bisa mengamati kompetitor dan belajar dari kelebihan serta kekurangan mereka.
Dapatkan bahan baku berkualitas
Bahan baku yang berkualitas akan memengaruhi rasa dan daya tahan produkmu. Jadi, pastikan kamu mendapatkan bahan baku dari supplier yang terpercaya. Selain itu, pilih bahan baku yang masih segar dan berkualitas tinggi.
Cobalah membandingkan beberapa supplier agar kamu bisa mendapatkan bahan baku dengan harga yang lebih murah tapi tetap berkualitas. Kemudian, buat catatan berisikan daftar kelebihan dan kekurangan dari masing-masing pemasok agar kamu bisa memilih yang terbaik.
Gunakan bahan kemasan yang tepat
Kemasan bukan hanya berguna melindungi produk, tapi juga menjadi daya tarik bagi pembeli. Soalnya, dengan desain yang eye-catching, pelanggan akan lebih terdorong untuk membeli produkmu.
Maka dari itu, pilih bahan kemasan yang aman untuk makanan dan tonjolkan warna serta ilustrasi menarik di bagian depannya. Kamu bisa menggunakan plastik, kertas, atau bahan lain yang cocok dengan jenis cemilan yang kamu jual. Jika memungkinkan, buat desain kemasan yang unik dengan logo dan label produk yang jelas. Pastikan juga kemasan mudah dibuka dan menjaga produk tetap renyah atau segar.
Coba jualan cemilan di berbagai tempat
Sebagai pemula, kamu memang bisa menggunakan opsi berjualan online karena tidak perlu repot memikirkan biaya sewa toko fisik. Namun, untuk menjangkau pelanggan yang jarang beli barang secara online, ada baiknya kamu menerapkan strategi lain. Misalnya, dengan menitipkan produkmu di warung atau bahkan membuka toko cemilan rumahan. Dengan begitu, kamu bisa menjangkau lebih banyak konsumen.
Nah, kalau kamu memutuskan untuk mengambil rute titip jualan di warung, buatlah kesepakatan tertulis yang jelas dengan pemilik warung. Jangan lupa juga untuk menawarkan pembagian laba yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Promosi adalah kunci
Promosi yang efektif bisa membantu produkmu dikenal oleh lebih banyak orang. Kamu bisa memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, atau TikTok untuk menarik perhatian. Jangan lupa gunakan strategi word of mouth dengan meminta pelangganmu untuk merekomendasikan produkmu ke teman atau keluarga mereka.
Untuk menarik perhatian di media sosial dan internet, buatlah konten menarik seperti foto produk yang estetik atau video review dari pelanggan. Jangan ragu memberikan promo atau diskon untuk menarik pembeli baru.
Baca juga: Apa Itu Promosi: Cara Kerja, Manfaat, Contoh
Jalin kerja sama dengan orang lain
Kerja sama dengan pihak lain bisa memperluas jangkauan usaha cemilanmu dalam jangka panjang. Misalnya, kamu dapat bekerja sama dengan reseller atau influencer yang sesuai dengan target pasar produkmu. Selain itu, kamu juga bisa mengirimkan sampel produk ke influencer untuk mendapatkan ulasan positif.
Tak perlu menggandeng influencer dengan banyak follower jika budget di awal masih terbatas; micro influencer juga bisa mempromosikan usahamu dengan baik selama masih relevan dengan produkmu.
Bahkan, seiring dengan berjalannya waktu dan bertambah besarnya skala usahamu, kamu bisa membuat program reseller untuk ekspansi bisnis sekaligus membuka lapangan kerja baru. Pastikan kamu menerapkan ketentuan yang jelas dan sistem bagi hasil yang menguntungkan bagi peserta.
Layani pelanggan dengan baik
Pelayanan yang baik bisa membuat pelangganmu loyal dan kembali membeli produkmu. Nah, kuncinya ada di respons yang cepat dan ramah saat melayani pelanggan. Berikan pula pelayanan yang personal, seperti menyapa pelanggan dengan nama atau memberikan ucapan terima kasih secara langsung.
Untuk membantumu mempersingkat waktu pelayanan di era cashless seperti sekarang, cobalah bergabung sebagai GoPay Merchant! Dengan menjadi GoPay Merchant, kamu bisa membuat QRIS gratis langsung jadi dan menerima pembayaran secara non-tunai. Dengan begitu, tak perlu lagi repot-repot menghitung kembalian.
Selain itu, kamu juga dapat menyewa GoPay Spiker, sebuah QRIS Soundbox yang bisa menyuarakan status pembayaran QRIS berhasil dan melafalkan nominal transaksi yang masuk ke rekening usahamu. Jadi, kamu bisa sekalian mengerjakan pesanan pelanggan tanpa harus cek aplikasi keuangan berulang kali. Pelayanan jadi lebih cepat, antrean berkurang, dan pelanggan pun lebih happy!
Terakhir dan yang tak kalah penting, jangan lupa untuk selalu menerima kritik dan saran dengan baik agar kamu bisa terus memperbaiki produkmu. Misalnya, kamu bisa membuat akun email atau WhatsApp khusus untuk menerima masukan dari pelanggan.
Contoh ide nama usaha cemilan untuk tiap kategori di atas dapat kamu jadikan inspirasi untuk merintis brand impianmu. Dengan kata lain, jangan takut untuk memodifikasi nama-nama di atas agar makin sesuai sama ciri khas usahamu! Lalu, kalau sudah menemukan ide, jangan lupa cek kembali apakah sudah relevan dengan selera target pasarmu. Kalau ragu, kamu bisa coba berkonsultasi dengan orang-orang terdekatmu, terutama yang mengerti bahasa asing.
Setelah menentukan nama usaha, jangan lupa pilih bahan baku yang berkualitas baik, kemasan yang aman untuk makanan, dan tonjolkan ciri khas usahamu dengan desain kemasan menarik! Padukan dengan marketing yang kuat, dan kamu bisa menarik semakin banyak pelanggan agar usaha cemilanmu menghasilkan keuntungan besar!
Tentunya, potensi keuntungan usaha cemilan bisa lebih tinggi lagi kalau kamu menjadi GoPay Merchant. Soalnya, kamu bisa segera menerima pembayaran lewat QRIS, mencairkannya kapan saja sesuai kebutuhan untuk kemudahan memutar omzet, dan menyewa GoPay Spiker buat membantu mengurangi antrean di lapak jualanmu! Lengkap abis, kan? Yuk, download aplikasi GoPay Merchant di smartphone untuk mendaftarkan usahamu dengan mudah, dan mari berkembang bersama GoPay!